Berita Terkini :
Home » » RAGAM BAHASA BAKU DAN NON BAKU

RAGAM BAHASA BAKU DAN NON BAKU

Sabtu, 10 Desember 2011 | 0 komentar


BAB I
PENDAHULUAN
1.    LATAR BELAKANG
          Kita sering mendengar dan membaca semboyan “Pergunakanlah Bahasa Indonesia dengan Baik dan Benar”. Makna semboyan itu sering pula diartikan bahwa kita harus berbahasa baku atau kita harus menghindarkan pemakaian bahasa nonbaku. Bahasa baku sama maknanya dengan bahasa yang baik dan benar. Hal ini terjadi karena konsep di dalam semboyan itu sangat kabur. Konsep yang benar atau semboyan yang benar adalah “Pergunakanlah Bahasa Indonesia Baku dengan Baik dan Benar”, “Pergunakanlah Bahasa Nonbaku dengan Baik dan Benar”. “Pergunakanlah Bahasa Indonesia Baku dan Nonbaku dengan Baik dan Benar”. Bahasa Indonesia Baku dan Nonbaku mempunyai kode atau ciri bahasa dan fungsi pemakaian yang berbeda. Kode atau ciri dan fungsi setiap ragam bahasa itu saling berkait. Bahasa Indonesia baku berciri seragam, sedangkan ciri bahasa Indonesia nonbaku beragam.
          Pemakaian bahasa yang mengikuti kaidah bahasa yang dibakukan atau yang dianggap baku adalah pemakaian bahasa Indonesia baku dengan benar adalah pemakaian bahasa yang mengikuti kaidah bahasa atau gramatikal bahasa baku. Sebaliknya pemakaian bahasa Indonesia nonbaku dengan benar adalah pemakaian bahasa yang tidak mengikuti kaidah bahasa atau gramatikal baku, melainkan kaidah gramatikal nonbaku. Pemakaian bahasa Indonesia baku dengan baik adalah pemakaian bahasa Indonesia yang mengikuti atau sesuai dengan fungsi pemakaian bahasa baku. Pemakaian bahasa Indonesia nonbaku dengan baik adalah pemakaian bahasa yang tidak mengikuti atau sesuai dengan fungsi
pemakaian bahasa Indonesia nonbaku.
          Dalam kaitannya dengan bahasa yang kita gunakan sehari – hari, tidak luput dari bahasa baku dan tidak baku. Dewasa ini seperti yang kita keatahui, bahwasanya masyarakat sulit membedakan bahasa baku dan tidak baku. Masyarakat lebih cenderung kepada bahasa tidak baku bahkan lebih banyak menggunakan bahasa – bahasa gaul di bandingkan dengan bahasa baku.
          Berdasarkan hal tersebut diatas maka kami memandang perlu menyusun makalah ini yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan atau wawasan kepada kepada kita semua tentang bahasa baku dan tidak baku serta penggunaannya dalam bahasa Indonesia. Untuk lebih jelasnya akan diuraikan dalam makalah ini.
2.    RUMUSAN MASALAH
1.      Apa yang dimaksud dengan bahasa baku dan bahasa non baku ?
2.      Bagaiman penggunaannya dalam bahasa Indonesia ?

3.    TUJUAN
1.    Mengetahui apa yang dimaksud dengan bahasa baku dan bahasa non baku
2.    Mengetahui bagaiman penggunaannya dalam bahasa Indonesia








 BAB II
PEMBAHASAN
1.    Pengertian ragam bahasa baku dan non baku
          Ragam bahasa baku adalah ragam yang diakui oleh sebagian besar masyarakat pemakai bahasan sebagai bahasa resmi dan sebagai kerangka rujukan norma bahasa dalam penggunaanya. Sedangkan Ragam bahasa tidak baku adalah kata yang cara pengucapan atau penulisannya tidak memenuhi kaidah – kaidah umum tersebut. Adapun fungsi Bahasa Indonesia baku mempunyai empat fungsi, yaitu:
1. pemersatu
bahasa Indonesia baku berfungsi pemersatu. Bahasa Indonesia baku mempersatukan atau memperhubungkan penutur berbagai dialek bahasa itu. Bahasa Indonesia baku mempersatukan mereka menjadi satu masyarakat bahasa Indonesia baku. Bahasa Indonesia baku mengikat kebhinekaan rumpun dan bahasa yang ada di Indonesia dengan mangatasi batas-batas kedaerahan. Bahasa Indonesia baku merupakan wahana atau alat dan pengungkap kebudayaan nasional yang utama. Fungsi pemersatu ini ditingkatkan melalui usaha memberlakukannya sebagai salah satu syarat atau ciri manusia Indonesia modern.
2. penanda kepribadian
bahasa Indonesia baku berfungsi sebagai penanda kepribadian. Bahasa Indonesia baku merupakan ciri khas yang membedakannya dengan bahasa-bahasa lainnya. Bahasa Indonesia baku memperkuat perasaan kepribadian nasional masyarakat bahasa Indonesia baku. Dengan bahasa Indonesia baku kita menyatakan identitas kita. Bahasa Indonesia baku berbeda dengan bahasa Malaysia atau bahasa Melayu di Singapura dan Brunai Darussalam. Bahasa Indonesia baku dianggap sudah berbeda dengan bahasa Melayu Riau yang menjadi induknya.
3. penambah wibawa
pembicaraan di depan umum, yaitu ceramah, kuliah, khotbah.
4. kerangka acuan
Di dalam konteks pertama dan kedua didukung oleh bahasa Indonesia baku tulis. Konteks kedua dan ketiga didukung oleh bahasa Indonesia baku lisan. Di luar konteks itu dipergunakan bahasa Indonesia nonbaku atau bahasa Indonesia nonstandar.



2. Penggunaanya dalam bahasa Indonesia

BAKU
TIDAK BAKU
·         Memedulikan
·         Memelihara
·         Memesona
·         Memengaruhi
·         Memerhatikan
·         Memerdalam
·         Memeroleh
·         Memerkosa
·         Memerlukan
·         Mengreditkan
·         Memperdulikan
·         Mempelihara
·         Mempesona
·         Mempengaruhi
·         Memperhatikan
·         Memperdalam 
·         Memperoleh
·         Memperkosa
·         Memperlukan
·         Mengkreditkan















































Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Entri Populer

Anda PenGunJuNg Ke .....

Negara PengunjuNg

free counters
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Rizal Suhardi Eksakta * - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger