Berita Terkini :
Home » » Prinsip, Tipologi dan Scope Penelitian Tindakan Kelas

Prinsip, Tipologi dan Scope Penelitian Tindakan Kelas

Jumat, 04 Mei 2012 | 0 komentar


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Dunia pendidikan merupakan salah satu masalah sosial yang paling hangat untuk dibicarakan, karena di dalam dunia pendidikan banyak terdapat masalah-masalah yang harus kita pecahkan. Terutama di Indonesia, yaitu banyak terjadi pemasalahan di dunia pendidkan. Salah satu permasalahan pendidikan yang di hadapi oleh bangsa ini adalah rendahnya kualitas pendidikan pada setiap jenjang dan satuan pendidikan.
Dengan adanya permasalahan tersebut, banyak upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu caranya yaitu mengembangkan penelitian tindakan kelasa (PTK). Dimana Penelitian tindakan kelas (PTK) adalah upaya pemecahan masalah dan peningkatan kinerja yang dilakukan dalam ruang lingkup pembelajaran di kelas. PTK bisa dilakukan guru atau calon guru dengan memberikan penekanan pada penyempurnaan atau peningkatan proses pembelajaran.
Pada awalnya, PTK ditunjukkan untuk mencari solusi terhadap masalah sosiial yang berkembang di masyarakat dan dilakukann secara sistematis, yaitu dimana dalam proses pelaksanaan rencan yang disusun atau dibuat selanjutnya dilakukan suatu observasi dan evaluasi yang dipakai sebagai masukan untuk melakukan refleksi atas apa yang terjadi pada tahap pelaksanaan. Hasil dari proses refleksi ini kemudian melandasi upaya perbaikan dan penyempurnaan rencana tindakan berikutnya. Tahap-tahap di atas dilakukan berulang-ulang dan berkesinambungan sampai suatu kualitas keberhasilan tertentu dapat tercapai.
Sedangkan dalam bidang pendidikan, khususnya kegiatan pembelajaran, PTK berkembang sebagi suatu penelitian terapan. PTK sangat bermanfaat bagai guru untuk meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran di kelas. Dengan melaksanakan tahap-tahapan PTK, guru dapat menemukan solusi dari masalah yang timbul di kelasnya sendiri (bukan kelas orang lain).
Dengan terpecahnya masalah pendidikan dengan menggunakan PTK dan manfaatnya yang positif. Kita tidak bisa lari dari sebab dan akibat. Untuk itulah dalam makalah ini diuraikan tentang dampak PTK terhadap kelas/siswa, kinerja guru, sekolah dan dunia pendidikan.


B.     Rumusan Masalah
Apa prinsip-prinsip PTK , tipologi dan Scope Penelitian Tindakan Kelas ?

C.     Batasan Masalah
Prinsip-prinsip PTK , tipologi dan Scope Penelitian Tindakan Kelas

D.    Tujuan
Untuk mengetetahui apa saja prinsip-prinsip PTK , tipologi dan Scope Penelitian Tindakan Kelas



















BAB II
PEMBAHASAN

A.    Prinsip-Prinsip Penelitian Tindakan Kelas
Agar memperoleh informasi yang jelas dan tidak menyalahi kaidah yang ditentukan, peneliti perlu memahami dan memenuhi tujuh prinsip berikut apabila sedang melakukan penelitian tindakan kelas Hopkins (2002: 57-61).
1.      PTK dilakukan tanpa mengubah situasi yang biasa terjadi.
Jika penelitian dilakukan dalam situasi yang berbeda dari biasanya, maka hasilnya mungkin berbeda jika dilaksanakan lagi dalam situasi aslinya. Oleh karena itu penelitian tindakan tidak perlu mengadakan waktu khusus untuk diamati, jadi harus dibiarkan apa adanya. Satu-satunya yang berbeda adalah adanya tindakan untuk meningkatkan mutu pembelajaran.
2.      Topik PTK yang dikaji berkaitan dengan tugas peneliti sebagai guru atau kepala sekolah. Jadi tindakan yang dilakukan merupakan tindakan nyata yang dilakukan dalam tugasnya sehari-hari dan secara empirik memang terjadi di lapangan.
3.      PTK merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan mutu sesuatu yang sudah ada dan biasa menjadi lebih baik; atau merupakan sebuah upaya untuk memecahkan masalah yang terjadi di kelas atau di sekolah.
4.      PTK dilakukan bukan karena ada paksaan atau permintaan dari pihak lain, tetapi atas dasar sukarela, karena mengharapkan hasil yang lebih baik. 
5.      PTK dilakukan secara sistemik (terencana, terarah, dan teratur berdasarkan sebuah mekanisme tertentu).
 Jadi, jika peneliti mengupayakan cara mengajar yang baru, dia juga harus memikirkan tentang langkah-langkahnya, bahan ajarnya, sarana pendukung dan hal-hal yang terkait dengan cara baru tersebut. Jika kepala sekolah akan menerapkan manajemen yang baru maka prosedur, kebijakan pendukung serta sosialisasi implementasinya harus dipersiapkan.
6.       PTK harus dapat menunjukkan bahwa tindakan yang diberikan kepada siswa memang berbeda dari apa yang sudah biasa dilakukan, karena yang biasa sudah jelas menunjukkan hasil yang kurang memuaskan. Oleh karena itu guru melakukan tindakan yang diperkirakan dapat memberikan hasil yang lebih baik. 
7.       PTK berpusat pada proses, bukan hanya pada hasil. PTK merupakan kegiatan yang dilakukan oleh guru atau peneliti untuk memperbaiki atau meningkatkan hasil dengan mengubah cara, metode, pendekatan atau strategi yang berbeda dari biasanya.
Cara, metode, pendekatan atau strategi tersebut adalah proses yang harus diamati secara cermat, dilihat kelancarannya, kesesuaian/ penyimpangannya dari rencana, kesulitan atau hambatan yang dijumpai, sejauh mana proses ini sudah memenuhi harapan, dan bagaimana kaitannya dengan hasil setelah satu atau dua siklus. Jadi, dalam PTK harus ada indikator proses dan indikator keberhasilan. 

B.      Tipologi dan Scope Penelitian Tindakan Kelas
Berdasarkan setting dan lokasinya terdapat bermacam-macam penelitian tindakan (Henry & Mctaggart, dalam depdikbud, 1999:2 ) yang masing-maisng mempunyai penekanan berbeda.
a.       Participatory action research
Biasanya dilakukan sebagai strategi transformasi sosial yang menekankan pada keterlibatan masyarakat, rasa ikut meiliki program dan analisis problem sosial berbasis  masyarakat.
b.      Critical action research
Biasanya dilakukan oleh kelompok yang secara kolektif mengkritis masalah praktis dengan penekanan pada komitmen untuk  bertindak menyempurnakan situasi, misalnya hal-hal yang terkait dengan ketimpangan ras atau gender.
c.       Classroom action research
Biasanya dilakukan oleh guru / calon guru dikelas atau sekolah  tempat ia mengajar dengan penekanan pada penyempurnaan atau peningkatan proses dan praktik pemblajran
d.      Institusional action research
Biasanya dilaksanakan oleh pihak manajemen atau organisasi untuk meningkatkan kinerja, proses, dan produktivitas dalam suatu lembaga. Intinya tindakan yang berupaya menyelesaikan masalah-masalah  organisasi atau manajemen melalui pertukaran pengalaman secara praktis.
Ditinjau dari scope atau ruang lingkupnya, penelitian tindakan bisa dilakukan di berbagai level, antara lain :
a.       Penelitian tindakan skala makro
1)      Meningkatkan partisipasi dunia usaha dalam pembiayaan pendidikan.
2)      Meningkatkan angka partisipasi siswa tingkat  SLTA
3)      Menggalakkan penulisan karya ilmiah penelitian oleh guru
b.      Penelitian tindakan level sekolah
1)      Meningkatkan kepedulian orang tua untuk mendorong belajar siswa
2)      Mengurangi jumlah kasus “school vandalism”/ tawuran
3)      Menghidupkan unit produksi di sekolah kejuruan
c.       Penelitian tindakan untuk guru (level kelas )
1)      Meningkatkan “time on  task “  siswa dalam pembelajaran
2)      Merangsang anak untuk berani bertanya dalam KBM
3)      Mengatasi kesulitan siswa dalam pokok  bahasan fungsi komposit
4)      Menumbuhkan kebetahan siswa belajar sejarah diperpustakaan.


C.      
BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Prinsip-prinsip dalam Penelitian Tindakan Kelas meliputi : PTK dilakukan tanpa mengubah situasi yang biasa terjadi, topik PTK yang dikaji berkaitan dengan tugas peneliti sebagai guru atau kepala sekolah, PTK merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan mutu sesuatu yang sudah ada dan biasa menjadi lebih baik, PTK dilakukan bukan karena ada paksaan atau permintaan dari pihak lain, tetapi atas dasar sukarela, karena mengharapkan hasil yang lebih baik, PTK dilakukan secara sistemik (terencana, terarah, dan teratur berdasarkan sebuah mekanisme tertentu), PTK harus dapat menunjukkan bahwa tindakan yang diberikan kepada siswa memang berbeda dari apa yang sudah biasa dilakukan dan PTK berpusat pada proses, bukan hanya pada hasil
Tipologi dalam Penelitian Tindakan Kelas meliputi : Participatory action research, Critical action research, Classroom action research dan Institusional action research sedangkan Scope dalam Penelitian Tindakan Kelas meliputi : Penelitian tindakan skala makro, Penelitian tindakan level sekolah dan Penelitian tindakan untuk guru (level kelas )


B.     Saran
Makalah yang kami buat belum sempurna  sesuai yang diharapkan. Masih terdapat banyak kekurangan maupun kesalahan.Karena,manusia biasa tidak luput dari khilaf  atau kesalahan, kelebihan itu hanya milik Allah SWT semata.
Untuk itu kami  mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak atau pembaca demi perbaikan di masa mendatang

DAFTAR PUSTAKA

Sukardi. (2011). Metodologi Penelitian Pendidikan; Kompetensi dan Praktiknya. Jakarta: Bumi Aksara.
Susilo,Herawati,dkk.2011. PTK Sebagai Sarana Pengembangan Keprofesionalan Guru Dan Calon Guru. Malang : Bayumedia Publishing
http://shahibul1628.wordpress.com/2012/03/23/prinsip-prinsip-langkah-langkah-model-model-dalam-ptk/





Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Entri Populer

Anda PenGunJuNg Ke .....

Negara PengunjuNg

free counters
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Rizal Suhardi Eksakta * - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger