Mutiara Hikmah :
http://picasion.com/

“PENGERTIAN DAN UNSUR PENDIDIKAN”

Wednesday, December 28, 2011 | 0 comments

A. PENGERTIAN PENDIDIKAN
Pertama: Pendidikan merupakan upaya nyata untuk memfasilitasi individu lain, dalam mencapai kemandirian serta kematangan mentalnya sehingga dapat survive di dalam kompetisi kehidupannya.
Kedua: Pendidikan adalah pengaruh bimbingan dan arahan dari orang dewasa kepada orang lain, untuk menuju kearah kedewasaan, kemandirian serta kematangan mentalnya.
Pengertian yang lain: Pendidikan merupakan aktivitas untuk melayani orang lain dalam mengeksplorasi segenap potensi dirinya, sehingga terjadi proses perkembangan kemanusiaannya agar mampu berkompetisi di dalam lingkup kehidupannya (Insan Cerdas dan Kompetitif).

A. Definisi Maha Luas
Pendidikan adalah hidup (segala pengalaman belajar yg berlangsung dalam segala lingkungan dan sepanjang hidup. Segala situasi hidup yang mempengaruhi pertumbuhan individu, suatu proses pertumbuhan dan perkembangan, sebagai hasil interaksi individu dengan lingkungan sosial dan lingkungan fisik, berlangsung sepanjang hayat sejak manusia lahir).

B. Definisi Sempit
Pendidikan adalah sekolah (pengajaran yang di selenggarakan disekolah sebagai lembaga pendidikan formal, segala pengaruh yang di upayakan sekolah terhadap anak dan remaja yang diserahkan kepadanya agar mempunyai kemampuan yang sempurna dan kesadaran penuh terhadap hubungan-hubungan dan tugas-tugas sosial mereka).

C. Definisi alternatif atau luas terbatas
Pendidikan adalah usaha sadar yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintahan. Melalui kegiatan bimbingan, pengajaran atau latihan, yang berlangsung di sekolah dan di luar sekolah sepanjang hayat. Untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat memainkan peranan dalam berbagai lingkungan hidup. Secara tepat di masa yang akan datang.
Pendidikan adalah pengalaman-pengalaman belajar terprogram dalam bentuk pendidikan formal, non formal dan informal di sekolah dan luar sekolah. Yang berlangsung seumur hidup yang bertujuan optimalisasi perkembangan kemampuan-kemampuan individu. Agar di kemudian hari dapat memainkan peranan hidup secara tepat. Pendidikan adalah usaha sadar yang teratur dan sistematis yang dilakukan oleh orang tua yang di serahi tanggung jawab untuk mempengaruhi anak agar mempunyai sifat-sifat dan tabiat sesuai dengan cita-cita pendidikan.

D. Definisi berdasarkan fungsi
1. Pendidikan sebagai Proses transformasi Budaya
Sebagai proses transformasi budaya, pendidikan diartikan sebagai kegiatan pewarisan budaya dari satu generasi ke generasi yang lain. Nilai-nilai budaya tersebut mengalami proses transformasi dari generasi tua ke generasi muda. Ada tiga bentuk transformasi yaitu nilai-nilai yang masih cocok diteruskan misalnya nilai-nilai kejujuran, rasa tanggung jawab, dan lain-lain.
2. Pendidikan sebagai Proses Pembentukan Pribadi
Sebagai proses pembentukan pribadi, pendidikan diartikan sebagi suatu kegiatan yang sistematis dan sistemik terarah kepada terbentuknya kepribadian peserta didik. Proses pembentukan pribadi melalui 2 sasaran yaitu pembentukan pribadi bagi mereka yang belum dewasa oleh mereka yang sudah dewasa dan bagi mereka yang sudah dewasa atas usaha sendiri.
3. Pendidikan sebagai Proses Penyiapan Warganegara
Pendidikan sebagai penyiapan warganegara diartikan sebagai suatu kegiatan yang terencana untuk membekali peserta didik agar menjadi warga negara yang baik.
4. Pendidikan sebagai Penyiapan Tenaga Kerja
Pendidikan sebagai penyimpana tenaga kerja diartikan sebagai kegiatan membimbing peserta didik sehingga memiliki bekal dasar utuk bekerja. Pembekalan dasar berupa pembentukan sikap, pengetahuan, dan keterampilan kerja pada calon luaran. Ini menjadi misi penting dari pendidikan karena bekerja menjadi kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia.
Hartoto – 18 Pengertian Pendidikan. Sebelum lebih jauh membahas tentang seluk beluk pendidikan, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu mengenai batasan atau pengertian pendidikan. Dengan pemahaman yang utuh, kita akan lebih mudah memasuki pembahasan-pembahasan yang lebih dalam tentang pendidikan.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1991:232), pendidikan berasal dari kata “didik”, lalu diberikan awalan kata “me” sehinggan menjadi “mendidik” yangartinya memelihara dan memberi latihan. Dalam memeliahara dan memberi latihan diperlukan adanya ajaran, tuntutan dan pimpinan mengenai akhlak dan kecerdasan pemikiran. Beberapa pengertian pendidikan, diantaranya adalah sebagai berikut:

Pengertian Pendidikan menurut Para Ahli
1. John Dewey.
Pendidikan adalah proses pembentukan kecakapan-kecakapan fundamental secara intelektual, emosional ke arah alam dan sesama manusia
2. M.J. Longeveled
Pendidikan adalah usaha , pengaruh, perlindungan dan bantuan yang diberikan kepada anak agar tertuju kepada kedewasaannya, atau lebih tepatnya membantu anak agar cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri.
3. Thompson
Pendidikan adalah pengaruh lingkungan terhadap individu untuk menghasilkan perubahan-perubahan yang tetap dalam kebiasaan perilaku, pikiran dan sifatnya.
4. Frederick J. Mc Donald
Pendidikan adalah suatu proses atau kegiatan yang diarahkan untuk merubah tabiat (behavior) manusia.
5. H. Horne
Pendidikan adalah proses yang terus-menerus dari penyesuaian yang berkembang secara fisik dan mental yang sadar dan bebas kepada Tuhan.
6. J.J. Russeau
Pendidikan adalah pembekalan yang tidak ada pada pada saat anak-anak, akan tetapi dibutuhkan pada saat dewasa.
7. Ki Hajar Dewantara
Pendidikan adalah daya upaya untuk memajukan budi pekerti, pikiran, serta jasmani anak, agar dapat memajukan kesempurnaan hidup yaitu hidup dan menghidupkan anak yang selaras dengan alam dan masyarakatnya.
8. Ahmad D. Marimba
Pendidikan adalah bimbingan secara sadar oleh si pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani si terdidik menuju terbentuknya kepribadian yang utama.


9. Insan Kamil
Pendidikan adalah usaha sadar yang sistematis dalam mengembangkan seluruh potensi yang ada dalam diri manusia untuk menjadi manusia yang seutuhnya.
10. Ivan Illc
Pendidikan adalah pengalaman belajar yang berlangsung dalam segala lingkungan dan sepanjang hidup.
11. Edgar Dalle
Pendidikan adalah usaha sadar yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan, yang berlangsung di sekolah dan di luar sekolah sepanjang hayat untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat mempermainkan peranan dalam berbagai lingkungan hidup secara tetap untuk masa yang akan datang.
12. Hartoto
Pendidikan adalah usaha sadar, terencana, sistematis, dan terus-menerus dalam upaya memanusiakan manusia.
13. Ngalim Purwanto
Pendidikan adalah segala urusan orang dewasa dalam pergaulannya dengan anak-anak untuk memimpin perkembangan jasmani dan rohaninya kearah kedewasaan.
14. Driakara
Pendidikan adalah memanusiakan manusia muda atau pengangkatan manusia.
15. W.P. Napitulu
Pendidikan adalah kegiatan yang secara sadar, teratur, dan terencana dalam tujuan mengubah tingkah laku ke arah yang diinginkan.
Pengertian Pendidikan Menurut Undang-Undang dan GBHN
16. UU No. 2 tahun 1989
Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan pelatihan bagi peranannya di masa yang akan datang.
17. UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan nasional
Pendidikan adalah usaha sadar terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan darinya, masyarakat, bangsa, dan negara.
18. GBHN
Pendidikan adalah usaha sadar untuk mengembangkan kepribadian dan kemampuan di dalam dan di luar sekolah dan berlangsung seumur hidup.
Dari beberapa pengertian pendidikan di atas, pada dasarnya pengertian pendidikan yang dikemukakan memiliki kesamaan yaitu usaha sadar, terencana, sistematis, berlangsung terus-menerus, dan menuju kedewasaan.

B. UNSUR-UNSUR PENDIDIKAN
Proses pendidikan melibatkan banyak hal yaitu:
1. Peserta Didik
Peserta didik berstatus sebagai subjek didik. Pandangan modern cenderung menyebutkan demikian oleh karena peserta didik adalah subjek atau pribadi yang otonom, yang ingin diakui keberadaannya.
Ciri khas peserta didik yang perlu dipahami oleh pendidik ialah:
a. Individu yang memiliki potensi fisik dan psikis yang khas, sehingga merupakan insan yang unik.
b. Individu yang sedang berkembang.
c. Individu yang membutuhkan bimbingan individual dan perlakuan manusiawi.
d. Individu yang memiliki kemampuan untuk mandiri.
2. Orang yang membimbing (pendidik)
Yang dimaksud pendidik adalah orang yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pendidikan dengan sasaran peserta didik. Peserta didik mengalami pendidikannya dalam tiga lingkunga yaitu lingkungankeluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masayarakat. Sebab itu yang bertanggung jawab terhadap pendidikan ialah orang tua, guru, pemimpin program pembelajaran, latihan, dan masyarakat.
3. Interaksi antara peserta didik dengan pendidik (interaksi edukatif)
Interaksi edukatif pada dasarnya adalah komunikasi timbal balik antara peserta didik dengan pendidik yang terarah kepada tujuan pendidikan. Pencapaian tujuan pendidikan secara optimal ditempuh melalui proses berkomunikasi intensif dengan manipulasi isi, metode, serta alat-alat pendidikan.
4. Kearah mana bimbingan ditujukan (tujuan pendidikan)
a. Alat dan Metode
Alat dan metode diartikan sebagai segala sesuatu yang dilakukan ataupun diadakan dengan sengaja untuk mencapai tujuan pendidikan. Secara khusus alat melihat jenisnya sedangkan metode melihat efisiensi dan efektifitasnya. Alat pendidikan dibedakan atas alat yang preventif dan yang kuratif.

b. Tempat Peristiwa Bimbingan Berlangsung (lingkungan pendidikan)
Lingkungan pendidikan biasanya disebut tri pusat pendidikan yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat.
Continue Reading

Biofuel

| 0 comments

Biofuel: Penggunaaan Jamur Meningkatkan Proses Pengolahan Jagung ke Etanol

Menumbuhkan jamur dari sisa produksi etanol bisa menghemat energi, mendaur lebih banyak air dan meningkatkan pakan ternak yang merupakan bagian dari produksi bahan bakar, menurut tim peneliti dari Universitas Iowa State dan Universitas Hawaii.

“Proses ini akan mengubah produksi etanol pada tumbuhan yang sangat kering sehingga biaya energinya bisa dikurangi hingga sepertiganya”, kata Hans van Leeuwen, seorang profesor sipil, teknik konstruksi dan lingkungan dan pemimpin proyek penelitian tersebut.

Van Leeuwen dan peneliti lainya mengembangkan teknologi ini -- Anthony L. Pometto III , seorang profesor nutrisi manusia dan sains makanan; Mary Rasmussen, seorang mahasiswa S1 teknik lingkungan dan teknologi sumber energi biologi, dan Samir Khanal, seorang asisten riset profesor Iowa State di bidang biosains molekular dan tenik biologi di Universitas Hawai, yang baru-baru ini memenangkan hadiah utama tahun 2008 untuk peneliti tingkat universitas dari American Academy of Environmental Engineers untuk proyek ini.

“ Pemilihan pemenang penghargaan ini dipilih oleh panel independen yang terdiri dari para ahli yang memiliki pengetahuan luas tentang tantangan modern dalam masalah kehidupan manusia dan proteksi lingkungan,” demikian pernyataan akademi.”… Inovasi dan performa mereka menggambarkan peran penting insinyur lingkungan untuk planet yang sehat.

Proyek Iowa State difokuskan pada penggunaan jamur untuk membersihkan dan mengembangkan proses produksi etanol kering. Proses ini mengeringkan biji jagung dan menambah air dan enzim. Enzim ini mengubah tepung menjadi gula. Gula kemudian difermentasi dengan ragi menghasilkan etanol.

Bahan bakar diambil dengan distilasi, tapi ada sisa 6 galon per galon yangg diproduksi. Sisa itu terdiri dari bahan padat dan organik lain. Bahan padat itu dihilangkan dengan sentrifugasi dan dikeringkan menjadi pakan ternak

Sisa cairan ini, masih mengandung sedikit padatan, sejenis larutan organik dari jagung dan fermentasi sama halnya juga enzim. Karena larutan dan padatan dapat bercampur pada produksi etanol, hanya 50 % dari sisa cairan ini yang bisa didaur ulang kembali pada produksi etanol. Sisa dari evaporasi dan penyulingan menghasilkan hasil penyulingan kering yang dapat larut.

Para peneliti menambahkan jamur, Rhizopus microsporus ke sisa cairan dan menemukan jamur tersebut tumbuh. Jamur memindahkan hampir 80 % dari material organik dan semua padatan dalam cairan itu, membuat air dan enzim dalam cairan dapat didaur ulang untuk produksi.

Jamur juga bisa dipanen. Jamur merupakan makanan yang kaya akan protein, khususnya asam amino dan nutrisi lainya. Jamur bisa dikeringkan dan dijual sebagai stok makanan suplemen. Atau jamur juga bisa disuling dengan pengeringan yang sangat tinggi, sehingga menaikkan kualitasnya sebagai stok makanan suplemen dan membuatnya lebih cocok untuk makanan babi dan ayam.

Van Leeuwen menyebutkan hal ini bisa menolong produsen etanol Amerika dari biaya dan energi produksi yang tinggi pada tingkat produksi saat ini, yaitu:

Menghapuskan keperluan untuk menguapkan cairan akan menghemat biaya produksi etanol hingga $800 juta setahun.

Membiarkan lebih banyak pendaur-ulangan air akan mengurangi konsumsi air industri sebanyak 10 milyar galon per tahun. Sehingga produsen dapat mendaur ulang enzim-enzim di dalam cairan, dan menghemat sekitar $60 juta per tahun.

Menambahkan nilai dan bahan gizi ke pakan ternak yang dihasilkan oleh produksi etanol akan menumbuhkan pemasaran pakan ternak sekitar $400 juta per tahun.

Dan proses penelitian terhadap jamur meningkatkan keseimbangan energi tehadap produksi etanol dengan mengurangi energi masukan sehingga diperoleh lebih banyak energi.

Van Leeuwen juga memperkirakan bahwa akan membutuhkan biaya investasi $11 juta untuk awal penggunaan proses-proses dalam produksi etanol ini yang akan menghasilkan 100 juta galon bahan bakar per tahun. Tetapi, ia menyebutkan bahwa penghematan-penghematan dana yang disebutkan tadi baru bisa menutup investasi awal dalam waktu sekitar enam bulan.

Proyek riset Iowa State ini didukung oleh bantuan dana sebesar $78.806 dari Grow Iowa Values Fund, suatu program pembangunan ekonomi negara bagian, dan $80,000 dari Departemen Pertanian Amerika Serikat melalui Iowa Biotechnology Byproducts Consortium.

Peneliti-peneliti telah mengajukan hak paten di bidang teknologi dan sedang mencari investor-investor untuk mengkomersilkan penemuan tersebut. Dan selagi proses itu perlu dibuat terjamin pada skala yang lebih besar, ada harapan yang tinggi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dari produksi etanol. "Kita akan menghemat biaya dan energi produsen-produsen etanol," kata Pometto. "Itulah garis dasar." SciencDaily



www.sciencedaily.com
Continue Reading

Pacaran...Kenapa Nggak Boleh Sih ??

Monday, December 26, 2011 | 0 comments

================================

“Aih, Kenapa sih,…kok islam melarang pacaran?? Begitu keluhan fulanah.Buat Fulanah ia melihat ada sisi positif yang bisa diambil dari pacaran ini. Pacaran atau menurutn...ya ‘penjajakan’ antara dua insan lain jenis sebelum menikah sangat penting agar masing-masing fihak dapat mengetahui karakter satu sama lainnya (dan biasanya untuk memahami karakter pasangannya ada yang bertahun-tahun berpacaran lho!!).Fulanah menambahkan ,”Jadi dengan berpacaran kita akan lebih banyak belajar dan tahu, tanpa pacaran ?? Ibarat membeli kucing dalam karung!! Enggak deh…!” kemudian ia menambahkan “Bila suka dan serius bisa diteruskan ke pelaminan bila tidak ya,..cukup sampai disini..bay-bay!!, Mudahkan?”…hmm…Fulanah tidakkah engkau melihat dampak buruk dari berpacaran ini, ketika masing-masing fihak memutuskan berpisah??...Fulanah apakah engkau yakin benar apabila “putus dari pacaran” hati ini tidak sakit? Benarkah hati ini bisa melupakan bekas-bekas dari pacaran itu? Tidakkah hati ini kecewa, pedih, atau ikut menangis bersama butiran air mata yang menetes?? Sulit dibayangkan!Karena memang begitulah yang saya lihat didepan mata menyaksikan orang yang baru saja putus pacaran...


Bila memang kita tanya semua wanita muslimah seusia Fulanah (yang sedang beranjak dewasa) maka akan melihat ‘pacaran’ ini dengan sejuta nilai positif.Jadi, jangan merasa aneh bila kita dapati mereka merasa malu dengan kawannya karena belum punya pacar!!.. Duh,..kasihan sekali…Wahai ukhti muslimah…Mari kita telaah bersama dengan lebih dalam.Berdasarkan fakta yang ada, bila anda mau menengok sekilas ke surat kabar, tetangga sebelah atau lingkungan sekitar ,siapa sebenarnya yang banyak menjadi korban ‘keganasan’ dari pacaran ini? Wanita bukan??.. Bila anda setuju dengan saya, Alhamdulillah berarti hati anda sedikit terbuka.Ya,… coba lihat akibat dari berpacaran ini.Awalnya memang hanya bertemu, ngobrol bareng,bersenda gurau, ketawa ketiwi,lalu setelah itu??tentu saja setan akan terus berperan aktif dia baru akan meninggalkan keturunan Adam ini setelah terjerumus dalam dosa atau maksiat.Pernahkah anda ,.. mendengar teman atau tetangga ukhti hamil di luar nikah? Suatu klinik illegal untuk praktek aborsi penuh dengan kaum wanita yang ingin menggugurkan kandungannya? Karena sang pacar lari langkah seribu atau tidak mau kedua orangtuanya tahu? Atau pernahkah engkau membaca berita ada seorang wanita belia yang nekat bunuh diri minum racun serangga karena baru saja di putuskan oleh kekasihnya??Sadarkah kita, bahwa sebenarnya kaum hawalah yang banyak dieksploitasi dari ‘ajang pacaran ini?


Sungguh, islam telah memuliakan wanita dan menghormati kedudukan mereka.Tidak percaya??lihat hadits ini..”janganlah sekali-kali seorang laki-laki berduaan dengan seorang perempuan, melainkan si perempuan itu bersama mahramnya” (HR.Bukhari, Muslim dan Ahmad).Islam melarang laki-laki untuk berduaan tanpa ada orang ketiga karena islam tidak menginginkan terjadinya pelecehan ‘seksual’ terhadap wanita.Sehingga jadilah mereka wanita-wanita muslimah terhormat dan terjaga kesuciannya.Untuk kaum laki-laki pun islam melarang mereka menyentuh wanita yang bukan mahramnya coba simak hadits ini “Sungguh bila kepala salah seorang ditusuk dengan besi panas lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya”(HR.Thabrani, dalam Mu’jamul Kabir)


Nah, jelas bukan mengapa islam melarang pacaran??Bila memang seorang laki-laki ingin serius menjalin hubungan dengan seorang wanita, maka islam telah menyediakan sarananya, yaitu menikah.Karena islam Bukanlah agama yang kaku, maka islam menganjurkan kepada masing-masing fihak untuk saling berkenalan (ta’aruf).Tentu saja tidak berduaan lho,..harus ada pihak ketiganya.Setelah itu? Ya,.selamat bertanya tentang biografi calon pasangan anda,apabila kurang jelas, masih kurang yakin..islam menganjurkan mereka untuk shalat istikharah agar di berikan pilihan yang mantap yang nantinya insya Allah akan berakibat baik bagi dunia dan akhirat kedua belah pihak.Setelah mantap dan yakin akan pilihannya..kuatkan azzam (tekad), dan Bismillah…menikah..!! Indah bukan??
Continue Reading

Mengucapkan Salam Kepada Kaum Wanita dan Sebaliknya

| 0 comments

Hukum Laki-laki Mengucapkan Salam Kepada Kaum Wanita dan Sebaliknya

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, keluarga, dan para sahabatnya.

Dalam pergaulan antar sesama muslim ada ...adab dan hak-hak yang wajib untuk dijaga. Seorang muslim harus melazimi dan menunaikan adab dan hak tersebut kepada saudara muslimnya yang lain. Dalam menunaikannya harus disertai kayakinan bahwa itu bagian dari ibadah kepada Allah Ta’ala. Karena Allah telah mewajibkan hak-hak dan adab tersebut kepada seorang muslim untuk dipraktekkan terhadap saudara muslimnya, maka melaksanakannya termasuk bagian dari ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Di antara hak-hak dan adab tersebut adalah mengucapkan salam kepada saudara muslim. Mengucapkan salam ini disyariatkan saat bertemu dan berpisah, saat hadir dalam majelis dan saat meninggalkannya, serta beberapa kondisi lainnya.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

إِذَا انْتَهَى أَحَدُكُمْ إِلَى الْمَجْلِسِ فَلْيُسَلِّمْ فَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَقُومَ فَلْيُسَلِّمْ فَلَيْسَتْ الْأُولَى بِأَحَقَّ مِنْ الْآخِرَةِ

“Apabila salah seorang kalian sampai di suatu majlis hendaklah memberikan salam. Dan apabila hendak keluar, hendaklah memberikan salam. Dan tidaklah (salam) yang pertama lebih berhak daripada (salam) yang kedua.” (HR. Abu Daud dan al-Tirmidzi serta yang lainnya dan Syaikh Al-Albani mengatakan: Hasan shahih).” Maknanya, kedua-duanya adalah benar dan sunnah.

Dari Abu Hurairah radliyallaahu 'anhu berkata, aku mendengar Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,

حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتٌّ : إذَا لَقِيته فَسَلِّمْ عَلَيْهِ ، وَإِذَا دَعَاك فَأَجِبْهُ

“Hak muslim atas muslim lainnya ada enam: apabila engkau bertemu dengannya maka ucapkan salam, apabila dia mengundangmu maka penuhilah undangannya, . . . .” (HR. Muslim)

Salam Laki-laki Kepada Kaum Wanita dan Sebaliknya

Anjuran untuk mengucapkan salam kepada sesama muslim tidak berlaku bagi sesama jenis saja, tapi juga kepada lawan jenis. Karena syariat Islam ditujukan kepada kaum wanita dan laki-laki, kecuali ada dalil yang menghususkannya bagi kenis kelamin tertentu. Hanya saja dalam mengucapkan salam kepada lawan jenis harus terpenuhi syaratnya, yaitu aman dari fitnah. Karenanya, jika ditakutkan akan menimbulkan fitnah maka tidak dianjurkan.

Al-Hafidz Ibnul Hajar dalam Fathul Baari dalam mengomentari bab Taslim al-Rijal ‘alaal-Nisa’ wa al-Nisa’ ‘ala al-Rijal (Bab salamnya kaum lelaki kepada kaum perempuan dan kaum perempuan kepada kaum lelaki), mengatakan bahwa Imam al-Bukhari seolah mengisyaratkan dalam bab ini membantah riwayat maqthu’ (berhenti pada tabi’in) dan mu’dhal (salah satu jenis hadits dhaif) yang dikeluarkan oleh Abdurrazaq dari Ma’mar, dari Yahya bin Abi Katsir yang berisi makruhnya kaum lelaki mengucapkan salam kepada kaum wanita dan sebaliknya. Kemudian Ibnul Hajar menjelaskan bahwa maksud dari bolehnya ini (kaum lelaki mengucapkan salam kepada kaum wanita dan sebaliknya) ketika aman dari fitnah.

Ibnul Hajar rahimahullah juga menukil ucapan Ibnu Bathal dari al-Muhallab, “Salamnya kaum lelaki kepada kaum perempuan dan kaum perempuan kepada kaum lelaki boleh, apabila aman dari fitnah.”

Bahkan kalau dalam majlis berkumpul kaum laki-laki dan wanita maka boleh mengucapkan salam dari dua sisi, (Demikian yang terdapat dalam Fathul Baari). Maka siapa yang yakin dirinya aman dari fitnah, lebih baik dia mengucapkan salam. Sebaliknya, siapa yang takut akan menimbulkan fitnah, maka diam itu yang lebih baik dan lebih selamat (dari ucapan al-Halimi dalam Fathul Baari).

Anjuran untuk mengucapkan salam kepada sesama muslim tidak berlaku bagi sesama jenis saja, tapi juga kepada lawan jenis.

Karena syariat Islam ditujukan kepada kaum wanita dan laki-laki, kecuali ada dalil yang menghususkannya bagi kenis kelamin tertentu.

Berikut ini kamu sebutkan beberapa dalil yang menunjukkan bolehnya mengucapkan salam laki-laki terhadap wanita dan sebaliknya, selama aman dari fitnah:

A. Salam laki-laki kepada kaum wanita

Dalil pertama: Dari Abu Hazim, dari Sahal berkata:

قَالَ كُنَّا نَفْرَحُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ قُلْتُ وَلِمَ قَالَ كَانَتْ لَنَا عَجُوزٌ تُرْسِلُ إِلَى بُضَاعَةَ قَالَ ابْنُ مَسْلَمَةَ نَخْلٍ بِالْمَدِينَةِ فَتَأْخُذُ مِنْ أُصُولِ السِّلْقِ فَتَطْرَحُهُ فِي قِدْرٍ وَتُكَرْكِرُ حَبَّاتٍ مِنْ شَعِيرٍ فَإِذَا صَلَّيْنَا الْجُمُعَةَ انْصَرَفْنَا وَنُسَلِّمُ عَلَيْهَا فَتُقَدِّمُهُ إِلَيْنَا فَنَفْرَحُ مِنْ أَجْلِهِ وَمَا كُنَّا نَقِيلُ وَلَا نَتَغَدَّى إِلَّا بَعْدَ الْجُمُعَةِ

“Kami sangat gembira bila tiba hari Jum’at.” Saya (Abu Hazim) bertanya kepada Sahal: “Mengapa demikian?” Jawabnya: “Ada seorang nenek tua yang pergi ke budha’ah -sebuah kebun di Madinah- untuk mengambil ubi dan memasaknya di sebuah periuk dan juga membuat adonan dari biji gandum. Apabila kami selesai shalat Jum’at, kami pergi dan mengucapkan salam padanya lalu dia akan menyuguhkan (makanan tersebut) untuk kami. Itulah sebabnya kami sangat gembira. Tidaklah kami tidur siang dan makan siang kecuali setelah jumat.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalil kedua: Dari ‘Aisyah radhiyallahu 'anha berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda;

يَا عَائِشَةُ هَذَا جِبْرِيلُ يَقْرَأُ عَلَيْكِ السَّلَامَ قَالَتْ قُلْتُ وَعَلَيْهِ السَّلَامُ وَرَحْمَةُ اللَّهِ تَرَى مَا لَا نَرَى

“Wahai Aisyah, ini adalah Jibril menyampaikan salam kepadamu.” Aisyah menjawab, “Aku mengatakan: wa’alaihis salam warahmatullah. Engkau (Rasulullah) melihat apa yang tidak aku lihat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Maknanya bukan berarti malaikat adalah laki-laki, tetapi Allah menyebutkannya dengan laki-laki hanya sebagai sebutan. Dan dijadikannya hadits ini sebagai dalil bolehnya seorang laki-laki mengucapkan salam kepada kaum wanita karena saat itu Jibril datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam bentuk seorang laki-laki.

Dalil ketiga:

أَسْمَاءُ بِنْتُ يَزِيدَ قَالَتْ مَرَّ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي نِسْوَةٍ فَسَلَّمَ عَلَيْنَا

“Dari Asma’ binti Yazid al-Anshariyah radhiyallahu 'anha, berkata: ‘Pernah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melewati kami, kaum wanita lalu beliau mengucapkan salam kepada kami.” (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, Darimi dan Ahmad. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Ibni Majah no. 3701)

Dalil keempat: Dari hadits Kuraib, maula Ibni Abbas menceritakan, bahwa Abdullah bin Abbas, Abdur Rahman bin Azhar dan Miswar bin Makhramah pernah mengutusnya kepada Aisyah, istri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Mereka berkata,

اقْرَأْ عَلَيْهَا السَّلَامَ مِنَّا جَمِيعًا وَسَلْهَا عَنْ الرَّكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعَصْرِ

“Sampaikan salam dari kami semua kepadanya, dan tanyakan tentang dua rakaat sesudah shalat ‘Ashar.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Jadi sangat jelas dari keempat dalil yang disebutkan bahwa dibolehkan kaum lelaki mengucapkan salam kepada kaum wanita.

B. Salam wanita kepada laki-laki

Dalil pertama: Dari Abu Murrah, maula Ummi Hani’ binti Abu Thalib mengabarkan bahwa ia pernah mendengar Ummi Hani’ mengatakan,

ذَهَبْتُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ الْفَتْحِ فَوَجَدْتُهُ يَغْتَسِلُ وَفَاطِمَةُ ابْنَتُهُ تَسْتُرُهُ بِثَوْبٍ فَسَلَّمْتُ عَلَيْهِ فَقَالَ مَنْ هَذِهِ فَقُلْتُ أَنَا أُمُّ هَانِئٍ بِنْتُ أَبِي طَالِبٍ فَقَالَ مَرْحَبًا بِأُمِّ هَانِئٍ

“Aku pernah datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam saat Fathu Makkah, aku mendapatinya sedang mandi sedangkan Fatimah putri beliau menutupinya dengan kain. Lalu aku mengucapkan salam kepada beliau. Beliau bersabda: “Siapa di situ?” Aku menjawab, “Ummu Hani anak perempuan Abu Thalib.” Beliau menyahut, “Selamat datang wahai Ummu Hani!” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ummu Hani’ merupakan saudara sepupu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, dan bukan bagian dari mahram beliau. Dia mengucapkan salam kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan beliau tidak mengingkarinya, yang berarti menyetujuinya yang menunjukkan bolehnya tindakan tersebut. Wallahu a’lam.

Dalil Kedua: Dari al-Hasan al-Bashri berkata,

كُنَّ النِّسَاءُ يُسَلِّمْنَ عَلَى الرِّجَالِ

“Zaman dahulu (yakni zaman sahabat), para wanita mengucapkan salam kepada kaum laki-laki.” (HR. Bukhari dalam Adabul Mufrad dengan sanad hasan)

Dari kedua dalil di atas sangat menunjukkan bahwa kaum wanita mengucapkan salam kepada kaum laki-laki telah ada dan terjadi pada zaman Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan para sahabat. Karenanya, berdasarkan keumumannya dibolehkan. Namun disyaratkan aman dari fitnah dan tidak menimbulkan kerusakan. Karena syariat datang untuk mewujudkan mashalih bagi umat manusia dan menghilangkan segala kemudharatan.

Berdasarkan dari dalil-dall di atas sangat jelas bahwa mengucapkan salam kepada lawan jenis tidak apa-apa, dibolehkan. Dengan syarat aman dari fitnah.

Kesimpulan

Berdasarkan dari dalil-dall di atas sangat jelas bahwa mengucapkan salam kepada lawan jenis tidak apa-apa, dibolehkan. Dengan syarat aman dari fitnah. Karena syariat datang untuk mewujudkan mashlahat dan menghilangkan mudharat. Oleh sbeab itu ada sebagian ulama, seperti Madzab Malikiyah membedakan antara salam kepada wanita tua dan yang masih muda. Kalau kepada yang sudah tua dibolehkan karena tidak akan menimbulkan fitnah, dan kepada yang masih muda melarangnya sebagai tindakan prefentif terhadap fitnah.

Al-Mutawalli –sebagaimana yang dinukil oleh Ibnul Hajar dalam syarah hadits salam Jibril kepada Aisyah di atas- menukilkan jika wanitanya cantik sehingga dikhawatirkan timbul fitnah darinya maka tidak disyariatkan mengucapkan salam, baik untuk memulai atau menjawab. Kalau salah seorang dari laki-laki atau wanita seperti itu mengucapkan salam, maka yang lain tidak dianjurkan menjawabnya. Jika wanitanya sudah tua dan diperkirakan tidak menimbulkan fitnah maka dibolehkan. Begitu juga jika berkumpul kaum laki-laki dan wanita dalam satu majlis maka dibolehkan untuk mengucapkan salam dari salah satu kelompok selama aman dari fitnah. Yang pada intinya harus tetap memperhatikan kaidah fiqih,

دَرْءُ الْمَفَاسِدِ مُقَدَّمٌ مِنْ جَلْبِ الْمَصَالِحِ

"Membendung kerusakan lebih utama daripada mendapatkan kemaslahatan." (Lihat Shahih Adab Mufrad hal.398-399 karya Al-Albani). Wallahu Ta’ala a’lam.
Continue Reading

LOVE STORY...

| 0 comments

aku mencintaimu suamiku

Cerita ini adalah kisah nyata… dimana perjalanan hidup ini ditulis oleh seorang istri dalam sebuah laptopnya.
Bacalah, semoga kisah nyata ini menjadi pelajaran bagi kita semua.
(semoga menjadi pengingat bagiku, ket...ika ku sudah melangkah ke dalam kehidupan baru)


***


Cinta itu butuh kesabaran…

Sampai dimanakah kita harus bersabar menanti cinta kita???

Hari itu.. aku dengannya berkomitmen untuk menjaga cinta kita..


Aku menjadi perempuan yg paling bahagia…..


Pernikahan kami sederhana namun meriah…..


Ia menjadi pria yang sangat romantis pada waktu itu.


Aku bersyukur menikah dengan seorang pria yang shaleh, pintar, tampan & mapan pula.


Ketika kami berpacaran dia sudah sukses dalam karirnya.


Kami akan berbulan madu di tanah suci, itu janjinya ketika kami berpacaran dulu..


Dan setelah menikah, aku mengajaknya untuk umroh ke tanah suci….


Aku sangat bahagia dengannya, dan dianya juga sangat memanjakan aku… sangat terlihat dari rasa cinta dan rasa sayangnya pada ku.


Banyak orang yang bilang kami adalah pasangan yang serasi. Sangat terlihat sekali bagaimana suamiku memanjakanku. Dan aku bahagia menikah dengannya.


***


Lima tahun berlalu sudah kami menjadi suami istri, sangat tak terasa waktu begitu cepat berjalan walaupun kami hanya hidup berdua saja karena sampai saat ini aku belum bisa memberikannya seorang malaikat kecil (bayi) di tengah keharmonisan rumah tangga kami.


Karena dia anak lelaki satu-satunya dalam keluarganya, jadi aku harus berusaha untuk mendapatkan penerus generasi baginya.


Alhamdulillah saat itu suamiku mendukungku…


Ia mengaggap Allah belum mempercayai kami untuk menjaga titipan-NYA.


Tapi keluarganya mulai resah. Dari awal kami menikah, ibu & adiknya tidak menyukaiku. Aku sering mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari mereka, namun aku selalu berusaha menutupi hal itu dari suamiku…


Didepan suami ku mereka berlaku sangat baik padaku, tapi dibelakang suami ku, aku dihina-hina oleh mereka…


Pernah suatu ketika satu tahun usia pernikahan kami, suamiku mengalami kecelakaan, mobilnya hancur. Alhamdulillah suami ku selamat dari maut yang hampir membuat ku menjadi seorang janda itu.


Ia dirawat dirumah sakit pada saat dia belum sadarkan diri setelah kecelakaan. Aku selalu menemaninya siang & malam sambil kubacakan ayat-ayat suci Al – Qur’an. Aku sibuk bolak-balik dari rumah sakit dan dari tempat aku melakukan aktivitas sosial ku, aku sibuk mengurus suamiku yang sakit karena kecelakaan.


Namun saat ketika aku kembali ke rumah sakit setelah dari rumah kami, aku melihat di dalam kamarnya ada ibu, adik-adiknya dan teman-teman suamiku, dan disaat itu juga.. aku melihat ada seorang wanita yang sangat akrab mengobrol dengan ibu mertuaku. Mereka tertawa menghibur suamiku.


Alhamdulillah suamiku ternyata sudah sadar, aku menangis ketika melihat suami ku sudah sadar, tapi aku tak boleh sedih di hadapannya.


Kubuka pintu yang tertutup rapat itu sambil mengatakan, "Assalammu’alaikum” dan mereka menjawab salam ku. Aku berdiam sejenak di depan pintu dan mereka semua melihatku. Suamiku menatapku penuh manja, mungkin ia kangen padaku karena sudah 5 hari mata nya selalu tertutup.


Tangannya melambai, mengisyaratkan aku untuk memegang tangannya erat. Setelah aku menghampirinya, kucium tangannya sambil berkata "Assalammu’alaikum”, ia pun menjawab salam ku dengan suaranya yg lirih namun penuh dengan cinta. Aku pun senyum melihat wajahnya.


Lalu.. Ibu nya berbicara denganku …


"Fis, kenalkan ini Desi teman Fikri”.


Aku teringat cerita dari suamiku bahwa teman baiknya pernah mencintainya, perempuan itu bernama Desi dan dia sangat akrab dengan keluarga suamiku. Hingga akhirnya aku bertemu dengan orangnya juga. Aku pun langsung berjabat tangan dengannya, tak banyak aku bicara di dalam ruangan tersebut,aku tak mengerti apa yg mereka bicarakan.


Aku sibuk membersihkan & mengobati luka-luka di kepala suamiku, baru sebentar aku membersihkan mukanya, tiba-tiba adik ipar ku yang bernama Dian mengajakku keluar, ia minta ditemani ke kantin. Dan suamiku pun mengijinkannya. Kemudian aku pun menemaninya.


Tapi ketika di luar adik ipar ku berkata, ”lebih baik kau pulang saja, ada

kami yg menjaga abang disini. Kau istirahat saja. ”


Anehnya, aku tak diperbolehkan berpamitan dengan suamiku dengan alasan abang harus banyak beristirahat dan karena psikologisnya masih labil. Aku berdebat dengannya mempertanyakan mengapa aku tidak diizinkan berpamitan dengan suamiku. Tapi tiba-tiba ibu mertuaku datang menghampiriku dan ia juga mengatakan hal yang sama. Nantinya dia akan memberi alasan pada suamiku mengapa aku pulang tak berpamitan padanya, toh suamiku selalu menurut apa kata ibunya, baik ibunya Salah ataupun Tidak, suamiku tetap saja membenarkannya. Akhirnya aku pun pergi meninggalkan rumah sakit itu dengan linangan air mata.


Sejak saat itu aku tidak pernah diijinkan menjenguk suamiku sampai ia kembali dari rumah sakit. Dan aku hanya bisa menangis dalam kesendirianku. Menangis mengapa mereka sangat membenciku.


***


Hari itu.. aku menangis tanpa sebab, yang ada di benakku aku takut kehilangannya, aku takut cintanya dibagi dengan yang lain.


Pagi itu, pada saat aku membersihkan pekarangan rumah kami, suamiku memanggil ku ke taman belakang, ia baru saja selesai sarapan, ia mengajakku duduk di ayunan favorit kami sambil melihat ikan-ikan yang bertaburan di kolam air mancur itu.


Aku bertanya, ”Ada apa kamu memanggilku?”


Ia berkata, ”Besok aku akan menjenguk keluargaku di Sabang”


Aku menjawab, ”Ia sayang.. aku tahu, aku sudah mengemasi barang-barang kamu di travel bag dan kamu sudah memeegang tiket bukan?”


"Ya tapi aku tak akan lama disana, cuma 3 minggu aku disana, aku juga sudah lama tidak bertemu dengan keluarga besarku sejak kita menikah dan aku akan pulang dengan mama ku”, jawabnya tegas.


"Mengapa baru sekarang bicara, aku pikir hanya seminggu saja kamu disana?", tanya ku balik kepadanya penuh dengan rasa penasaran dan sedikit rasa kecewa karena ia baru memberitahukan rencana kepulanggannya itu, padahal aku telah bersusah payah mencarikan tiket pesawat untuknya.


”Mama minta aku yang menemaninya saat pulang nanti”, jawabnya tegas.


”Sekarang aku ingin seharian dengan kamu karena nanti kita 3 minggu tidak bertemu, ya kan?”, lanjut nya lagi sambil memelukku dan mencium keningku. Hatiku sedih dengan keputusannya, tapi tak boleh aku tunjukkan pada nya.


Bahagianya aku dimanja dengan suami yang penuh dengan rasa sayang & cintanya walau terkadang ia bersikap kurang adil terhadapku.


Aku hanya bisa tersenyum saja, padahal aku ingin bersama Suamiku, tapi karena keluarganya tidak menyukaiku hanya karena mereka cemburu padaku karena Suamiku sangat sayang padaku.


Kemudian aku memutuskan agar ia saja yg pergi dan kami juga harus berhemat dalam pengeluaran anggaran rumah tangga kami.


Karena ini acara sakral bagi keluarganya, jadi seluruh keluarganya harus komplit. Walaupun begitu, aku pun tetap tak akan diperdulikan oleh keluarganya harus datang ataupun tidak. Tidak hadir justru membuat mereka sangat senang dan aku pun tak mau membuat riuh keluarga ini.


Malam sebelum kepergiannya, aku menangis sambil membereskan keperluan yang akan dibawanya ke Sabang, ia menatapku dan menghapus airmata yang jatuh dipipiku, lalu aku peluk erat dirinya. Hati ini bergumam tak merelakan dia pergi seakan terjadi sesuatu, tapi aku tidak tahu apa yang akan terjadi. Aku hanya bisa menangis karena akan ditinggal pergi olehnya.


Aku tidak pernah ditinggal pergi selama ini, karena kami selalu bersama-sama kemana pun ia pergi.


Apa mungkin aku sedih karena aku sendirian dan tidak memiliki teman, karena biasanya hanya pembantu sajalah teman mengobrolku.


Hati ini sedih akan di tinggal pergi olehnya.


Sampai keesokan harinya, aku terus menangis.. menangisi kepergiannya. Aku tak tahu mengapa sesedih ini, perasaanku tak enak, tapi aku tak boleh berburuk sangka. Aku harus percaya apada suamiku. Dia pasti akan selalu menelponku.


***


Berjauhan dengan suamiku, aku merasa sangat tidak nyaman, aku merasa sendiri. Untunglah aku mempunyai kesibukan sebagai seorang aktivis, jadinya aku tak terlalu kesepian ditinggal pergi ke Sabang.


Saat kami berhubungan jarak jauh, komunikasi kami memburuk dan aku pun jatuh sakit. Rahimku terasa sakit sekali seperti di lilit oleh tali. Tak tahan aku menahan rasa sakit dirahimku ini, sampai-sampai aku mengalami pendarahan. Aku dilarikan ke rumah sakit oleh adik laki-lakiku yang kebetulan menemaniku disana. Dokter memvonis aku terkena kanker mulut rahim stadium 3.


Aku menangis.. apa yang bisa aku banggakan lagi..


Mertuaku akan semakin menghinaku, suamiku yang malang yang selalu berharap akan punya keturunan dari rahimku.. namun aku tak bisa memberikannya keturunan. Dan kemudian aku hanya bisa memeluk adikku.


Aku kangen pada suamiku, aku selalu menunggu ia pulang dan bertanya-tanya, "kapankah ia segera pulang?” aku tak tahu.

Sementara suamiku disana, aku tidak tahu mengapa ia selalu marah-marah jika menelponku. Bagaimana aku akan menceritakan kondisiku jika ia selalu marah-marah terhadapku..


Lebih baik aku tutupi dulu tentang hal ini dan aku juga tak mau membuatnya khawatir selama ia berada di Sabang.


Lebih baik nanti saja ketika ia sudah pulang dari Sabang, aku akan cerita padanya. Setiap hari aku menanti suamiku pulang, hari demi hari aku hitung…


Sudah 3 minggu suamiku di Sabang, malam itu ketika aku sedang melihat foto-foto kami, ponselku berbunyi menandakan ada sms yang masuk.


Kubuka di inbox ponselku, ternyata dari suamiku yang sms.


Ia menulis, "aku sudah beli tiket untuk pulang, aku pulangnya satu hari lagi, aku akan kabarin lagi”.


Hanya itu saja yang diinfokannya. Aku ingin marah, tapi aku pendam saja ego yang tidak baik ini. Hari yg aku tunggu pun tiba, aku menantinya di rumah.


Sebagai seorang istri, aku pun berdandan yang cantik dan memakai parfum kesukaannya untuk menyambut suamiku pulang, dan nantinya aku juga akan menyelesaikan masalah komunikasi kami yg buruk akhir-akhir ini.


Bel pun berbunyi, kubukakan pintu untuknya dan ia pun mengucap salam. Sebelum masuk, aku pegang tangannya kedepan teras namun ia tetap berdiri, aku membungkuk untuk melepaskan sepatu, kaos kaki dan kucuci kedua kakinya, aku tak mau ada syaithan yang masuk ke dalam rumah kami.


Setelah itu akupun berdiri langsung mencium tangannya tapi apa reaksinya..


Masya Allah.. ia tidak mencium keningku, ia hanya diam dan langsung naik keruangan atas, kemudian mandi dan tidur tanpa bertanya kabarku..


Aku hanya berpikir, mungkin dia capek. Aku pun segera merapikan bawaan nya sampai aku pun tertidur. Malam menunjukkan 1/3 malam, mengingatkan aku pada tempat mengadu yaitu Allah, Sang Maha Pencipta.


Biasa nya kami selalu berjama’ah, tapi karena melihat nya tidur sangat pulas, aku tak tega membangunkannya. Aku hanya mengelus wajahnya dan aku cium keningnya, lalu aku sholat tahajud 8 rakaat plus witir 3 raka’at.


***


Aku mendengar suara mobilnya, aku terbangun lalu aku melihat dirinya dari balkon kamar kami yang bersiap-siap untuk pergi. Lalu aku memanggilnya tapi ia tak mendengar. Kemudian aku ambil jilbabku dan aku berlari dari atas ke bawah tanpa memperdulikan darah yg bercecer dari rahimku untuk mengejarnya tapi ia begitu cepat pergi.


Aku merasa ada yang aneh dengan suamiku. Ada apa dengan suamiku? Mengapa ia bersikap tidak biasa terhadapku?


Aku tidak bisa diam begitu saja, firasatku mengatakan ada sesuatu. Saat itu juga aku langsung menelpon kerumah mertuaku dan kebetulan Dian yang mengangkat telponnya, aku bercerita dan aku bertanya apa yang sedang terjadi dengan suamiku. Dengan enteng ia menjawab, "Loe pikir aja sendiri!!!”. Telpon pun langsung terputus.


Ada apa ini? Tanya hatiku penuh dalam kecemasan. Mengapa suamiku berubah setelah ia kembali dari kota kelahirannya. Mengapa ia tak mau berbicara padaku, apalagi memanjakan aku.


Semakin hari ia menjadi orang yang pendiam, seakan ia telah melepas tanggung jawabnya sebagai seorang suami. Kami hanya berbicara seperlunya saja, aku selalu diintrogasinya. Selalu bertanya aku dari mana dan mengapa pulang terlambat dan ia bertanya dengan nada yg keras. Suamiku telah berubah..


Bahkan yang membuat ku kaget, aku pernah dituduhnya berzina dengan mantan pacarku. Ingin rasanya aku menampar suamiku yang telah menuduhku serendah itu, tapi aku selalu ingat.. sebagaimana pun salahnya seorang suami, status suami tetap di atas para istri, itu pedoman yang aku pegang.


Aku hanya berdo’a semoga suamiku sadar akan prilakunya.

Dua tahun berlalu, suamiku tak kunjung berubah juga. Aku menangis setiap malam, lelah menanti seperti ini, kami seperti orang asing yang baru saja berkenalan.


Kemesraan yang kami ciptakan dulu telah sirna. Walaupun kondisinya tetap seperti itu, aku tetap merawatnya & menyiakan segala yang ia perlukan. Penyakitkupun masih aku simpan dengan baik dan sekalipun ia tak pernah bertanya perihal obat apa yang aku minum. Kebahagiaan ku telah sirna, harapan menjadi ibu pun telah aku pendam. Aku tak tahu kapan ini semua akan berakhir.


Bersyukurlah.. aku punya penghasilan sendiri dari aktifitasku sebagai seorang guru ngaji, jadi aku tak perlu meminta uang padanya hanya untuk pengobatan kankerku. Aku pun hanya berobat semampuku.


Sungguh.. suami yang dulu aku puja dan aku banggakan, sekarang telah menjadi orang asing bagiku, setiap aku bertanya ia selalu menyuruhku untuk berpikir sendiri. Tiba-tiba saja malam itu setelah makan malam usai, suamiku memanggilku.


"Ya, ada apa Yah!” sahutku dengan memanggil nama kesayangannya "Ayah”.


"Lusa kita siap-siap ke Sabang ya.” Jawabnya tegas.


"Ada apa? Mengapa?”, sahutku penuh dengan keheranan.


Astaghfirullah.. suami ku yang dulu lembut tiba-tiba saja menjadi kasar, dia membentakku. Sehingga tak ada lagi kelanjutan diskusi antara kami.


Dia mengatakan ”Kau ikut saja jangan banyak tanya!!”


Lalu aku pun bersegera mengemasi barang-barang yang akan dibawa ke Sabang sambil menangis, sedih karena suamiku kini tak ku kenal lagi.


Lima tahun kami menikah dan sudah 2 tahun pula ia menjadi orang asing buatku. Ku lihat kamar kami yg dulu hangat penuh cinta yang dihiasi foto pernikahan kami, sekarang menjadi dingin.. sangat dingin dari batu es. Aku menangis dengan kebingungan ini. Ingin rasanya aku berontak berteriak, tapi aku tak bisa.


Suamiku tak suka dengan wanita yang kasar, ngomong dengan nada tinggi, suka membanting barang-barang. Dia bilang perbuatan itu menunjukkan sikap ketidakhormatan kepadanya. Aku hanya bisa bersabar menantinya bicara dan sabar mengobati penyakitku ini, dalam kesendirianku..


***


Kami telah sampai di Sabang, aku masih merasa lelah karena semalaman aku tidak tidur karena terus berpikir. Keluarga besarnya juga telah berkumpul disana, termasuk ibu & adik-adiknya. Aku tidak tahu ada acara apa ini..


Aku dan suamiku pun masuk ke kamar kami. Suamiku tak betah didalam kamar tua itu, ia pun langsung keluar bergabung dengan keluarga besarnya.


Baru saja aku membongkar koper kami dan ingin memasukkannya ke dalam lemari tua yg berada di dekat pintu kamar, lemari tua yang telah ada sebelum suamiku lahir, tiba-tiba Tante Lia, tante yang sangat baik padaku memanggil ku untuk bersegera berkumpul diruang tengah, aku pun menuju ke ruang keluarga yang berada ditengah rumah besar itu, yang tampak seperti rumah zaman peninggalan belanda.


Kemudian aku duduk disamping suamiku, dan suamiku menunduk penuh dengan kebisuan, aku tak berani bertanya padanya.


Tiba-tiba saja neneknya, orang yang dianggap paling tua dan paling berhak atas semuanya, membuka pembicaraan.


"Baiklah, karena kalian telah berkumpul, nenek ingin bicara dengan kau Fisha”. Neneknya berbicara sangat tegas, dengan sorot mata yang tajam.


”Ada apa ya Nek?” sahutku dengan penuh tanya..


Nenek pun menjawab, "Kau telah bergabung dengan keluarga kami hampir 8 tahun, sampai saat ini kami tak melihat tanda-tanda kehamilan yang sempurna sebab selama ini kau selalu keguguran!!".


Aku menangis.. untuk inikah aku diundang kemari? Untuk dihina ataukah dipisahkan dengan suamiku?


"Sebenarnya kami sudah punya calon untuk Fikri, dari dulu.. sebelum kau menikah dengannya. Tapi Fikri anak yang keras kepala, tak mau di atur,dan akhirnya menikahlah ia dengan kau.” Neneknya berbicara sangat lantang, mungkin logat orang Sabang seperti itu semua.


Aku hanya bisa tersenyum dan melihat wajah suamiku yang kosong matanya.


"Dan aku dengar dari ibu mertuamu kau pun sudah berkenalan dengannya”, neneknya masih melanjutkan pembicaraan itu.


Sedangkan suamiku hanya terdiam saja, tapi aku lihat air matanya. Ingin aku peluk suamiku agar ia kuat dengan semua ini, tapi aku tak punya keberanian itu.


Neneknya masih saja berbicara panjang lebar dan yang terakhir dari ucapannya dengan mimik wajah yang sangat menantang kemudian berkata, "kau maunya gimana? kau dimadu atau diceraikan?"


MasyaAllah.. kuatkan hati ini.. aku ingin jatuh pingsan. Hati ini seakan remuk mendengarnya, hancur hatiku. Mengapa keluarganya bersikap seperti ini terhadapku..


Aku selalu munutupi masalah ini dari kedua orang tuaku yang tinggal di pulau

kayu, mereka mengira aku sangat bahagia 2 tahun belakangan ini.


"Fish, jawab!.” Dengan tegas Ibunya langsung memintaku untuk menjawab.


Aku langsung memegang tangan suamiku. Dengan tangan yang dingin dan gemetar aku menjawab dengan tegas.


Walaupun aku tidak bisa berdiskusi dulu dengan imamku, tapi aku dapat berdiskusi dengannya melalui bathiniah.


‘’Untuk kebaikan dan masa depan keluarga ini, aku akan menyambut baik seorang wanita baru dirumah kami..”


Itu yang aku jawab, dengan kata lain aku rela cintaku dibagi. Dan pada saat itu juga suamiku memandangku dengan tetesan air mata, tapi air mataku tak sedikit pun menetes di hadapan mereka.


Aku lalu bertanya kepada suamiku, "Ayah siapakah yang akan menjadi sahabatku dirumah kita nanti, yah?”


Suamiku menjawab, ”Dia Desi!”


Aku pun langsung menarik napas dan langsung berbicara, ”Kapan pernikahannya berlangsung? Apa yang harus saya siapkan dalam pernikahan ini Nek?.”


Ayah mertuaku menjawab, "Pernikahannya 2 minggu lagi.”


”Baiklah kalo begitu saya akan menelpon pembantu di rumah, untuk menyuruhnya mengurus KK kami ke kelurahan besok”, setelah berbicara seperti itu aku permisi untuk pamit ke kamar.


Tak tahan lagi.. air mata ini akan turun, aku berjalan sangat cepat, aku buka pintu kamar dan aku langsung duduk di tempat tidur. Ingin berteriak, tapi aku sendiri disini. Tak kuat rasanya menerima hal ini, cintaku telah dibagi. Sakit. Diiringi akutnya penyakitku..


Apakah karena ini suamiku menjadi orang yang asing selama 2 tahun belakangan ini?


Aku berjalan menuju ke meja rias, kubuka jilbabku, aku bercermin sambil bertanya-tanya, "sudah tidak cantikkah aku ini?"


Ku ambil sisirku, aku menyisiri rambutku yang setiap hari rontok. Kulihat wajahku, ternyata aku memang sudah tidak cantik lagi, rambutku sudah hampir habis.. kepalaku sudah botak dibagian tengahnya.


Tiba-tiba pintu kamar ini terbuka, ternyata suamiku yang datang, ia berdiri dibelakangku. Tak kuhapus air mata ini, aku bersegera memandangnya dari cermin meja rias itu.


Kami diam sejenak, lalu aku mulai pembicaraan, "terima kasih ayah, kamu memberi sahabat kepada ku. Jadi aku tak perlu sedih lagi saat ditinggal pergi kamu nanti! Iya kan?.”


Suamiku mengangguk sambil melihat kepalaku tapi tak sedikitpun ia tersenyum dan bertanya kenapa rambutku rontok, dia hanya mengatakan jangan salah memakai shampo.


Dalam hatiku bertanya, "mengapa ia sangat cuek?” dan ia sudah tak memanjakanku lagi. Lalu dia berkata, "sudah malam, kita istirahat yuk!"


"Aku sholat isya dulu baru aku tidur”, jawabku tenang.


Dalam sholat dan dalam tidur aku menangis. Ku hitung mundur waktu, kapan aku akan berbagi suami dengannya. Aku pun ikut sibuk mengurusi pernikahan suamiku.


Aku tak tahu kalau Desi orang Sabang juga. Sudahlah, ini mungkin takdirku. Aku ingin suamiku kembali seperti dulu, yang sangat memanjakan aku atas rasa sayang dan cintanya itu..Malam sebelum hari pernikahan suamiku, aku menulis curahan hatiku di laptopku.


Di laptop aku menulis saat-saat terakhirku melihat suamiku, aku marah pada suamiku yang telah menelantarkanku. Aku menangis melihat suamiku yang sedang tidur pulas, apa salahku? sampai ia berlaku sekejam itu kepadaku. Aku

save di mydocument yang bertitle "Aku Mencintaimu Suamiku.”


Hari pernikahan telah tiba, aku telah siap, tapi aku tak sanggup untuk keluar. Aku berdiri didekat jendela, aku melihat matahari, karena mungkin saja aku takkan bisa melihat sinarnya lagi. Aku berdiri sangat lama.. lalu suamiku yang telah siap dengan pakaian pengantinnya masuk dan berbicara padaku.


"Apakah kamu sudah siap?”


Kuhapus airmata yang menetes diwajahku sambil berkata :


"Nanti jika ia telah sah jadi istrimu, ketika kamu membawa ia masuk kedalam rumah ini, cucilah kakinya sebagaimana kamu mencuci kakiku dulu, lalu ketika kalian masuk ke dalam kamar pengantin bacakan do’a di ubun-ubunnya sebagaimana yang kamu lakukan padaku dulu. Lalu setelah itu..”, perkataanku terhenti karena tak sanggup aku meneruskan pembicaraan itu, aku ingin menagis meledak.


Tiba-tiba suamiku menjawab "Lalu apa Bunda?”


Aku kaget mendengar kata itu, yang tadinya aku menunduk seketika aku langsung menatapnya dengan mata yang berbinar-binar…


"Bisa kamu ulangi apa yang kamu ucapkan barusan?”, pintaku tuk menyakini bahwa kuping ini tidak salah mendengar.


Dia mengangguk dan berkata, ”Baik bunda akan ayah ulangi, lalu apa bunda?”, sambil ia mengelus wajah dan menghapus airmataku, dia agak sedikit membungkuk karena dia sangat tinggi, aku hanya sedadanya saja.


Dia tersenyum sambil berkata, ”Kita lihat saja nanti ya!”. Dia memelukku dan berkata, "bunda adalah wanita yang paling kuat yang ayah temui selain mama”..


Kemudian ia mencium keningku, aku langsung memeluknya erat dan berkata, "Ayah, apakah ini akan segera berakhir? Ayah kemana saja? Mengapa Ayah berubah? Aku kangen sama Ayah? Aku kangen belaian kasih sayang Ayah? Aku kangen dengan manjanya Ayah? Aku kesepian Ayah? Dan satu hal lagi yang harus Ayah tau, bahwa aku tidak pernah berzinah! Dulu.. waktu awal kita pacaran, aku memang belum bisa melupakannya, setelah 4 bulan bersama Ayah baru bisa aku terima, jika yang dihadapanku itu adalah lelaki yang aku cari. Bukan berarti aku pernah berzina Ayah.” Aku langsung bersujud di kakinya dan muncium kaki imamku sambil berkata, ”Aku minta maaf Ayah, telah membuatmu susah”.


Saat itu juga, diangkatnya badanku.. ia hanya menangis.


Ia memelukku sangat lama, 2 tahun aku menanti dirinya kembali. Tiba-tiba perutku sakit, ia menyadari bahwa ada yang tidak beres denganku dan ia bertanya, ”bunda baik-baik saja kan?” tanyanya dengan penuh khawatir.


Aku pun menjawab, "bisa memeluk dan melihat kamu kembali seperti dulu itu sudah mebuatku baik, Yah. Aku hanya tak bisa bicara sekarang". Karena dia akan menikah. Aku tak mau membuat dia khawatir. Dia harus khusyu menjalani acara prosesi akad nikah tersebut.Setelah tiba dimasjid, ijab-qabul pun dimulai. Aku duduk diseberang suamiku.


Aku melihat suamiku duduk berdampingan dengan perempuan itu, membuat hati ini cemburu, ingin berteriak mengatakan, "Ayah jangan!!”, tapi aku ingat akan kondisiku.


Jantung ini berdebar kencang saat mendengar ijab-qabul tersebut. Begitu ijab-qabul selesai, aku menarik napas panjang. Tante Lia, tante yang baik itu, memelukku.. Dalam hati aku berusaha untuk menguatkan hati ini. Ya… aku kuat.


Tak sanggup aku melihat mereka duduk bersanding dipelaminan. Orang-orang yang hadir di acara resepsi itu iba melihatku, mereka melihatku dengan tatapan sangat aneh, mungkin melihat wajahku yang selalu tersenyum, tapi dibalik itu.. hatiku menangis.


Sampai dirumah, suamiku langsung masuk ke dalam rumah begitu saja. Tak mencuci kakinya. Aku sangat heran dengan perilakunya. Apa iya, dia tidak suka dengan pernikahan ini?


Sementara itu Desi disambut hangat di dalam keluarga suamiku, tak seperti aku dahulu, yang di musuhi.


Malam ini aku tak bisa tidur, bagaimana bisa? Suamiku akan tidur dengan perempuan yang sangat aku cemburui. Aku tak tahu apa yang sedang mereka lakukan didalam sana.


Sepertiga malam pada saat aku ingin sholat lail aku keluar untuk berwudhu, lalu aku melihat ada lelaki yang mirip suamiku tidur disofa ruang tengah. Kudekati lalu kulihat. Masya Allah.. suamiku tak tidur dengan wanita itu, ia ternyata tidur disofa, aku duduk disofa itu sambil menghelus wajahnya yang lelah, tiba-tiba ia memegang tangan kiriku, tentu saja aku kaget.


"Kamu datang ke sini, aku pun tahu”, ia berkata seperti itu. Aku tersenyum dan megajaknya sholat lail. Setelah sholat lail ia berkata, "maafkan aku, aku tak boleh menyakitimu, kamu menderita karena ego nya aku. Besok kita pulang ke Jakarta, biar Desi pulang dengan mama, papa dan juga adik-adikku”


Aku menatapnya dengan penuh keheranan. Tapi ia langsung mengajakku untuk istirahat. Saat tidur ia memelukku sangat erat. Aku tersenyum saja, sudah lama ini tidak terjadi. Ya Allah.. apakah Engkau akan menyuruh malaikat maut untuk mengambil nyawaku sekarang ini, karena aku telah merasakan kehadirannya saat ini. Tapi.. masih bisakah engkau ijinkan aku untuk merasakan kehangatan dari suamiku yang telah hilang selama 2 tahun ini..


Suamiku berbisik, "Bunda kok kurus?”


Aku menangis dalam kebisuan. Pelukannya masih bisa aku rasakan.


Aku pun berkata, "Ayah kenapa tidak tidur dengan Desi?”


”Aku kangen sama kamu Bunda, aku tak mau menyakitimu lagi. Kamu sudah sering terluka oleh sikapku yang egois.” Dengan lembut suamiku menjawab seperti itu.


Lalu suamiku berkata, ”Bun, Ayah minta maaf telah menelantarkan bunda.. Selama ayah di Sabang, ayah dengar kalau bunda tidak tulus mencintai ayah, bunda seperti mengejar sesuatu, seperti mengejar harta ayah dan satu lagi.. ayah pernah melihat sms bunda dengan mantan pacar bunda dimana isinya kalau bunda gak mau berbuat "seperti itu” dan tulisan seperti itu diberi tanda kutip ("seperti itu”). Ayah ingin ngomong tapi takut bunda tersinggung dan ayah berpikir kalau bunda pernah tidur dengannya sebelum bunda bertemu ayah, terus ayah dimarahi oleh keluarga ayah karena ayah terlalu memanjakan bunda..”


Hati ini sakit ketika difitnah oleh suamiku, ketika tidak ada kepercayaan di dirinya, hanya karena omongan keluarganya yang tidak pernah melihat betapa tulusnya aku mencintai pasangan seumur hidupku ini.


Aku hanya menjawab, "Aku sudah ceritakan itu kan Yah.. Aku tidak pernah berzinah dan aku mencintaimu setulus hatiku, jika aku hanya mengejar hartamu, mengapa aku memilih kamu? Padahal banyak lelaki yang lebih mapan darimu waktu itu Yah.. Jika aku hanya mengejar hartamu, aku tak mungkin setiap hari menangis karena menderita mencintaimu.."


Entah aku harus bahagia atau aku harus sedih karena sahabatku sendirian dikamar pengantin itu. Malam itu, aku menyelesaikan masalahku dengan suamiku dan berusaha memaafkannya beserta sikap keluarganya juga.


Karena aku tak mau mati dalam hati yang penuh dengan rasa benci.

Keesokan harinya…


Ketika aku ingin terbangun untuk mengambil wudhu, kepalaku pusing, rahimku sakit sekali.. aku mengalami pendarahan dan suamiku kaget bukan main, ia langsung menggendongku.


Aku pun dilarikan ke rumah sakit..


Dari kejauhan aku mendengar suara zikir suamiku..


Aku merasakan tanganku basah..


Ketika kubuka mata ini, kulihat wajah suamiku penuh dengan rasa kekhawatiran.


Ia menggenggam tanganku dengan erat.. Dan mengatakan, ”Bunda, Ayah minta maaf…”


Berkali-kali ia mengucapkan hal itu. Dalam hatiku, apa ia tahu apa yang terjadi padaku?


Aku berkata dengan suara yang lirih, ”Yah, bunda ingin pulang.. bunda ingin bertemu kedua orang tua bunda, anterin bunda kesana ya, Yah..”


"Ayah jangan berubah lagi ya! Janji ya, Yah… !!! Bunda sayang banget sama Ayah.”


Tiba-tiba saja kakiku sakit sangat sakit, sakitnya semakin keatas, kakiku sudah tak bisa bergerak lagi.. aku tak kuat lagi memegang tangan suamiku. Kulihat wajahnya yang tampan, berlinang air mata.


Sebelum mata ini tertutup, kulafazkan kalimat syahadat dan ditutup dengan kalimat tahlil.


Aku bahagia melihat suamiku punya pengganti diriku..


Aku bahagia selalu melayaninya dalam suka dan duka..


Menemaninya dalam ketika ia mengalami kesulitan dari kami pacaran sampai kami menikah.


Aku bahagia bersuamikan dia. Dia adalah nafasku.


Untuk Ibu mertuaku : "Maafkan aku telah hadir didalam kehidupan anakmu sampai aku hidup didalam hati anakmu. Ketahuilah Ma.. dari dulu aku selalu berdo’a agar Mama merestui hubungan kami.

Mengapa engkau fitnah diriku didepan suamiku, apa engkau punya buktinya Ma?

Mengapa engkau sangat cemburu padaku Ma?

Fikri tetap milikmu Ma, aku tak pernah menyuruhnya untuk durhaka kepadamu, dari dulu aku selalu mengerti apa yang kamu inginkan dari anakmu, tapi mengapa kau benci diriku.. Dengan Desi kau sangat baik tetapi denganku menantumu kau bersikap sebaliknya..”

Setelah ku buka laptop, kubaca curhatan istriku.


==========================
===========================




Ayah, mengapa keluargamu sangat membenciku?


Aku dihina oleh mereka ayah..


Mengapa mereka bisa baik terhadapku pada saat ada dirimu?


Pernah suatu ketika aku bertemu Dian di jalan, aku menegurnya karena dia adik iparku tapi aku disambut dengan wajah ketidaksukaannya. Sangat terlihat Ayah..


Tapi ketika engkau bersamaku, Dian sangat baik, sangat manis dan ia memanggilku dengan panggilan yang sangat menghormatiku. Mengapa seperti itu ayah ?


Aku tak bisa berbicara tentang ini padamu, karena aku tahu kamu pasti membela adikmu, tak ada gunanya Yah..


Aku diusir dari rumah sakit.


Aku tak boleh merawat suamiku.


Aku cemburu pada Desi yang sangat akrab dengan mertuaku.


Tiap hari ia datang ke rumah sakit bersama mertuaku.


Aku sangat marah..


Jika aku membicarakan hal ini pada suamiku, ia akan pasti membela Desi dan

ibunya..


Aku tak mau sakit hati lagi..


Ya Allah kuatkan aku, maafkan aku..


Engkau Maha Adil..


Berilah keadilan ini padaku, Ya Allah..


Ayah sudah berubah, ayah sudah tak sayang lagi pada ku..


Aku berusaha untuk mandiri ayah, aku tak akan bermanja-manja lagi padamu..


Aku kuat ayah dalam kesakitan ini..


Lihatlah ayah, aku kuat walaupun penyakit kanker ini terus menyerangku..


Aku bisa melakukan ini semua sendiri ayah..


Besok suamiku akan menikah dengan perempuan itu. Perempuan yang aku benci, yang aku cemburui, tapi aku tak boleh egois, ini untuk kebahagian keluarga suamiku. Aku harus sadar diri.


Ayah, sebenarnya aku tak mau diduakan olehmu..


Mengapa harus Desi yang menjadi sahabatku?


Ayah.. aku masih tak rela..


Tapi aku harus ikhlas menerimanya.


Pagi nanti suamiku melangsungkan pernikahan keduanya. Semoga saja aku masih punya waktu untuk melihatnya tersenyum untukku. Aku ingin sekali merasakan kasih sayangnya yang terakhir. Sebelum ajal ini menjemputku.


''Ayah.. aku kangen Ayah..''


================================================== ===





’’Dan kini aku telah membawamu ke orang tuamu, Bunda..


Aku akan mengunjungimu sebulan sekali bersama Desi di Pulau Kayu ini.


Aku akan selalu membawakanmu bunga mawar yang berwana pink yang mencerminkan keceriaan hatimu yang sakit tertusuk duri.’’


Bunda tetap cantik, selalu tersenyum disaat tidur..


Bunda akan selalu hidup dihati ayah..


Bunda.. Desi tak sepertimu, yang tidak pernah marah..


Desi sangat berbeda denganmu, ia tak pernah membersihkan telingaku, rambutku tak pernah di creambathnya, kakiku pun tak pernah dicucinya.


Ayah menyesal telah menelantarkanmu selama 2 tahun, kamu sakit pun aku tak perduli, hidup dalam kesendirianmu..


Seandainya Ayah tak menelantarkan Bunda, mungkin Ayah masih bisa tidur dengan belaian tangan Bunda yang halus..


Sekarang Ayah sadar, bahwa ayah sangat membutuhkan bunda..


Bunda.. kamu wanita yang paling tegar yang pernah kutemui..


Aku menyesal telah asik dalam ke-egoanku..


Bunda.. maafkan aku.. Bunda tidur tetap manis. Senyum manjamu terlihat di tidurmu yang panjang..


’’Maafkan aku, tak bisa bersikap adil dan membahagiakanmu, aku selalu meng-iyakan apa kata ibuku, karena aku takut menjadi anak durhaka.

Maafkan aku ketika kau di fitnah oleh keluargaku, aku percaya begitu saja..


Apakah Bunda akan mendapat pengganti ayah di surga sana?


Apakah Bunda tetap menanti ayah disana? Tetap setia dialam sana?


Tunggulah Ayah disana Bunda..


Bisakan? Seperti Bunda menunggu ayah di sini.. Aku mohon..


’’Ayah Sayang Bunda…."...






NB.......pake HP / LAPTOP / PC bisa tag/menandai sendiri,,,

silahkan menandai / TAG foto sendiri

." silahkan di share/ di BAGIKAN

saling bantu-membantu teman2 yg lain ..buat taq foto ya"

( klo ada tulisan gagal, berarti quota penuh,,coba berpindah-pindah ke foto berikutnya,,)....

terdapat banyak foto yg sama di dalam satu album..

di persilahkan menandai teman2 anda.Lihat Selengkapnya
Tidak SukaSuka · · Bagika
Continue Reading

MIKOLOGI

Saturday, December 24, 2011 | 0 comments

BAB I
PENDAHULUAN
1. LATAR BELAKANG
Mikologi merupakan cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang jamur (fungi) - banyak orang juga menyebut cendawan.Kajian dalam mikologi antara lain meliputi taksonomi jamur, fisiologi jamur, bioteknologi jamur, budidaya jamur (mushroom culture). Mikologi berasal dari kata ‘ mykes’ yang berarti Myceane yaitu salah satu kelompok mushroom ( jamur mikro ) dan dari kata logos yang berarti ilmu.Jadi bisa dikatakan mikologi adalah ilmu yang mepelajari tentang jamur dan pemanfaatnya dalam kehidupan sehari – hari oleh manusia.
Karakteristik Taksonomi jamur ; Morfologi hifa ( Ukuran,warna,bentuk permukaan), morfologi spora/Konidia ( Ukuran,warna,bentuk permukaan. Karakteristik Reproduksi ( Spora jantan, Spora betina), karakteristik Fisiologi ( Bentuk pertumbuhan pada medium khusus dan sifat pertumbuhan pada suhu,pH,dan kelembaban tertentu), karakteristik selular ( bentuk dinding sel,komposisi dinding sel,pola pembelahan sel,karakteristik organel sel dan karakteristik sekuen asam amino dari protein dan sekuen nuleotida DNA. Organisme yang tergolong fungi adalah kapang, khamir, dan jamur (mushroom). Kapang merupakan golongan fungi yang multiseluler dan memilki filamen . kapang memliki beberapa pengelompokkan. Antara jenis kapang yang satu dengan yang lain tentunnya memiliki perbedaan ciri dan sifat .

2. RUMUSAN MASALAH
a. Apa?
b. Bagaimana?
c. Mengapa ?
d. Mikologi?
e. Fungi?
3. BATASAN
Yang menjadi batasan pada makalah ini adalah memabahas secaran umum tentang jamur

4. TUJUAN
a. Mengetahui Apa itu mikologi ?
b. Mengetahui Bagaimana perkrmbangan mikologi?
c. Mengapa kita perlu membahas mikologi?
d. Mengetahui apa ituFungi?
5. MANFAAT
Mahasiswa biologi yang mengikuti mata kuliah Mikologi diharapkan mempunyai pemahaman yang sepenuhnya tentang jenis-jenis kapang.



BAB II
PEMBAHASAN

1. APA ITU MIKOLOGI
Mikologi merupakan cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang jamur (fungi) - banyak orang juga menyebut cendawan.Kajian dalam mikologi antara lain meliputi taksonomi jamur, fisiologi jamur, bioteknologi jamur, budidaya jamur (mushroom culture).

2. BAGAIMANA MIKOLOGI
Mikologi (jamur) itu tidak mempunyai atau tidak memiliki klorofil, jamur itu hidup dari zat-zat yang sudah dibuat oleh organism lain, dan dari hal ini jamur itu bias kita sebut organism heterotrof.
Adapun sifat umum jamur/fungi yaitu:
a. Memiliki inti sel
b. Memproduksi spora
c. Tidak memiliki klorofil
d. Berkembang biak secara seksual maupun aseksual
e. Beberapa memiliki bagian-bagian tubuh berbentuk filament dengan dinding sel yang mengandung silolosa atau khitin, atau dari keduanya. Tubuh jamur berupa sel-sel yang lepas satu sama lain, dapat berupa beberapa sel yang bergandengan dan dapat juga berupa benang.

3. MENGAPA KITA PERLU BELAJAR MIKOLOGI
Untuk mengetahui bagaimana keidupan daripada jamur itu sendiri, bagaimana cara reproduksinya, bagaimana habitatnya, dan untuk mengetahui manfaatnya.

4. JAMUR
Jamur merupakan organisme uniseluler atau multiseluler, dengan dinding sel mengandung kitin, eukariotik, tidak berklorofil.Jamur multiseluler tersusun atas rangkaian sel-sel yang membentuk benang dengan atau tanpa sekat melintang, disebut hifa. Hifa dapat berfungsi sebagai : penyerap makanan yang dilakukan oleh miselium (Kumpulan Hifa ).Dengan alat reproduksi, misalnya sporangium dan konidium Reproduksi jamur uniseluler secara : aseksual membentuk tunas, atau membentuk spora. Sedangkan seksual dengan membentuk spora askus / askuspora. Reproduksi jamur multiseluler secara aseksual dengan cara fragmentasi menghasilkan spora aseksual. Sedangkan reproduksi seksual dengan peleburan inti jantan dan betina, akhirnya membentuk spora askus atau spora basidium.Beberapa jenis Jamur hidup secara heterotrof dengan jalan menguraikan sampah organic ( saprofit ), ada juga yang “mengambil” senyawa organic dari tubuh mahkluk hidup lainnya (parasit ), ataupun hidup bersama dengan organisme lain ( simbiosis ).
Dalam klasifikasi, kingdom Fungi dikelompokkan menjadi beberapa divisi yaitu : Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota dan Deuteromycota berdasarkan struktur tubuh dan cara reproduksinya.

Beberapa divisi dari kingdom Fungi dengan ciri khasnya


Divisi Ciri-ciri
Struktur tubuh
Jenis hifa Reproduksi
Seksual Reproduksi aseksual Contoh


Zygomycota
Multiseluler, dg hifa bercabang banyak, ada yg bersekat ada juga yang tidak bersekat
Konjugasi hifa + dengan hifa – membentuk zigospora
Spora Rhizopus sp/ jamur tempe;
Mucor sp ( pada kotoran ternak, roti, tanah, buah/sayuran yang membusuk );
Pilobus ( pd kotoran Hewan ) ;
Beauvera bassiana
( parasit pada insecta )



Ascomycota
Ada yang monoseluler, ada yang multiseluler dengan hifa bersekat bercabang-cabang
Peleburan inti anteridium dg inti askogonium membentuk askuspora
Tunas, pembentukan konidia, fragmentasi Saccharomyces sp(monosel,dikenal
dg nama khamir/ragi/yeast);
Neurospora sp ( jamur oncom );
Penicillium ( P.notatum, P.cysogenum : penghasil antibiotic ; P.camembert, P.requoforti : produksi keju ); Tricoderma
( penghasil enzim selulase )


Basidiomycota
Sebagian besar Multiseluler dg tubuh berukuran besar, hifa bersekat melintang, berinti satu ataupun dua,


Peleburan hifa + dg hifa – membentuk spora basidium
( basidiospora )

Spora vegetatif yg disebut konidia Volvariella volvacea ( jamur merang );
Auricularia polytricha ( jamur kuping );
Amanita muscaria ( pada kotoran ternak,beracun);
Pleurotes ( jamur tiram ); Ganoderma lucidum ( utk obat );
Lentinus edodes ( dpt di-makan dan sbg obat )
Ustillago ( jamur api ) dan Puccinia graminis (jamurkarat)
=parasit pada tanaman
Deuteromycota
/ jamur tidak sempurna/ fungi imperfecti Multiseluler mikroskopis dg hifa bersekat Tidak / belum diketahui dengan jelas Blastopora
( berbentuk tunas ), arthrospora
(pembentukan spora dg hifa),
Konidia
Aspergillus oryzae (produksi alcohol dan asam sitrat );
Aspergillus wentii ( produksi kecap, karena memecah protein dan amilum serta selulosa )
Aspergillus niger (enzim pektinase, glukosaoksidase )
Aspergillus flavus (menghasilkan racun aflatoksin );
Aspergillus fumigatus ( penyakit paru pd unggas );
Epidermophyton floocosum ( penya
kit kaki atlit )
Ciri – Ciri Umum Jamur
Fungi atau jamur termasuk organisme eukariotik yang tidak berkhlorofil, bersifat heterotrofik . Berdasarkan sumber makanannya Fungi ada yang bersifat parasitik dan ada yang bersifat saprofitik. Fungi yang hidup parasitik mendapat makanannya dari bahan organik yang masih menjadi bagian dari inang yang hidup. Beberapa Fungi ini menyebabkan penyakit pada tanaman, hewan dan manusia. Fungi yang bersifat saprofitik mendapatkan makanannya dari bahan organik yang sudah mati . Sebagai organisme saprofitik jamur dapat menghancurkan (menguraikan) sampah , kotoran hewan, bangkai hewan dan bahan organik lain. Atas perannya tersebut maka jamur tergolong pengurai.
Beberapa fungi mampu bersimbiosis mutualisma dengan organisme lain yaitu hidup bersama dengan organisme lain agar saling mendapatkan keuntungan, misalnya akar dari kebanyakan tanaman mengembangkan hubungan yang saling menguntungkan untuk membentuk mikoriza. Mikoriza mampu meningkatkan kapasitas penyerapan nutrient dari akar tanaman.
STRUKTUR FUNGI
Walaupun terdapat fungi yang uniselluler seperti contohnya Ragi (khamir) , kebanyakan jamur bersifat multiselluler yaitu tersusun dari banyak sel yang dikenal dengan miselium . Miselium terdiri dari jalinan benang-benang yang bercabang ke berbagai arah . Tiap filamen dari miselium disebut sebagai hifa. Kebanyakan hifa disusun dari sel – sel yang memanjang dan dindingnya pada umumnya diperkuat dengan kitin. Hifa ada yang bersekat , tiap sekat merupakan satu sel dengan satu atau beberapa inti sel. Adapula hifa yang tidak bersekat , yang mengandung banyak inti dan disebut senositik.
REPRODUKSI JAMUR
Cara reproduksi jamur sangat bervariasi. Meskipun demikian reproduksi pada jamur umumnya terjadi dalam dua cara , yaitu secara seksual (generatif) dan aseksual (vegetatif). Pada pembiakan seksual terjadi persatuan dua buah hifa (suatu proses yang disebut plasmogami) ,kemudian nukleus berpasangan tetapi tidak segera bersatu dan berkembanglah miselium dikariotik(2 inti sel). Akhirnya nukleus bersatu menghasilkan tahapan diploid (2n) , penyatuan inti ini disebut karyogami. Sel-sel diploid kemudian mengalami meiosis menghasilkan spora-spora haploid (n) yang disebut juga spora seksual.
Pembiakan aseksual yaitu dengan cara :
1. Pembentukan spora aseksual ( spora yang dihasilkan dari pembelahan secara mitosis yang terjadi di dalam sporangium, askus atau basidium). Spora tumbuh membentuk hifa.
2. Pembelahan tubuh atau bertunas Yaitu terbentuknya semacam sel berukuran kecil yang kemudian tumbuh dalam ukuran sempurna . Cara reproduksi tersebut biasa terjadi pada jamur uniselluler misalnya ragi.




BAB III
PENUTUP

1. KESIMPULAN
Mikologi merupakan cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang jamur (fungi) - banyak orang juga menyebut cendawan.Kajian dalam mikologi antara lain meliputi taksonomi jamur, fisiologi jamur, bioteknologi jamur, budidaya jamur (mushroom culture).
Mikologi (jamur) itu tidak mempunyai atau tidak memiliki klorofil, jamur itu hidup dari zat-zat yang sudah dibuat oleh organism lain, dan dari hal ini jamur itu bias kita sebut organism heterotrof.
Adapun sifat umum jamur/fungi yaitu: Memiliki inti sel, Memproduksi spora’ Tidak memiliki klorofil, Berkembang biak secara seksual maupun aseksual, dan Beberapa memiliki bagian-bagian tubuh berbentuk filament dengan dinding sel yang mengandung silolosa atau khitin, atau dari keduanya.
Tujuan mempelajari mikologi yaitu: Untuk mengetahui bagaimana keidupan daripada jamur itu sendiri, bagaimana cara reproduksinya, bagaimana habitatnya, dan ubtuk mengetahui manfaatnya.

2. SARAN
Moga makala ini bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya, kritik dan saran sangat kami butukan untuk perbaikan makalah berikutnya.












DAFTAR PUSTAKA


Cvm. Tamu. Edu/fungi. (Diakses, 10 Oktober 2011, 09.00 WITA)

Gandjar, indrawati. 2006. Mikologi Dasar dan Terapan . Bogor :Yayasan Obeor Indonesia

(http://id.wikipedia.org/wiki Mikologi).

http://www.ubb.ac.id/menulengkap.php?judul=Sejarah%20Perkembangan%20Mikrobiologi&&nomorurut_artikel=216 (Diakses, 10 Oktober 2011, 09.00 WITA)
Continue Reading

Organisasi_Ku

Tuesday, December 20, 2011 | 0 comments

http://ikahimbi.org/
Continue Reading

Kumpulan/Daftar lengkap nama latin Tumbuhan

| 0 comments

Kumpulan/Daftar lengkap nama latin Tumbuhan/Botani/Flora khas Indonesia

A re’ = Vigna dalzelliana
Acerola = Malpighia glabra
Adas anis = Clausena anisum-olens merr
Adas = Foeniculum vulgare mill
Adem ati = Hitsea chinensis lamk
Adzuki bean = Vigna angularis
Air mancur = Jacobinia carnea (lind) nicholas
Akalita = Acalypha wilkesiana muell. Arc
Akasia = Acacia siaberiana dc
Alamanda = Alamanda cathartica L
Alang-alang = Imperata cylindrica beauv
Alfalfa, lucerne = Medicago sativa
Ambre = Geranium radula cavan
Amis-amisan = Houttuynia cordata thunb
Andong = Cordyline fruticosa (i.) A. Chev
Anggrek bongko = Pholidota chinensis lindl
Anggrek kupu = Arundina chinensis bl
Anggrek tanah = Spathoglottis policata bl
Anggrek tanah = Phaius tankerviluae (ait .bl)
Anggrung = Trema orientalis bl
Anggur = Vitis vinifera L
Anggur laut = Coccoloba uvifera L
Angsana = Pterocarpus indica willd
Anuma = Artemisia annua L
Anyang-anyang = Flaeocarpus grandiflora j.e. smith
Anvelir = Dianthus superbus L
Apa-apa = Flemingia macrophylla
Apel = Malus domeatica
Apel ijo = Chrysophyllum cainito L
Apel jepang = Pyrus pyripolia
Apel = Pyrus malus L
Apokad = Persea americana
Apokad = Persea gratissima gaertn
Arbei = Fragaria vesca L
Arben hutan = Rubus reflexsus ker
Arben = Fragaria x ananassa
Arbenan = Duchesnea indica (andr. focke)
Aren, enau = Arenga pinnata (wurmb. merr)
Asalea = Rhododendron simsii planch
Asam gelugur, mundu, asam kandis = Garcinia
Asam jawa = Tamarindus indica L
Asam kranji = Dialum indum L
Asam- Asaman = Desmanthus virgatus
Asem landa = Pithecollobium dulce (roxb. benth)
Aseman = Polygonum chinense L
Asparagus = Asparagus cochinchinensis (lour .merr)
Asparagus = Asparagus officinalis L
Awar awar = Ficus septica burm.f
Axillaris = Macrotyloma axillare
Babandotan = Ageratum conyzoides L
Bacang, asem paying = Mangifera foetida, M. pajang
Bakung = Crinum asiaticum L
Bakungan = Ilymenocallis litthoralis (jacq. salisb)
Baligo = Benincasa hispida cogn
Bam ban = Donax cannaeformis (g. forst. K schum)
Bambu apus = Gigantolochloa apus kurz
Bambu kuning = Bambusa vulgaris schrad
Bangkuwang = Pachirrhizus erosus urb
Banyonan tembaga = Microstegium ciliatum
Baret = Mimosa invisa mar
Bariuan = Grewia asiatica
Baru cina = Artemisia vulgaris L
Bawang daun = Allium fistulosum L
Bawang merah = Allium cepa L
Bawang prey = Allium porrum bl
Bawang putih = Allium sativum L
Bawang sabrang = Zephyranthes candida herb
Bayam dempo = Althernanthera philoxeroides
Bayam lemah = Amaranthus blitum miq
Bayam merah = Althernanthera amoena voss
Bayam ungu = Althernanthera strigosa hask
Bayem belanda = Phvtolacca acinosa roxb
Bayem = Amaranthus caudatus rumph
Begonia = Begonia fimbristipulata hance
Begonia = Begonia glabra kuiz. Ex pav
Begonia = Begonia laciniata roxb
Beluntas = Pluchea indica less
Benalu = Henslowia frutescens champ
Benda = Artocarpus elastica reinw
Bengle = Zingiber purpureum roxb
Bereng = Musa brachycarfa backer
Berenuk = Crescentia cujete L
Beringin = Ficus benjamina L
Bidara = Ziziphus mauritania
Biduri = Calotropts gigantea .gbr
Binjei, kemang = Mangifera caesia, M. Kemanga
Bintaro = Carbera manghas L
Bisbul = Diospyros blancoi
Black gram = Vigna mungo
Blimbing manis = Averrhoa carambola L
Blimbing wuluh = Averrhoa bilimbi L
Blustru = Luffa cylindrica roem
Brambangan = Aneilema malabaricum (L. merr)
Bratawali, brotowali = Tinospora tuberculata beumee
Bribil = Galinsoga parviflora cav
Brobos = Alysicarpus vaginalis
Brodjo lego = Mikania cordate
Brodjo lintang = Belamcanda chinensis (L. dc)
Buah negeri = Passiflora edulis sims
Buah peach, persik = Prunus persica (L.batsch)
Buah samarinda = Carissa carandas L
Buffelgrass = Cenchrus ciliaris
Bugenvil = Bougainvillea glabra chois
Bulu = Ficus annulata bl
Buncis = Phaseolus vulgaris L
Bunga altea = Althea rosea (L.cav)
Bunga desember = Haemanthus multiflorus (tratt.martyn)
Bunga kancing = Gomphrena globosa L
Bunga karang = Hedvotis uncinella hook.et arn
Bunga lilin = Pachvstachys lutea L
Bunga lilj = Ulium brownii f.e.brown
Bunga madia = Thunbergia grandiflora roxb
Bunga pagoda = Clerodendron squamatum vahl
Bunga pukul delapan = Turnera subulata j.e.smith
Bunga sepatu mawar = Hibiscus syriacus
Bungur = Lagerstroemia loudonii t.& amp; b
Bungur = Lagerstroemia speciosa pers
Buni = Antidesma bunius
Buni = Antidesma bunius (L. spreng)
Burang = Trevesia sundaica miq
Cabe jawa = Piper retrofractum vahl
Cabe merah = Capsicum annum L
Cabe rawit = Capsicum frutescens L
Cabean = Piper sarmentosum roxb. Ex hunter
Cakar ayam = Hemerocallis fulva L
Calincing = Oxalis barrelieri L
Camcao = Cylea barbata miers
Campaka = Michelia champaka L
Cangkring = Erythrina fusca lour
Canistel = Pouteria campechiana
Cantik manis = Portulacca grandiflora hook
Caribbean stylo = Stylosanthes hamata
Ceguk = Quisqualis indica L
Cemara kipas = Thuja orientalis L
Cemara = Casuarina equisetifolia L
Cempaka mulya = Michelia figo (lour. spreng)
Cempedak = Artocarpus integer
Cempoko gondok = Talauma candollii bl
Cendana = Santalum album L
Cengkeh = Eugenia aromatica o. k
Centurion = Cantrosema pascuorum
Ceplikan = Ruellia tuberosa L
Ceplukan blungsun = Passiflora foetida L
Ceplukan = Physalis peruviana L
Cerakin = Croton tiglium L
Ceremai belanda = Eugenia uniflora
Ceremai = Phyllanthus acidus (L) skeells
Ceri brazil = Eugenia dombeyi
Ciko mama = Pouteria sapota
Ciplukan blungsu = Passiflora foetida L
Ciplukan = Physalis angulata L
Codo = Elaeagnus loureirii champ
Coklat = Theobroma cacao L
Cola = Cola nitida a.chev
Congcong belut = Bridelia ovata decne
Cupa, rambai, menteng, mafai setambun = Baccaurea
Dadap ayam = Erythrina variegata L
Dadap bong = Erythrina microcarpa k. & amp; v
Dadap serep = Erythrina lithosperma miq
Damar kaca = Shorea javanica koord. & amp; valeton
Damar = Agathis dammara (lambertrich)
Daun bludu = Hedyotis capitellata wall. Ex.g.don
Daun dewa = Gynura procumbens back
Daun dolar = Ficus pumila L
Daun duduk = Desmodium triquetrum
Daun encok = Plumbago zeylanica L
Daun ivi = Hedera helix L
Daun jinten = Coleus amboinicus lour
Daun kupu-kupu = Bauhinia tomentosa L
Daun lebar = Chamaecrista rotundifalia
Daun lumut = Marantha leuconeura L
Daun mules = Desmodium triflorum
Daun perak = Episcia reptans mart
Daun persik = Daedalacanthus roseus t.anders
Daun putri = Mussaenda pubescens ait.f
Daun ungu = Graptophyllum pictum griff
Daun urat = Plantago major L
Daun seribu = Achillea millefolium L
Daun seribu = Achillea millefolium L
Delima = Punica granatum L
Dempul lelet = Glochidion rubrum bl
Desmodium daun hijau = Desmodium intortum
Desmodium = Desmodium heterocarpon ssp ovalifolium
Dewandaru = Eugenia uniflora L
Digitalis = Digitalis purpurea L
Dillenia = Dillenia phillippinensis rolfe
Dlingo = Acorus calamus L
Drakana = Dracaena sanderiana vand.ex L
Druju = Argemone mexicana L
Dubois = Duboisia leichardtii f.moeller
Duku = Lansium domesticum
Duri tentong = Opuntia elatior mill
Durian = Durio zibethinus murr
Duwet = Syzygium cumini
Eceng gondok = Eichhornia crassipes solms
Ekaliptus = Eucalyptusalba reinw. Ex blume
Ekor anjing = Heliotropium indicum L
Ekor kucing = Achalypa hispida burm. F
Elo = Ficus glomerata roxb
Embacang = Mangifera altissima
Enceng-enceng = Gyandropsis ginandra (L.brio)
Enceng-enceng = Cassia sophera L
Gadung cina = Smilax zeynalica L
Gadung = Dioscorea hispida dennst
Gamal = Gliricidia sepium
Gambet = Polygonum multiflorum thunb
Gambir laut = Clerodendron inerne (L.gaertn)
Gambir = Uncaria gambir (hunter roxb)
Gandapura = Gaultheria fragrantissima auct. Non wal
Gandaria = Bouea magrophylla
Gandarusa = Justicia gendarussa burm.f
Gandasulia = Hedychium coronarium koen
Gandasuli merah = Hedychium angustifolium roxb
Ganyong = Canna edulis ker.
Gardenia = Gardenia mutabilis ceinw
Garut = Maranta arundinacea L
Gayam = Inocarpus edulis forst
Gedang memedi = Carica pubescens
Gembolo = Dioscorea bulbifera L
Gempur batu = Ruellia napifera zoll
Gendis = Clinacanthus nutans lindau
Gendola = Basella rubra L
Genjer = Umnocharis flava (L.buch)
Genteng peujet = Quassia amara L
Gewor = Commelina benghalensis L
Gigil = Oichroa febrifuga lour
Ginje = Clerodenderon indicum (L.o.k)
Ginjean = Leonurus sibiricus L
Girang merah = Leea rubra bl
Girang = Leea aequata L
Girang = Leea indica (burm.f.merr)
Glagah = Saccharum spontaneum
Glirisidia = Glyricidia sepium (jacq.kunth ex walp)
Glycine = Neonotonia wightii
Gobo = Arctium lappa L
Gondang = Ficus variegata bl
Gowok = Eugenia polycephala miq
Grandiflorum = Solanum grandiflorum auct
Grass pea = Lathyrus sativus
Grindelia = Grindelia robusta nutt
Gringsingan = Hyptis suaveolens (L.poir)
Gucen = Rubus rosaefolius smith
gude = Cajanus cajan millspaugh
Hangkang = Palaquium leiocarpum boerl
Her = Coleus atropurpureus benth
Hiosiami = Hyoscyamus albus L
Ilalang = Imperata cylindrical
Ilanos makro = Macroptilium longepeduculatum
Inggu = Ruta angustifolia (L.pers)
Iprih = Ficus glabella bl
Irah-irahan = Cissus discolor bl
Iris = Iris pallida lamk
Jabung = Erigeron sumatrensis retz
Jagung jali = Coix lacryma¬-jobi L
Jagung = Zea mays L
Jahe = Zingiber officinale rocs
Jaka tuwa = Scoparia dulcis
Jalu mampang = Monstera partusa auct
Jambe rende = Areca pumila bl
Jamblang = Eugenia cumini merr
Jambu air = Eugenia aquae burm.f
Jambu air = Syzygium aqueum
Jambu biji = Psidium guajava
Jambu bol = Syzygium malaccense
Jambu mawar = Eugenia jambos L
Jambu mawar = Syzygium jambos
Jambu mete = Anacardium occidentale L
Jambu semarang = Syzygium samarangense
Janggelan = Mesona palustris bl
Jangkang = Homalocladium platycladum (f.muellbailey)
Janti, jayanti = Sesbania sesban (L.merr)
Jarak cina = Jatropha gossypifolia L
Jarak kosta = Jatropha curcas L
Jarak tintir = Jatropha multifida L
Jarak = Jatropha podacrica hook
Jarak = Ricinus communis L
Jarong lelaki = Stachytarpheta mutabilis vahl
Jati belanda = Guazuma ulmifolia lamk
Jati = Tectona grandis L
Jawer kotok = Coleus blumei benth
Jelutung = Dyera costulata (miq. Hook f)
Jembirit = Tabernaemontana sphaerocarpa bl
Jenetri = Elaeocarpus ganitrus roxb
Jengger ayam = Celosia cristata L
Jengkol = Pithecollobium jiringa prain
Jengkol = Pithecollobium lobatum benth
Jenu = Derris elliptica (roxb.) benth
Jeruju = Acanthus ilicifolius L
Jeruk bali = Citrus maxima
Jeruk bali = Citrus maxima merr
Jeruk kasturi = Citrofortunella microcarpa
Jeruk kates = Atalantia missionis oliv
Jeruk keprok = Citrus nobilis lour
Jeruk keprok = Citrus reticulata
Jeruk kingkit = Triphasia trifoliata dc
Jeruk manis = Citrus sinensis
Jeruk nipis = Citrus aurantifolia
Jeruk nipis = Citrus aurantim (aurantifolia)
Jeruk purut = Citrus hystrix dc
Jeruk sitrun = Citrus medica L
Jinten hitam = Nigella sativa L
Johar = Cassia siamea lamk
Joho = Terminalia bellirica (gaertn) roxb
Jombang = Sonchus asper vill
Jombloh = Gynura crepidioides benth
Jrembak-jrembakan = Cardamine flexuosa with
Jukut ibun = Drymaria hirsuta bartl
Jukut kidang = Centotheca latifolia
Kaca piring = Gardenia augusta merr
Kacang arab = Cicer arietinum
Kacang babi = Vicia faba
Kacang batang = Macroptilium lathyroides
Kacang bogor = Vigna subterrania
Kacang emas = Phaseolus lunatus L
Kacang gude = Cajanas cajan
Kacang hijau = Phaseolus radiatus L
Kacang hijau = Vigna radiata
Kacang kapri = Pisum sativum L
Kacang meongan = Aeschynomene americana
Kacang merah/kacang panjang/kacang tunggak = Vigna unguiculata
Kacang panjang = Vigna sinensis (l. Savi ex. hassak)
Kacang parang = Canavalia ensiformis
Kacang pinto = Arachis pintoi
Kacang rimpang = Arachis glabrata
Kacang ruji = Phaseolus calcarotus roxb
Kacang tanah = Arachis hypogaea
Kacang tanah = Arachis hypogaea L
Kacang uci = Vigna umbellata
Kaimi = Desmodium incanum
Kaki kuda = Centella asiatica urb
Kalatea batik = Calatea lietzei e. morren
Kaliandra = Caliandra haematocephala hassk
Kalopo = Calopogonium caeruleum
Kalopo = Calopogonium mucunoides
Kamboja merah = Plumeria rubra L
Kangkung hutan = Ipomoea fistulosa mart.ex. cholsy
Kangkung = Ipomoea aquatica forsk
Kapai besar = Lygodium japonicum (thunb. sw)
Kapas cinde = Asclepias curassavica L
Kapas = Gossypium arboreum L
Kapitatum = Clerodendron capitatum schum. & amp; thou
Kapri = Pisum sativum
Kapuk = Ceiba pentandra gaertn
Kapulaga sabrang = Elettaria cardamomum willd
Kapurbarus = Dryobalanopssumatrensis (J.F. gmelinkosterm)
Kara bendo = Canavalia ensifomis (l.dc)
kara benguk = Mucuna pruriens dc
Kara = Dolichos jablab l.b
Karet = Ficus elastica nois. Ex bl
Katak dewol = Dioscorea pentaphylla L
Kate Mas = Euphorbia heterophylla L
Katuk = Sauropus androgynus merr
Kawista = Limonia acidissima
Kayu angin = Usnea misaminensis (vain. not)
Kayu apu = Pistia stratiotes L
Kayu itam = Guatteria rumphii bl
Kayu kuning = Arcangelisia flava merr
Kayu lanang = Khaya sinegalensis L
Kayu lanang = Oroxylum indicum (L. vent)
Kayu nasi = Maesa perlarius (leur merr)
Kayu ni = berberis fortunellindl
Kayu putih = Eucalyptus alba reinw
Kayu putih = Eucalyptus umbellata dum. Cours
Kayu putih = Melaleuca leucadendra L
Kayu rapet = Parameria laevigata (juss. moldenke)
Kayu sapi = Pometia pinnata j.r.& amp; g. Forst
Kayu secang = Caesalpinia sappan L
Kayu urip = Euphorbia tirucali L
Continue Reading

Daftar lengkap nama latin Tumbuhan

| 1comments

Kumpulan/Daftar lengkap nama latin Tumbuhan/Botani/Flora khas Indonesia

A re’ = Vigna dalzelliana
Acerola = Malpighia glabra
Adas anis = Clausena anisum-olens merr
Adas = Foeniculum vulgare mill
Adem ati = Hitsea chinensis lamk
Adzuki bean = Vigna angularis
Air mancur = Jacobinia carnea (lind) nicholas
Akalita = Acalypha wilkesiana muell. Arc
Akasia = Acacia siaberiana dc
Alamanda = Alamanda cathartica L
Alang-alang = Imperata cylindrica beauv
Alfalfa, lucerne = Medicago sativa
Ambre = Geranium radula cavan
Amis-amisan = Houttuynia cordata thunb
Andong = Cordyline fruticosa (i.) A. Chev
Anggrek bongko = Pholidota chinensis lindl
Anggrek kupu = Arundina chinensis bl
Anggrek tanah = Spathoglottis policata bl
Anggrek tanah = Phaius tankerviluae (ait .bl)
Anggrung = Trema orientalis bl
Anggur = Vitis vinifera L
Anggur laut = Coccoloba uvifera L
Angsana = Pterocarpus indica willd
Anuma = Artemisia annua L
Anyang-anyang = Flaeocarpus grandiflora j.e. smith
Anvelir = Dianthus superbus L
Apa-apa = Flemingia macrophylla
Apel = Malus domeatica
Apel ijo = Chrysophyllum cainito L
Apel jepang = Pyrus pyripolia
Apel = Pyrus malus L
Apokad = Persea americana
Apokad = Persea gratissima gaertn
Arbei = Fragaria vesca L
Arben hutan = Rubus reflexsus ker
Arben = Fragaria x ananassa
Arbenan = Duchesnea indica (andr. focke)
Aren, enau = Arenga pinnata (wurmb. merr)
Asalea = Rhododendron simsii planch
Asam gelugur, mundu, asam kandis = Garcinia
Asam jawa = Tamarindus indica L
Asam kranji = Dialum indum L
Asam- Asaman = Desmanthus virgatus
Asem landa = Pithecollobium dulce (roxb. benth)
Aseman = Polygonum chinense L
Asparagus = Asparagus cochinchinensis (lour .merr)
Asparagus = Asparagus officinalis L
Awar awar = Ficus septica burm.f
Axillaris = Macrotyloma axillare
Babandotan = Ageratum conyzoides L
Bacang, asem paying = Mangifera foetida, M. pajang
Bakung = Crinum asiaticum L
Bakungan = Ilymenocallis litthoralis (jacq. salisb)
Baligo = Benincasa hispida cogn
Bam ban = Donax cannaeformis (g. forst. K schum)
Bambu apus = Gigantolochloa apus kurz
Bambu kuning = Bambusa vulgaris schrad
Bangkuwang = Pachirrhizus erosus urb
Banyonan tembaga = Microstegium ciliatum
Baret = Mimosa invisa mar
Bariuan = Grewia asiatica
Baru cina = Artemisia vulgaris L
Bawang daun = Allium fistulosum L
Bawang merah = Allium cepa L
Bawang prey = Allium porrum bl
Bawang putih = Allium sativum L
Bawang sabrang = Zephyranthes candida herb
Bayam dempo = Althernanthera philoxeroides
Bayam lemah = Amaranthus blitum miq
Bayam merah = Althernanthera amoena voss
Bayam ungu = Althernanthera strigosa hask
Bayem belanda = Phvtolacca acinosa roxb
Bayem = Amaranthus caudatus rumph
Begonia = Begonia fimbristipulata hance
Begonia = Begonia glabra kuiz. Ex pav
Begonia = Begonia laciniata roxb
Beluntas = Pluchea indica less
Benalu = Henslowia frutescens champ
Benda = Artocarpus elastica reinw
Bengle = Zingiber purpureum roxb
Bereng = Musa brachycarfa backer
Berenuk = Crescentia cujete L
Beringin = Ficus benjamina L
Bidara = Ziziphus mauritania
Biduri = Calotropts gigantea .gbr
Binjei, kemang = Mangifera caesia, M. Kemanga
Bintaro = Carbera manghas L
Bisbul = Diospyros blancoi
Black gram = Vigna mungo
Blimbing manis = Averrhoa carambola L
Blimbing wuluh = Averrhoa bilimbi L
Blustru = Luffa cylindrica roem
Brambangan = Aneilema malabaricum (L. merr)
Bratawali, brotowali = Tinospora tuberculata beumee
Bribil = Galinsoga parviflora cav
Brobos = Alysicarpus vaginalis
Brodjo lego = Mikania cordate
Brodjo lintang = Belamcanda chinensis (L. dc)
Buah negeri = Passiflora edulis sims
Buah peach, persik = Prunus persica (L.batsch)
Buah samarinda = Carissa carandas L
Buffelgrass = Cenchrus ciliaris
Bugenvil = Bougainvillea glabra chois
Bulu = Ficus annulata bl
Buncis = Phaseolus vulgaris L
Bunga altea = Althea rosea (L.cav)
Bunga desember = Haemanthus multiflorus (tratt.martyn)
Bunga kancing = Gomphrena globosa L
Bunga karang = Hedvotis uncinella hook.et arn
Bunga lilin = Pachvstachys lutea L
Bunga lilj = Ulium brownii f.e.brown
Bunga madia = Thunbergia grandiflora roxb
Bunga pagoda = Clerodendron squamatum vahl
Bunga pukul delapan = Turnera subulata j.e.smith
Bunga sepatu mawar = Hibiscus syriacus
Bungur = Lagerstroemia loudonii t.& amp; b
Bungur = Lagerstroemia speciosa pers
Buni = Antidesma bunius
Buni = Antidesma bunius (L. spreng)
Burang = Trevesia sundaica miq
Cabe jawa = Piper retrofractum vahl
Cabe merah = Capsicum annum L
Cabe rawit = Capsicum frutescens L
Cabean = Piper sarmentosum roxb. Ex hunter
Cakar ayam = Hemerocallis fulva L
Calincing = Oxalis barrelieri L
Camcao = Cylea barbata miers
Campaka = Michelia champaka L
Cangkring = Erythrina fusca lour
Canistel = Pouteria campechiana
Cantik manis = Portulacca grandiflora hook
Caribbean stylo = Stylosanthes hamata
Ceguk = Quisqualis indica L
Cemara kipas = Thuja orientalis L
Cemara = Casuarina equisetifolia L
Cempaka mulya = Michelia figo (lour. spreng)
Cempedak = Artocarpus integer
Cempoko gondok = Talauma candollii bl
Cendana = Santalum album L
Cengkeh = Eugenia aromatica o. k
Centurion = Cantrosema pascuorum
Ceplikan = Ruellia tuberosa L
Ceplukan blungsun = Passiflora foetida L
Ceplukan = Physalis peruviana L
Cerakin = Croton tiglium L
Ceremai belanda = Eugenia uniflora
Ceremai = Phyllanthus acidus (L) skeells
Ceri brazil = Eugenia dombeyi
Ciko mama = Pouteria sapota
Ciplukan blungsu = Passiflora foetida L
Ciplukan = Physalis angulata L
Codo = Elaeagnus loureirii champ
Coklat = Theobroma cacao L
Cola = Cola nitida a.chev
Congcong belut = Bridelia ovata decne
Cupa, rambai, menteng, mafai setambun = Baccaurea
Dadap ayam = Erythrina variegata L
Dadap bong = Erythrina microcarpa k. & amp; v
Dadap serep = Erythrina lithosperma miq
Damar kaca = Shorea javanica koord. & amp; valeton
Damar = Agathis dammara (lambertrich)
Daun bludu = Hedyotis capitellata wall. Ex.g.don
Daun dewa = Gynura procumbens back
Daun dolar = Ficus pumila L
Daun duduk = Desmodium triquetrum
Daun encok = Plumbago zeylanica L
Daun ivi = Hedera helix L
Daun jinten = Coleus amboinicus lour
Daun kupu-kupu = Bauhinia tomentosa L
Daun lebar = Chamaecrista rotundifalia
Daun lumut = Marantha leuconeura L
Daun mules = Desmodium triflorum
Daun perak = Episcia reptans mart
Daun persik = Daedalacanthus roseus t.anders
Daun putri = Mussaenda pubescens ait.f
Daun ungu = Graptophyllum pictum griff
Daun urat = Plantago major L
Daun seribu = Achillea millefolium L
Daun seribu = Achillea millefolium L
Delima = Punica granatum L
Dempul lelet = Glochidion rubrum bl
Desmodium daun hijau = Desmodium intortum
Desmodium = Desmodium heterocarpon ssp ovalifolium
Dewandaru = Eugenia uniflora L
Digitalis = Digitalis purpurea L
Dillenia = Dillenia phillippinensis rolfe
Dlingo = Acorus calamus L
Drakana = Dracaena sanderiana vand.ex L
Druju = Argemone mexicana L
Dubois = Duboisia leichardtii f.moeller
Duku = Lansium domesticum
Duri tentong = Opuntia elatior mill
Durian = Durio zibethinus murr
Duwet = Syzygium cumini
Eceng gondok = Eichhornia crassipes solms
Ekaliptus = Eucalyptusalba reinw. Ex blume
Ekor anjing = Heliotropium indicum L
Ekor kucing = Achalypa hispida burm. F
Elo = Ficus glomerata roxb
Embacang = Mangifera altissima
Enceng-enceng = Gyandropsis ginandra (L.brio)
Enceng-enceng = Cassia sophera L
Gadung cina = Smilax zeynalica L
Gadung = Dioscorea hispida dennst
Gamal = Gliricidia sepium
Gambet = Polygonum multiflorum thunb
Gambir laut = Clerodendron inerne (L.gaertn)
Gambir = Uncaria gambir (hunter roxb)
Gandapura = Gaultheria fragrantissima auct. Non wal
Gandaria = Bouea magrophylla
Gandarusa = Justicia gendarussa burm.f
Gandasulia = Hedychium coronarium koen
Gandasuli merah = Hedychium angustifolium roxb
Ganyong = Canna edulis ker.
Gardenia = Gardenia mutabilis ceinw
Garut = Maranta arundinacea L
Gayam = Inocarpus edulis forst
Gedang memedi = Carica pubescens
Gembolo = Dioscorea bulbifera L
Gempur batu = Ruellia napifera zoll
Gendis = Clinacanthus nutans lindau
Gendola = Basella rubra L
Genjer = Umnocharis flava (L.buch)
Genteng peujet = Quassia amara L
Gewor = Commelina benghalensis L
Gigil = Oichroa febrifuga lour
Ginje = Clerodenderon indicum (L.o.k)
Ginjean = Leonurus sibiricus L
Girang merah = Leea rubra bl
Girang = Leea aequata L
Girang = Leea indica (burm.f.merr)
Glagah = Saccharum spontaneum
Glirisidia = Glyricidia sepium (jacq.kunth ex walp)
Glycine = Neonotonia wightii
Gobo = Arctium lappa L
Gondang = Ficus variegata bl
Gowok = Eugenia polycephala miq
Grandiflorum = Solanum grandiflorum auct
Grass pea = Lathyrus sativus
Grindelia = Grindelia robusta nutt
Gringsingan = Hyptis suaveolens (L.poir)
Gucen = Rubus rosaefolius smith
gude = Cajanus cajan millspaugh
Hangkang = Palaquium leiocarpum boerl
Her = Coleus atropurpureus benth
Hiosiami = Hyoscyamus albus L
Ilalang = Imperata cylindrical
Ilanos makro = Macroptilium longepeduculatum
Inggu = Ruta angustifolia (L.pers)
Iprih = Ficus glabella bl
Irah-irahan = Cissus discolor bl
Iris = Iris pallida lamk
Jabung = Erigeron sumatrensis retz
Jagung jali = Coix lacryma¬-jobi L
Jagung = Zea mays L
Jahe = Zingiber officinale rocs
Jaka tuwa = Scoparia dulcis
Jalu mampang = Monstera partusa auct
Jambe rende = Areca pumila bl
Jamblang = Eugenia cumini merr
Jambu air = Eugenia aquae burm.f
Jambu air = Syzygium aqueum
Jambu biji = Psidium guajava
Jambu bol = Syzygium malaccense
Jambu mawar = Eugenia jambos L
Jambu mawar = Syzygium jambos
Jambu mete = Anacardium occidentale L
Jambu semarang = Syzygium samarangense
Janggelan = Mesona palustris bl
Jangkang = Homalocladium platycladum (f.muellbailey)
Janti, jayanti = Sesbania sesban (L.merr)
Jarak cina = Jatropha gossypifolia L
Jarak kosta = Jatropha curcas L
Jarak tintir = Jatropha multifida L
Jarak = Jatropha podacrica hook
Jarak = Ricinus communis L
Jarong lelaki = Stachytarpheta mutabilis vahl
Jati belanda = Guazuma ulmifolia lamk
Jati = Tectona grandis L
Jawer kotok = Coleus blumei benth
Jelutung = Dyera costulata (miq. Hook f)
Jembirit = Tabernaemontana sphaerocarpa bl
Jenetri = Elaeocarpus ganitrus roxb
Jengger ayam = Celosia cristata L
Jengkol = Pithecollobium jiringa prain
Jengkol = Pithecollobium lobatum benth
Jenu = Derris elliptica (roxb.) benth
Jeruju = Acanthus ilicifolius L
Jeruk bali = Citrus maxima
Jeruk bali = Citrus maxima merr
Jeruk kasturi = Citrofortunella microcarpa
Jeruk kates = Atalantia missionis oliv
Jeruk keprok = Citrus nobilis lour
Jeruk keprok = Citrus reticulata
Jeruk kingkit = Triphasia trifoliata dc
Jeruk manis = Citrus sinensis
Jeruk nipis = Citrus aurantifolia
Jeruk nipis = Citrus aurantim (aurantifolia)
Jeruk purut = Citrus hystrix dc
Jeruk sitrun = Citrus medica L
Jinten hitam = Nigella sativa L
Johar = Cassia siamea lamk
Joho = Terminalia bellirica (gaertn) roxb
Jombang = Sonchus asper vill
Jombloh = Gynura crepidioides benth
Jrembak-jrembakan = Cardamine flexuosa with
Jukut ibun = Drymaria hirsuta bartl
Jukut kidang = Centotheca latifolia
Kaca piring = Gardenia augusta merr
Kacang arab = Cicer arietinum
Kacang babi = Vicia faba
Kacang batang = Macroptilium lathyroides
Kacang bogor = Vigna subterrania
Kacang emas = Phaseolus lunatus L
Kacang gude = Cajanas cajan
Kacang hijau = Phaseolus radiatus L
Kacang hijau = Vigna radiata
Kacang kapri = Pisum sativum L
Kacang meongan = Aeschynomene americana
Kacang merah/kacang panjang/kacang tunggak = Vigna unguiculata
Kacang panjang = Vigna sinensis (l. Savi ex. hassak)
Kacang parang = Canavalia ensiformis
Kacang pinto = Arachis pintoi
Kacang rimpang = Arachis glabrata
Kacang ruji = Phaseolus calcarotus roxb
Kacang tanah = Arachis hypogaea
Kacang tanah = Arachis hypogaea L
Kacang uci = Vigna umbellata
Kaimi = Desmodium incanum
Kaki kuda = Centella asiatica urb
Kalatea batik = Calatea lietzei e. morren
Kaliandra = Caliandra haematocephala hassk
Kalopo = Calopogonium caeruleum
Kalopo = Calopogonium mucunoides
Kamboja merah = Plumeria rubra L
Kangkung hutan = Ipomoea fistulosa mart.ex. cholsy
Kangkung = Ipomoea aquatica forsk
Kapai besar = Lygodium japonicum (thunb. sw)
Kapas cinde = Asclepias curassavica L
Kapas = Gossypium arboreum L
Kapitatum = Clerodendron capitatum schum. & amp; thou
Kapri = Pisum sativum
Kapuk = Ceiba pentandra gaertn
Kapulaga sabrang = Elettaria cardamomum willd
Kapurbarus = Dryobalanopssumatrensis (J.F. gmelinkosterm)
Kara bendo = Canavalia ensifomis (l.dc)
kara benguk = Mucuna pruriens dc
Kara = Dolichos jablab l.b
Karet = Ficus elastica nois. Ex bl
Katak dewol = Dioscorea pentaphylla L
Kate Mas = Euphorbia heterophylla L
Katuk = Sauropus androgynus merr
Kawista = Limonia acidissima
Kayu angin = Usnea misaminensis (vain. not)
Kayu apu = Pistia stratiotes L
Kayu itam = Guatteria rumphii bl
Kayu kuning = Arcangelisia flava merr
Kayu lanang = Khaya sinegalensis L
Kayu lanang = Oroxylum indicum (L. vent)
Kayu nasi = Maesa perlarius (leur merr)
Kayu ni = berberis fortunellindl
Kayu putih = Eucalyptus alba reinw
Kayu putih = Eucalyptus umbellata dum. Cours
Kayu putih = Melaleuca leucadendra L
Kayu rapet = Parameria laevigata (juss. moldenke)
Kayu sapi = Pometia pinnata j.r.& amp; g. Forst
Kayu secang = Caesalpinia sappan L
Kayu urip = Euphorbia tirucali L
Continue Reading
Powered by Blogger.

Entri Populer

Negara PengunjuNg

free counters
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Rizal Suhardi Eksakta * - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger