Berita Terkini :
Home » » Makalah Zoologi "Iguana"

Makalah Zoologi "Iguana"

Minggu, 16 Oktober 2011 | 1komentar

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dalam kehidupan ini tak lepas dari interaksi antar makhluk hidup. Seperti halnya katak, yang memiliki peranan dan dimanfaatkan manusia sebagai bahan makanan, objek penelitian, dan banyak lagi.
Sebelumnya telah kita pelajari dalam tutorial praktikum biologi bahwa pengelompokkan hewan secara garis besar terbagi mejadi dua. Kita telah mengenal hewan invertebrata (tidak bertulang belakang) dan hewan vertebrate (bertulang belakang).
Reptil (bahasa latin reptile=ular) termasuk dalam kelas reptilian dan beranggotakan 6000 speses. Hewan ini diyakini berasal dari perkembangan nenek moyang amfibi pada periode Permian. Reptil mendominasi kehidupan di bumi lebih kurang 170 juta tahun sejak era mesozoik, kemudian kebanyakan diantaranya mati. Reptil adalah vertebrata pertama yang menyesuaikan diri terhadap kehidupan di tempat yang kering. Reptil memiliki sifat autotomi, yaitu dapat memotong ekornya apabila dalam keadaan bahaya. Sisiknya merupakan eksoskeleton dari zat tanduk yang berasal dari epidermik. Salah satu bentuk penyesuaian hewan terrestrial adalah cara bereproduksi yang tidak bergantung pada air di sekelilingnya. Reptil melakukan fertilisasi secara internal dan menghasilkan telur yang dilindungi oleh cangkang. Telur yang dihasilkan merupakan telur amneotik. Karena mengandung amnion Tubuh reptil terdiri dari tiga bagian yaitu: kepala, leher, badan, dan ekor.Bagian kepala terbentuk seperti pyramid, dan bila dibandingkan dengan tubuhnya ukurannya relatif kecil. Reptil darat umumnya mempunyai kelenjar pencernaan di mulut yang baik.. Kelenjar-kelenjar ini antara lain di daerah fasial, lingual dan sub lingual.
Anggota reptil hanya diemukan pada bagian bumi yang hangatkarna hewan ini tidak memiliki mekanisme pengaturan panas tubuh (termoregulasi).Sebagai mahluk ektoterm,maka reptil lebih banyak berkembang pada lingkungan yang temperaturnya rendah.Selama beraktifitas,reptil mampu mengatur tempratur tubuhnya dengan menggunakan radiasi sinar matahari dan radiasi panas dari tanah dengan cara mengendalikan periode penempatan dirinya pada beberapa sumber panas sehinggaa tempratur tubuhnya dapat dijaga dengan konstan.pengaturan panas.Jika ata-rata tempratur udara tinggi maka reptil hanya sedikit bergantung pada radiasi.
Kisaran temperatur tubuh ekstrim untuk reptil adalah antara 11 C-46,5 c.aMeskipun kekerabatan reptil lebih dekatdengan burung,keragaman struktur reptilia lebih besar daripada aves.reptil telah kehilangan spesialisasinya untuk hidup diperairan diantaranya insang,pasangan organ lateral dan kelenjarmokusa eksternal.

B. Rumusan masalah
Adapun rumusan masalahnya adalah :
1. Apa Definisi dan klasifikasi dari Iguana?
2. Bagaimana deskripsi dari Iguana?
3. Bagaimana Sistem Integument pada Iguana ?
4. Bagaimana Sistem Indra pada Iguana?
5. Bagaimana Sistem Musculus pada Iguana
6. Bagaimana Sistem Sirkulasi pada Iguana?
7. Bagaimana Sistem ekskresi pada Iguana?
8. Bagaimana Sistem pencernaan pada Iguana?
9. Bagaimana Sistem Respirasi pada Iguana?
10. Bagaimana sistem reproduksinya?

C. Tujuan
Untuk dapat mengetahui definisi dan klasifikasi dari Iguana dan morfologi serta sistem-sistem yang bekerja di dalam tubuh Iguana



BAB II
PEMBAHASAN

A. Definisi
Iguana merupakan salah satu jenis kadal (lizard), iguana banyak ditemukan di kawasan tropis Amerika selatan, amerika tengah dan karibia. Iguana mempunyai keunikan sendiri dibandingkan jenis kadal lainya yaitu salah satu jenis kadal herbifora atau dikenal dengan memakan tumbuh-tumbuhan.

Klasifikasi Ilmiah
Kerajaan : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Sauropsida
Order : Squamata
Sub ordo : Iguania
Keluarga : Iguanidae
Genus : Iguana
Spesies : Iguana Antilles Kecil, I. delicatissima
Iguana Hijau, I. iguana
B. Deskripsi
Pertama kali mereka disebutkan oleh seorang naturalis berkebangsaan Austria Josephus Nicolaus Laurenti pada tahun 1768. Ada 2 spesies yang berbeda dari jenis kadal ini: iguana hijau dan iguana Antilles Kecil
 Struktur tubuh
Iguana juga memiliki postur tubuh yang menarik diantaranya warna dan bentuk badan unik. lipatan kulit di bawah rahang, sekumpulan kulit yang mengeras yang berderet di punggungnya hingga ekor, Mereka sering kali sulit untuk diketahui keberadaannya karena kemampuan mereka untuk menyatu dengan lingkungannya. Kulit salah satu jenis ini tidak dapat berubah warna seperti yang dilakukan bunglon dalam upayanya menyesuaikan diri dengan lingkungan. Hanya ada bagian kulit tertentu saja yang bila terkena sinar matahari langsung akan berubah warna menjadi lebih gelap.
 Kaki
Kaki depannya didekapkan sepanjang badan, sedangkan ekornya yang panjang dan kuat digerakkan kiri kanan seperti pendayung. Kakinya pendek, tetapi kokoh. Kukunya kuat dan tajam sebagai alat penggali dan pemanjat. Di lehernya terdapat gelambir kulit yang lebar. Gelambir ini berfungsi sebagai alat pengatur suhu tubuh. Iguana juga memiliki jengger yang sangat nyata dan kuat berbentuk seperti duri dari garis tengah leher bagian belakang memanjang ke punggung. Iguana merupakan kadal yang pandai berenang dan memanjat, kebiasaannya tersebut digunakan untuk melindungi diri dari predator yang akan memangsa mereka.
 Mata
Memiliki "mata ketiga" di kepalanya. Mata ini disebut sebagai mata parietal, yang mirip seperti tonggak di atas kepalanya.
 Sisik
Di belakang lehernya ada sisik kecil yang menyerupai paku panjang, dan disebut tuberculate scale. Iguana juga memiliki sisik besar bundar di pipinya yang disebut sebagai selubung subtimpani.

 Perbedaan Iguana jantan dan Iguana betina
Iguana jantan:
• Jengger lebih panjang
• Tubuh lebih besar
• Wama kulit lebih terang
• Kepala lebih besar
• Terdapat jakun
Iguana betina:
• Jengger lebih pendek
• Tubuh lebih kecil
• Warna kulit lebih terang
• Kepala kecil
Iguana jantan maupun hetina mempunyai sederetan lubang sangat nyata yang herjajar di sebelah bawah kedua sisi pinggulnya. Deretan lubang ini sebenarnya merupakan kelenjar yang mengeluarkan semaeam bahan lilin lembek (wax). Kelenjar ini dipergunakan untuk menandakan wilayah sebagai pengenal dan tanda komunikasi antara iguana. Deretan lubang pada iguana jantan dewasa berkembang lebih menonjol ke luar dibanding betina. Perkembangan tonjolan ini dipergunakan untuk mempererat pelukan jantan pada betina saat kopulasi
 Temperature
Iguana berasal dari tempat yang bersuhu tropic dan perlu tempat yang hangat, Suhu yang baik adalah 26 C s/d 29 C, tempat berjemur 32 C s/d 35 C dengan Kelembabannya adalah 65 % - 75 %
 Makanan
Iguana senang makan makanan sumber protein hewani dari mangsa hidup seperti jangkrik, cacing, atau anak tikus.
C. Sistem Integument
Integument adalah jaringan penutup permukaan, seperti kulit dan mukosa Yang tidak mengandung kelenjar keringat.. Lapisan terluar dari integument yang menanduk tidak mengandung sel-sel saraf dan pembuluh darah.
Bagian ini mati, dan lama-lama akan mengelupas. Permukaan lapisan epidermal mengalami keratinisasi. Lapisan ini akan ikut hilang apabila hewan berganti kulit. Perubahan warna ini dikarenakan adanya granulea pigment dalam dermis yang terkumpul atau menyebar karena pengaruh yang bermacam-macam..Sisik iguana dikelompokkan kedalam sisik granual,sikloid,quadrangular atau mucromate dan sisiknya halus dan kasar
D. Sistem Respirasi
Mempunyai trachea yang panjang dimana dindingnya disokong oleh sejumlah cincin cartilago.Larinx terletak di ujung anterior trachea. Dinding larinx ini disokong oleh cartilago cricoida dan cartilago anytenoidea.
Kearah posterior trachea membentuk percabangan (bifurcatio) menjadi bronchus kanan dan bronchus kiri, yang masing-masing menuju ke pulmo kanan dan pulmo kiri. Pulmo lacertilia dan ophidia ialah relatif sederhana. Pada beberapa bentuk, bagian internal pulma terbagi tidak sempurna menjadi 2 bagian, ialah bagian anterior berdinding saccuter sedang bagian posterior berdinding licin, tidak vasculer dan berfungsi terutama untuk reservoir.
E. SISTEM INDRA
 Indra penglihatan
Iguana memiliki penglihatan yang baik dan bisa melihat bentuk, bayangan, warna, dan gerakan dengan jarak yang jauh. Iguana menggunakan matanya untuk mengenali lingkungan dan makanannya. Mereka juga menggunakan matanya untuk berkomunikasi dengan anggota spesies yang sama. Mereka merespon rangsangan visual berupa warna seperti jingga, kuning, merah muda, dan biru yang terdapat pada substansi makanan mereka. Untuk mengenali makannya iguana juga menggunakan lidahnya sebelum mereka memakannya. Iguana termasuk hewan territorial dan cara mereka berkomunikasi dengan yang lain adalah menggunaka mata dan gerakan kepalanya.
 Indra Pendengaran
Telinga iguana disebut timpanum, yang merupakan gendang telinga iguana dan terdapat di kanan atas selubung subtimpani dan di belakang mata. Ini adalah bagian tubuh iguana yang amat tipis dan lembut, dan amat penting untuk pendengarannya.
F. Sistem Pencernaan (Digestorium)
Sistem pencernaannya antara lain :
1) Tractus Digesntivum terdiri dari cavum oris, pharynx, esophagus, vetriculus, intestinum tenve, cecum, intestinum crassum dan cloaca. Didalam cavum oris terdapat dentes yang berbentuk canus. Dentes ini berbentuk pleurodont, artinya menempel pada sisi samping gingiva, sedikit melengkung ke arah medial cavum oris. Pada mabouya tidak kita jumpai dentes palatini. Selain itu dalam cavum oris terdapat lingua yang berpangkal pada Os hyldeum di sebelah caudal cavum oris, ujungnya bersifat befida.
2) Ventriculus pada mabouya ini berdinding musular yang tebal dari bentuk cylindris. Intestinum crassum berfungsi sebagai rectum. Cecum merupakan batas antara instestinum tenve dan intestinum crassum.
3) Glandula digestaria, terdiri dari hepar dan pancreas, empedu yang dihasilkan oleh hepar ditampung kantong yang disebut vesica fellea. Hepar terdiri atas 2 lobi, yaitu sinister dan dekter dan berwarna coklat kemerahan. Vesica fellea terletak pada tapi coudal lobus dexter hepatis. Pancreas terletak dalam suatu lengkung antara ventriculus dan duodenum. Ductus cysticus dari vesica fellea menuju jaringan pancreas bergabung dengan ductulli pancreatici, kemudian keluar menjadi satu ductus yang besar disebut hepato-pancreaticus atau ductus choledochus yang bermuara pada duodenum. Ventriculus terikat pada dinding tubuh dengan perantaraan suatu alat penggantung yang disebut mesogastrium. Kemudian alat penggantung instestinum tenue disebut mesenterium, alat penggantung intestinum crassum (rectum) disebut mesorectum. Antara permukaan dorsal hepar dan ventriculus terdapat suatu lipatan tipis yaitu omentum gastrohepaticum. Omentum ini melanjutkan diri ke caudal disebut omentum duodeno-hepaticum yang menghabungkan hepar dengan duodenum.

G. Sistem Musculus
Memiliki sistem otot daging lebih kompleks karna otot daging harus mendukung tubuh didaratan yang bersifat lebih berat dan untuk gerakan-gerakan yang bersifat epat
H. Sistem Sirkulasi
Cor terletak di medial, di bagian cranioventral rongga thorax. Ia terdiri dari 2 atria, yaitu atrium dextrum dan sinistrum, 2 ventriculus yaitu ventriculus dexter serta ventriculus sinister, dan sinus venosus.
Atrium dextrum dipisah dengan atrium sinistrum oleh septum atriarum. Antara atrium dan ventriculus ada sekat yang disebut apertura atriovenricularis dengan katup valvula atrioventricularis.Ventriculus dexter dipisah dari ventriculus sinister oleh septum ventriculorum ialah tidak sempurna sehingga darah di ventriculus dexter dan sinister untuk sebagian masih tercampur.
Dari ventriculus dexter keluar areus aortae sinister yang membelok ke kiri, dan arteria pulmanalis yang bercabang dua masing-masing ke pulmo. Dari ventruculus sinister keluar arcus aortae dexter yang membelok ke kanan dan mempercabangkan sebuah arteria yang berjalan ke arah cranial yaitu arteria carotis communis. Arteria carotis communis ini akan bercabang dua menjadi arteria carotis communis dexter dan sinister yang masing-masing baik dexter maupun sinister akan bercabang lagi menjadi arteria carotis externa dan interna.Arteria carotis communis interna kiri akan membuat suatu hubungan dengan arcus aortae sinister. Arcus aortae dexter dan sinister, masing-masing berjalan ke caudal dan keduanya bertemu di medial untuk menjadi satu pembuluh yang besar disebut aorta dorsalis.
Sebelum kedua arcus aortae ini bertemu, arcus aortae dexter terlebih dulu mempercabangkan arteria esophagus yang menuju ke esophagus, kemudian juga mempercabangkan arteria subelavia dexta dan sinistra yang menuju ke extremitas anterior.
Sinus venosus menerima darah dari vanae besar, ialah vena cova superior dexta dan sinistra, dan vena cava inferior yang datang dari bagian caudal tubuh setelah menerima vena hepatica terlebih dulu. Dari sinus venosus darah kemudian menuju ke atrium dextrum. Yang masuk ke atrium sinistrum ialah vanae pulmonalis yang berisi darah arterial dari pulmo.
I. Sistem Ekskresi
Sistem ekskresi berupa ginjal, paru-paru,kulit dan kloaka. Kloaka merupakan satu-satunya lubang untuk mengeluarkan zat-zat hasil metabolisme.mengekuarjan sisa hasil metabolismenya berupa asam urat yang dikeluarkan dalam bentuk bahan setengah padat berwarna putih.
J. Reproduksi
 Jantan
a) Memiliki alat kelamin khusus : Hemipenis
b) Sepasang testis
c) Memiliki epididimis
d) Memiliki vas deferens
 Betina
a) Memiliki sepasang ovarium
b) Memiliki saluran telur (oviduk)
c) Berakhir pada saluran kloaka
Merupakan hewan-hewan yang fertilisasinya terjadi di dalam tubuh (fertilisasi internal). Perkembangbiakan bersifat ovovivipar,telur kadal akan menetas di dalam tubuh induk betinanya. Namun makanannya diperoleh dari cadangan makanan yang ada dalam telur. iguana betina menghasilkan ovum di dalam ovarium. Ovum kemudian bergerak di sepanjang oviduk menuju kloaka. iguana jantan menghasilkan sperma di dalam testis. Sperma bergerak di sepanjang saluran yang langsung berhubungan dengan testis, yaitu epididimis. Dari epididimis sperma bergerak menuju vas deferens dan berakhir di hemipenis. Hemipenis merupakan dua penis yang dihubungkan oleh satu testis yang dapat dibolak-balik seperti jari-jari pada sarung tangan karet. Pada saat kelompok hewan iguana mengadakan kopulasi, hanya satu hemipenis saja yang dimasukkan ke dalam saluran kelamin betina.
Ovum iguana betina yang telah dibuahi sperma akan melalui oviduk dan pada saat melalui oviduk, ovum yang telah dibuahi akan dikelilingi oleh cangkang yang tahan air. Hal ini akan mengatasi persoalan setelah telur diletakkan dalam lingkungan basah. Pada kebanyakan jenis reptil, telur ditanam dalam tempat yang hangat dan ditinggalkan oleh induknya. Dalam telur terdapat persediaan kuning telur yang berlimpah.








BAB III
PENUTUP

A.Kesimpulan
Iguana merupakan salah satu jenis kadal (lizard), iguana banyak ditemukan di kawasan tropis Amerika selatan, amerika tengah dan karibia. Iguana merupakan salah satu jenis kadal herbifora atau dikenal dengan memakan tumbuh-tumbuhan. Iguana memiliki postur tubuh yang menarik diantaranya warna dan bentuk badan unik.
Sistem Integument tediri dari kulit dan mukosa yang tidak mengandung kelenjar keringat.Sistem Indra meliputi: Indra penglihatan,Indra Pendengaran.Sistem Musculus memiliki sistem otot daging.Sistem Sirkulasi memiliki Cor terletak di medial, di bagian cra nioventral rongga thorax. Ia terdiri dari 2 atria, yaitu atrium dextrum dan sinistrum, 2 ventriculus yaitu ventriculus dexter serta ventriculus sinister, dan sinus venosus.Sistem ekskresi berupa ginjal, paru-paru,kulit dan kloaka.Sistem pencernaannya antara lain :Tractus Digesntivum,Ventriculus,Glandula digestaria.Sistem Respirasi mempunyai trachea,Larinx bronchus kanan dan bronchus kiri, pulmo kanan dan pulmo kiri.Fertilisasinya terjadi di dalam .tubuh (fertilisasi internal).
B.Saran
Makalah yang saya buat belum sempurna sesuai yang diharapkan. Masih terdapat banyak kekurangan maupun kesalahan.Karena,saya hanya manusia biasa yang tidak luput dari khilaf / kesalahan, kelebihan itu hanya milik Allah SWT semata.
Untuk itu saya mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak atau pembaca demi perbaikan di masa mendatang


DAFTAR PUSTAKA

Jasin, Maskoeri. 1992. Zoologi Vertebrata. Surabaya: Sinar Wijaya
Sujadi, Bogod.2004. Biology of Science. Trunobio : Bogor.
Sukiya.2005.Biologi Vertebrata.Malang : UM Press
http://gurungeblog.wordpress.com/2008/10/31/sistem-reproduksi-vertebrata/
http://ksh.biologi.ugm.ac.id/index.php?option=com_content&view=article&id=8&Itemid=20

http://www.crayonpedia.org/mw/BAB_IX_ANIMALIA
http://en.wikipedia.org/wiki/Iguana
doveindonesia.wordpress.com
Share this article :

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.

Entri Populer

Anda PenGunJuNg Ke .....

Negara PengunjuNg

free counters
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Rizal Suhardi Eksakta * - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger