Mutiara Hikmah :
http://picasion.com/

Peranan Mikroba Dalam Mikrobiologi Lingkungan dan Kesehatan (Part II)

Monday, January 30, 2012 | 2comments

Peranan Mikroba Dalam Mikrobologi Kesehatan Dan Mikrobiologi Lingkungan
A. Dalam Mikrobiologi Kesehatan
1. Virus
a) Virus Dengue penyebab demam berdarah
Demam berdarah adalah infeksi penyakit tropis yang disebabkan oleh virus dengue . Gejalanya meliputi demam , sakit kepala , otot dan nyeri sendi , dan karakteristik ruam kulit yang mirip dengan campak . Dalam sebagian kecil kasus penyakit berkembang menjadi demam berdarah mengancam kehidupan hemoragik, mengakibatkan pendarahan , rendahnya tingkat trombosit darah dan kebocoran plasma darah, atau ke sindrom syok dengue, di mana tekanan darah sangat rendah terjadi.
Dengue ditularkan oleh beberapa spesies nyamuk dalam genus Aedes , terutama Virus ini memiliki empat jenis yang berbeda; infeksi dengan satu jenis seumur hidup biasanya memberikan kekebalan untuk tipe tersebut, tetapi hanya jangka pendek kekebalan terhadap yang lain. Subsequent. Infeksi berikutnya dengan tipe yang berbeda meningkatkan risiko komplikasi parah. Karena tidak ada vaksin , pencegahan dicari dengan mengurangi habitat dan jumlah nyamuk dan membatasi eksposur terhadap gigitan.
Pengobatan demam berdarah akut mendukung, baik menggunakan oral atau intravena rehidrasi untuk penyakit ringan atau sedang, dan cairan intravena dan transfusi darah untuk kasus yang lebih parah.. Para kejadian demam berdarah telah meningkat secara dramatis sejak 1960-an, dengan sekitar 50-100 juta orang terinfeksi setiap tahun.. Deskripsi awal dari tanggal kondisi dari 1779, dan menyebabkan virus tersebut dan transmisi yang dijelaskan di awal abad 20. Dengue telah menjadi masalah global sejak Perang Dunia Kedua dan endemik di lebih dari 110 negara. Selain menghilangkan nyamuk, pekerjaan sedang berlangsung pada vaksin, serta obat-obatan yang ditargetkan langsung pada virus (Kristina, dkk .2004)

b) Virus Varicella-Zoster.
Virus varicella-zoster adalah virus penyebab cacar air dan cacar ular (herper zoster).Inang dari v irus ini hanya terbatas pada manusia dan primata (simian). Stuktur partikel virus (virion) varicella-zoster berukuran 120-300 nm. Genom virus ini berukuran 125 kb (kilo-basa) dan mengandung sedikitnya 69 daerah yang mengkodekan gen-gen tertentu.Virion terdiri dari glikoprotein, kapsid, amplop (selubung) virus, dan nukleokapsid yang melindungi bagian inti berisi DNA genom utas ganda. Bagian nukleokapsid berbentuk ikosahedral, berdiameter 100-110 nm, dan terdiri dari 162 protein yang disebut kapsomer. Virus ini akan mengalami inaktivasi pada suhu 56-60 °C dan menjadi tidak berbahaya apabila bagian amplop (selubung) dari virus ini rusak. Penyebaran virus ini dapat terjadi melalui pernapasan.Masa inkubasi. Waktu terekspos sampai kena penyakit dalam tempo 2 sampai 3 pekan. hal ini bisa ditandai dengan badan yang terasa panas. Pada permulaannya, penderita akan merasa sedikit demam, pilek, cepat merasa lelah, lesu, dan lemah. Gejala-gejala ini khas untuk infeksi virus. Pada kasus yang lebih berat, bisa didapatkan nyeri sendi, sakit kepala dan pusing. Beberapa hari kemudian timbullah kemerahan pada kulit yang berukuran kecil yang pertama kali ditemukan di sekitar dada dan perut atau punggung lalu diikuti timbul di anggota gerak dan wajah.
Kemerahan pada kulit ini lalu berubah menjadi lenting berisi cairan dengan dinding tipis. Ruam kulit ini mungkin terasa agak nyeri atau gatal sehingga dapat tergaruk tak sengaja. Jika lenting ini dibiarkan maka akan segera mengering membentuk keropeng (krusta) yang nantinya akan terlepas dan meninggalkan bercak di kulit yang lebih gelap (hiperpigmentasi). Bercak ini lama-kelamaan akan pudar sehingga beberapa waktu kemudian tidak akan meninggalkan bekas lagi.
Lain halnya jika lenting cacar air tersebut dipecahkan. Krusta akan segera terbentuk lebih dalam sehingga akan mengering lebih lama. kondisi ini memudahkan infeksi bakteri terjadi pada bekas luka garukan tadi. setelah mengering bekas cacar air tadi akan menghilangkan bekas yang dalam. Terlebih lagi jika penderita adalah dewasa atau dewasa muda, bekas cacar air akan lebih sulit menghilang (Ann M. Arvin.1996).

2. Bakteri
a) Proteus vulgaris
Proteus vulgaris adalah berbentuk batang, Gram negatif bakteri yang mendiami saluran usus manusia dan hewan. Hal ini dapat ditemukan dalam hal tanah, air dan tinja. Hal ini diketahui menyebabkan infeksi saluran kemih dan infeksi luka. Pasien dengan infeksi berulang, orang-orang dengan kelainan struktur saluran kemih, mereka yang memiliki uretra instrumentasi, dan mereka yang diperoleh infeksi di rumah sakit memiliki peningkatan frekuensi infeksi yang disebabkan oleh Proteus.

b) Treponema pallidum
Treponema pallidum adalah spesies bakteri spiroseta dengan subspesies yang menyebabkan penyakit treponemal seperti sifilis, bejel, Pinta dan frambusia ini treponema memiliki membran sitoplasma dan luar.. Mereka tidak terlihat pada Pap bernoda karena organisme Gram terlalu tipis untuk menjadidiamati di bawah mikroskop cahaya. T. pallidum pallidum adalah spiroseta motil yang umumnya diperoleh melalui kontak seksual dekat, memasuki host melalui pelanggaran di skuamosa atau epitel kolumnar. Organisme ini juga dapat ditularkan ke janin oleh bagian transplasenta selama tahap akhir kehamilan, sehingga menimbulkan sifilis kongenital. Struktur heliks dari T. pallidum pallidum memungkinkan untuk bergerak dalam gerakan pembuka botol melalui media kental seperti lendir. Ini keuntungan akses ke host darah dan sistem getah bening melalui membran jaringan dan lendir.
Subspesies patek menyebabkan, Pinta, dan bejel yang morfologis dan serologis tidak dapat dibedakan dari T. pallidum pallidum (sifilis), namun, transmisi mereka tidak kelamin di alam dan perjalanan penyakit masing-masing berbeda secara signifikan.Treponema pallidum merupakan bakteri yang motil (dapat bergerak), yang umumnya menginfeksi melalui kontak seksual langsung, masuk ke dalam tubuh inang melalui celah di antara sel epitel. Organisme ini juga dapat ditularkan kepada janin melalui jalur transplasental selama masa-masa akhir kehamilan. Struktur tubuhnya yang berupa heliks memungkinkan Treponema pallidum pallidum bergerak dengan pola gerakan yang khas untuk bergerak di dalam medium kental seperti lendir (mucus). Dengan demikian organisme ini dapat mengakses sistem peredaran darah dan getah bening inang melalui jaringan dan membran mucosa.
3. Jamur
a) Penicillium roseum
Clonostachys rosea f. rosea, juga dikenal sebagai Gliocladium roseum adalah spesies dari jamur di Bionectriaceae keluarga. Ini berkolonisasi tanaman hidup sebagai endophyte, mencerna materi dalam tanah sebagai saprofit dan juga dikenal sebagai jamur parasit lain dan nematoda. Ini menghasilkan berbagai senyawa organik yang mudah menguap yang beracun bagi organisme termasuk jamur lain, bakteri, dan serangga, dan kepentingan sebagai agen pengendalian hama biologis. Emisi volatile satu strain, ditemukan tumbuh di pohon-pohon di hutan hujan ulmo Patagonia (Argentina) dan (Chili), telah dikatakan menyerupai solar, dan dengan demikian menjadi biofuel potensial
Clonostachys rosea melindungi tanaman terhadap Botrytis cinerea ("cetakan abu-abu") dengan produksi spora menekan hifa Its telah ditemukan untuk kumparan sekitar, menembus, dan tumbuh di dalam hifa dan konidia B. cinera, terjadi untuk memproduksi tabung kuman yang menembus tubuh host dan membunuh iematoda terinfeksi oleh rosea C. ketika konidia jamur 'menempel dan kutikula berkecambahtu. Kemampuan ini jamur 'untuk mengkonversi selulosa untuk hidrokarbon bisa memberikan manfaat lingkungan dan sosial ekonomi karena dapat memungkinkan untuk produk-produk limbah organik seperti serbuk gergaji yang akan digunakan dalam produksi biofuel bukan sumber makanan seperti jagung.

b) Beauveria bassiana
Beauveria bassiana merupakan entomapatogen yaitu cendawan yang dapat menimbulkan penyakit pada serangga. Cara Beauvaria bassiana menginfeksi tubuh serangga dimulai dengan kontakinang, masuk ke dalam tubuh inang, reproduksi di dalam satu atau lebih jaringan inang, kemudian kontak dan menginfeksi inang baru. B.bassiana masuk ke tubuh serangga inang melalui kulit,saluran pencernaan, spirakel dan lubang lainnya. Inokulum jamur yang menempel pada tubuh serangga inang akan berkecambah dan berkembang membentuk tabung kecambah, kemudian masuk menembus kulit tubuh. Penembusan dilakukan secara mekanis dan atau kimiawi dengan mengeluarkan enzim atau toksin.Pada proses selanjutnya, jamur akan bereproduksi di dalam tubuh inang. Jamur akan berkembang dalam tubuh inang dan menyerang seluruh jaringantubuh, sehingga serangga mati. Miselia jamur menembus ke luar tubuh inang, tumbuh menutupi tubuh inang dan memproduksi konidia. Dalam hitungan hari, serangga akan mati. Serangga yang terserang jamur B. bassiana akan mati dengan tubuh mengeras seperti mumidan jamur menutupi tubuh inang dengan warna putih.
Dalam infeksinya, B. bassiana akan terlihat keluar dari tubuh serangga terinfeksi mula-mula dari bagian alat tambahan (apendages) seperti antara segmen-segmen antena, antara segmen kepala dengan toraks , antara segmen toraks dengan abdomen dan antara segmen abdomen dengan cauda (ekor). Setelah beberapa hari kemudian seluruh permukaan tubuh serangga yang terinfeksi akan ditutupi oleh massa jamur yang berwarna putih. Penetrasi jamur entomopatogen sering terjadi pada membran antara kapsul kepala dengan toraks atau di antara segmen-segmen apendages demikian pula miselium jamur keluar pertama kali pada bagian-bagian tersebut.
Serangga yang telah terinfeksi B.bassiana selanjutnya akan mengkontaminasi lingkungan,baik dengancara mengeluarkan spora menembus kutikula keluar tubuh inang, maupun melalui fesesnya yang terkontaminasi. Serangga sehat kemudian akan terinfeksi. Jalur ini dinamakan transmisi horizontal patogen (Jha, Alok.2008).


B. Mikrobiologi Lingkungan
1. Virus
a) Cydia pomonella granulosis virus (CpGV)
Cydia pomonella granulosis virus (CpGV) adalah Granulovirus Baculovirus. Ia memiliki genom DNA beruntai ganda 123500 bp panjang dengan 143 ORFs. Virus bentuk badan kecil yang disebut berisi butiran viron tunggal. CpGV adalah virus dari invertebrata - khususnya Cydia pomonella atau ngengat Colding.CpGV sangat patogen, diketahui sebagai GV cepat - yaitu, salah satu yang akan membunuh tuan rumah dalam instar yang sama sebagai infeksi, oleh karena itu sering digunakan sebagai pestisida biologis.
CpGV dalam pengendalian hama .C. pomonella telah terbukti menjadi hama bermasalah pada beberapa pohon buah-buahan, termasuk apel dan pir. Ulat liang ke dalam buah, rendering itu un-sellable. Insektisida tradisional penggunaan terbatas, karena beberapa strain telah memperoleh resistensi terhadap insektisida beberapa.
CpGV telah terbukti dapat membunuh banyak larva C. pomonella dalam uji tanpa efek yang merugikan pada manusia atau hewan lain, berkat sifat khusus dari virus. Juga, tidak ada pengembangan resistensi diamati. Tahu diketahui bahwa beberapa populasi resisten terjadi. Sebuah strain CpGV tersedia sebagai pestisida komersial seperti Cyd-X (Certis) dan MADEX (Andermatt biokontrol AG).

b) Virus Tungro
Penyakit Tungro adalah penyakit pada tanaman padi (Oryza sativa ) yang disebabkan oleh virus yang biasanya terjadi pada fase pertumbuhan vegetatif dan menyebabkan tanaman padi tumbuh kerdil dan berkurangnya jumlah anakan. Penyakit tungro pada tanaman padi ini disebabkan oleh asosiasi dari dua jenis virus. Kedua bentuk partikel virus yang berasosiasi yaitu RTBV (Rice Tungro Baciliform Virus) dengan ukuran 140 x 35 mm dan RTSV (Rice Tungro Spherical Virus) dengan diameter antara 30 – 33 nm. RTBV merupakan anggota dari group”Badnavirus = Banana dna virus” dan hanya dapat ditularkan oleh wereng daun (leafhopper) secara semi persisten dengan hadirnya RTSV. RTSV masuk dalam group “Waika Viruses Sesquivividae” dan dapat ditularkan oleh wereng daun serta berfungsi sebagai “helper virus” untuk RTBV. Kedua partikel virus tersebut dapat berada di dalam suatu sel secara bersama-sama tanpa mengakibatkan terjadinya proteksi silang antara satu dengan yang lain.
Pelepah dan helaian daun memendek dan daun yang terserang berwarna kuning sampai kuning-oranye. Daun muda sering berlurik atau strip berwarna hijau pucat sampai putih dengan panjang berbeda sejajar dengan tulang daun.Gejala mulai dari ujung daun yang lebih tua. Daun menguning berkurang bila daun yang lebih tua terinfeksi. Dua spesies wereng hijau Nephotettix malayanus dan N.virescens adalah serangga yang menyebarkan (vektor) virus tungro.
Infeksi Tungro pada tanaman padi khususnya varietas peka akan menimbulkan gejala kerdil, jumlah anakan berkurang. Daun menguning, menggulung keluar dan agak sedikit terpuntir. Tanaman yang kerdil pada ruas daun kedua memendek. Karena adanya perpanjangan pelepah daun baru maka daun yang membuka kadang-kadang pelepahnya terjepit. Akar tanaman berkurang dan gabah yag dihasilkan kecil dan sering tidak sempurna. Gejala penyakit tungro pada tanaman yang terinfeksi virus mulai dapat dilihat pada umur 7 – 10 hari sesudah diinokulasi. Konsentrasi RTBV yang tinggi dalam jaringan tanaman akan menyebabkan gejala berwarna orange pada daun.
Tungro tidak dapat ditularkan melalui biji ataupun secara mekanik, tetapi harus ada serangga penular (vektor) yaitu wereng hijau (Nephotettix spp.) atau wereng loreng ((Recilia dorsalis).Sifat penularan virus oleh vektornya bersifat semi persisten artinya periode akuisisi minimum 5-30 menit dan periode inokulasi minimum 7-30 menit. Masa inkubasi virus pada tanaman 6-10 hari, virus dapat ditularkan melalui semua stadia serangga, yaitu nimfa dan imagonya, jantan dan betina, tapi tidak melalui telur.sekali lagi.
2. Bakteri
a) Thiobacillus Ferrooxidans Sebagai Penanganan Limbah Pertambangan
Kelompok bahan galian metalliferous antara lain adalah emas, besi, tembaga, timbal, seng, timah, mangan. Sedangkan bahan galian nonmetalliferous terdiri dari batubara, kwarsa, bauksit, trona, borak, asbes, talk, feldspar dan batuan pospat. Bahan galian untuk bahan bangunan dan batuan ornamen termasuk didalamnya slate, marmer, kapur, traprock, travertine, dan granite.
Pembakaran batu bara merupakan metode pemanfaatan batu bara yang telah sekian lama dilakukan. Masalah yang muncul sebagai akibat pembakaran langsung batu bara adalah emisi gas sulfur dioksida. Sulfur yang terdapat dalam batu bara perlu disingkirkan karena sulfur dapat menyebabkan sejumlah dampak negatif bagi lingkungan.
Energi batubara merupakan jenis energi yang sarat dengan masalah lingkungan, terutama kandungan sulfur sebagai polutan utama. Hal ini disebabkan oleh oksida-oksida belerang yang timbul akibat pembakaran batubara tersebut sehingga mampu menimbulkan hujan asam. Sulfur batubara juga dapat menyebabkan kenaikan suhu global serta gangguan pernafasan. Oksida belerang merupakan hasil pembakaran batubara juga menyebabkan perubahan aroma masakan atau minuman yang dimasak atau dibakar dengan batubara (briket), sehingga menyebabkan menurunnya kualitas makanan atau minuman, serta berbahaya bagi kesehatan (pernafasan).
Penyingkiran sulfur pada batubara dapat dilakukan dengan tiga metode, yaitu fisika, kimiawi, dan biologis. Penyingkiran sulfur secara biologis atau biodesulfurisasi adalah metode penyingkiran sulfur dengan menggunakan mikroba yang paling murah dan paling sederhana. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi biodesulfurisasi batubara, yaitu: temperatur, pH, medium nutrisi, konsentrasi sel, konsentrasi batu bara, ukuran partikel, komposisi medium, kecepatan aerasi COÌ, penambahan partikulat dan surfaktan, serta interaksi dengan mikroorganisme lain. Cara yang tepat untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan mewujudkan gagasan clean coal combustion melalui desulfurisasi batubara.
Alternatif yang paling aman dan ramah terhadap lingkungan untuk desulfurisasi batubara adalah secara mikrobiologi menggunakan bakteri Thiobacillus ferrooxidans dan Thiobacillus thiooxidans. Penggunaan kombinasi kedua bakteri ini ditujukan untuk lebih mengoptimalkan desulfurisasi. Thiobacillus ferooxidans memiliki kemampuan untuk mengoksidasi besi dan sulfur, sedangkan Thiobacillus thiooxidans tidak mampu mengoksidasi sulfur dengan sendirinya, namun tumbuh pada sulfur yang dilepaskan setelah besi teroksidasi.


b) Listeria monocytogenes
Listeria monocytogenes, anaerob fakultatif , intraseluler bakteri, adalah agen penyebab listeriosis . Ini adalah salah satu yang paling virulen patogen bawaan makanan, dengan 20 sampai 30 persen dari infeksi klinis mengakibatkan kematian. Infeksi invasif oleh L. infeksi invasif oleh L. monocytogenes menyebabkan penyakit Listeriosis monocytogenes Penyakit menyebabkan listeriosis.
Bila infeksi tidak invasif, setiap penyakit sebagai konsekuensi dari infeksi gastroenteritis disebut demam. Bila infeksi invasif Tidak, setiap Penyakit sebagai konsekuensi Dari infeksi gastroenteritis disebut pendarahan. Manifestasi listeriosis termasuk septicemia, meningitis (atau meningoencephalitis), ensefalitis, ulkus kornea, pneumonia dan infeksi intrauterin atau leher rahim pada wanita hamil, yang dapat mengakibatkan aborsi spontan (kedua trimester ketiga) atau bayi lahir mati. Manifestasi listeriosis Termasuk septikemia, meningitis (atau meningoencephalitis), ensefalitis, kornea ulkus, pneumonia, murah intrauterin atau infeksi serviks wanita hamil pada, yang dapat mengakibatkan aborsi spontan (trimester kedua ketiga) atau lahir mati.
Penggabungan neonatus listeriosis fetomaternal mungkin menderita granulomatosis infantiseptica -.. piogenik granuloma didistribusikan ke seluruh tubuh, dan mungkin menderita dari keterbelakangan fisik seperti gejala influenza, termasuk demam persisten, biasanya mendahului terjadinya gangguan tersebut. Penggabungan neonatus menderita listeriosis fetomaternal Ujug granulomatosis infantiseptica - piogenik granuloma didistribusikan ke Seluruh Tubuh, murah Ujug menderita keterbelakangan Fisik seperti gejala influenza, demam persisten Termasuk, biasanya mendahului terjadinya
Gangguan tersebut, gejala gastrointestinal, seperti mual, muntah, dan diare, mungkin mendahului bentuk yang lebih serius dari listeriosis atau mungkin satu-satunya gejala diungkapkan. Gejala gastrointestinal, seperti Mual, muntah, diare murah, Ujug mendahului bentuk yang lebih dari listeriosis serius atau Ujug Satu- satunya gejala gejala gastrointestinal yang diungkapkan epidemiologis dikaitkan dengan penggunaan antasida atau cimetidine Gejala pencernaan yang epidemiologis dikaitkan dengan penggunaan antasida atau cimetidine.. Waktu awal untuk bentuk serius listeriosis tidak diketahui, tetapi mungkin berkisar dari beberapa hari sampai tiga minggu.
Waktu onset untuk bentuk serius listeriosis tidak diketahui, tetapi ujug berkisar dari beberapa hari sampai tiga minggu. Waktu onset untuk gejala gastrointestinal tidak diketahui tetapi mungkin melebihi 12 jam waktu timbulnya gejala pencernaan untuk tidak diketahui tetapi melebihi ujug 12 jam.. sebuah studi awal menunjukkan bahwa sebuah studi awal l. menunjukkan bahwa l. monocytogenes adalah unik di antara bakteri gram-positif dalam hal itu mungkin memiliki lipopolisakarida, yang berfungsi sebagai suatu endotoksin. monocytogenes adalah unik di gram-positif antara bakteri dalam, yang ujug memiliki lipopolisakarida, yang berfungsi sebagai endotoksin. kemudian ditemukan untuk tidak menjadi endotoksin benar dinding sel mengandung asam listeria konsisten lipoteichoic, di mana. suatu bagian glikolipid, seperti galactosyl-glucosyl-diglyceride, secara kovalen terkait dengan phosphomonoester terminal teichoic asam. kemudian ditemukan untuk tidak menjadi endotoksin benar dinding sel mengandung asam listeria lipoteichoic konsisten, di mana bagian glikolipid, seperti galactosyl-glucosyl-diglyceride, secara kovalen terkait dengan phosphomonoester terminal asam teichoic ,jangkar ini wilayah lipid rantai polimer ke membran sitoplasmik jangkar lipid. daerah ini rantai polimer membran sitoplasma untuk asam lipoteichoic menyerupai lipopolisakarida dari bakteri gram-negatif baik dalam struktur dan fungsi, menjadi satu-satunya amphipathic polimer pada permukaan sel.
Asam lipoteichoic menyerupai lipopolisakarida dari bakterigram-negatif baik dalam, murah struktur fungsi, menjadi satu-satunya amphipathic polimer permukaan sel pada dosis infektif l. dosis infektif l. monocytogenes bervariasi dengan ketegangan dan dengan kerentanan korban monocytogenes bervariasi dengan dengan kerentanan ketegangan murah korban.. dari kasus dikontrak melalui susu mentah atau dipasteurisasi diduga, salah satu dapat dengan aman berasumsi bahwa, dalam rentan orang, kurang dari 1.000 jumlah organisme dapat menyebabkan penyakit. l. dari kasus dikontrak melalui susu mentah atau dipasteurisasi diduga, salah satu dapat berasumsi bahwa dengan aman, pada orang yang rentan, kurang dari 1.000 jumlah organisme dapat menyebabkan penyakit. l. monocytogenes dapat menyerangepitel pencernaan. monocytogenes dapat menyerang epitel pencernaan setelah bakteri masuk monosit host, makrofag, atau leukosit polimorfonuklear, menjadi darah-ditanggung (septicemia) dan dapat tumbuh.
Setelah bakteri memasuki tuan monosit, makrofag, atau leukosit polimorfonuklear, menjadi darah -ditanggung (septikemia) murah dapat tumbuh. keberadaannya intraseluler dalam sel fagositik juga memungkinkan akses ke otak dan migrasi mungkin transplasenta ke janin pada wanita hamil. keberadaannya intraseluler sel fagositik dalam, juga memungkinkan akses ke otak murah migrasi ujug transplasenta janin pada pada wanita hamil patogenesis l. l. monocytogenes berpusat pada patogenesis kemampuannya untuk bertahan hidup dan berkembang biak dalam sel inang fagositik. monocytogenes berpusat pada kemampuannya untuk bertahan hidup murah berkembang biak dalam, sel inang fagositik.
Tampaknya listeria awalnya berevolusi untuk menyerang membran dari usus, sebagai infeksi intraseluler, dan mengembangkan mekanisme kimia untuk melakukannya tampaknya listeria awalnya berevolusi untuk menyerang membran dari usus, sebagai infeksi intraseluler, murah mengembangkan mekanisme kimia untuk melakukannya. ini melibatkan protein bakteri "internalin" yang menempel pada protein. ". kaderin" pada sel membran usus hal ini melibatkan protein bakteri "internalin" yang menempel pada protein sel membran usus pada ". kaderin" ini adalah molekul adhesi juga dapat ditemukan dalam dua hambatan yang luar biasa tangguh lainnya pada manusia - penghalang darah otak dan feto - penghalang plasenta, dan ini mungkin menjelaskan afinitas jelas bahwa listeria memiliki untuk menyebabkan meningitis dan mempengaruhi bayi dalam rahim molekul-molekul adhesi-juga dapat ditemukan dalam, doa hambatan yang luar biasa tangguh lainnya pada manusia -. otak penghalang darah feto murah - penghalang plasenta, murah ini ujug menjelaskan afinitas jelas bahwa listeria memiliki untuk menyebabkan meningitis murah mempengaruhi bayi dalam rahim.


3. Jamur
a. Purpureocillium lilacinum
Purpureocillium lilacinum membentuk miselium padat yang menimbulkan konidiofor ini phialides beruang dari ujung yang spora terbentuk dalam rantai panjang.. Spora berkecambah ketika kelembaban yang cocok dan nutrisi yang tersedia. Koloni pada agar malt tumbuh agak cepat, mencapai diameter 5 -7 cm dalam waktu 14 hari pada 25 ° C (77 ° F), terdiri dari basal dirasakan dengan pertumbuhan berlebih floccose dari miselium udara; pada kulit putih pertama, tetapi ketika bersporulasi berubah untuk berbagai nuansa vinaceous Sisi sebaliknya kadang-kadang uncolored tapi. biasanya dalam nuansa vinaceous Para hifa vegetatif. berdinding halus, hialin, dan 2,5-4,0 m lebar. konidiofor timbul dari hifa terendam, 400-600 m panjang, atau yang timbul dari hifa udara dan separuhnya. Phialides terdiri dari bengkak bagian basal, meruncing ke leher yang berbeda tipis konidia yang berbeda dalam rantai, ellipsoid untuk fusiform dalam bentuk, dan halus berdinding untuk sedikit kasar.
Purpureocillium lilacinum merupakan penyebab jarang penyakit manusia. Sebagian besar kasus yang dilaporkan melibatkan pasien dengan sistem kekebalan tubuh berkompromi, berdiamnya perangkat asing, atau implan lensa intraokuler. Penelitian dekade terakhir menyarankan mungkin suatu patogen yang muncul dari kedua immunocompromise serta orang dewasa imunokompeten.
P. lilacinum digunakan sebagai agen biokontrol untuk spesies nematoda beberapa Meloidogyne incognita. Tanaman-parasit nematoda menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan untuk berbagai tanaman kontrol Kimia adalah pilihan yang banyak digunakan untuk manajemen pabrik-parasit nematode. Namun, nematicides kimia sekarang sedang Reappraised dalam hal bahaya lingkungan, biaya tinggi, ketersediaan terbatas di banyak negara-negara berkembang atau berkurang efektivitas mereka setelah aplikasi diulang.
Uji coba di lapangan, percobaan rumah kaca dan dalam pengujian in vitro P. lilacinum berlanjut dan isolat lebih telah dikumpulkan dari tanah, nematoda dan kadang-kadang dari serangga..patogenisitas isolat bervariasi dalam mereka untuk tanaman parasit nematoda. Beberapa isolat adalah parasit agresif sementara lainnya, meskipun morfologis dibedakan, kurang atau non-patogenik isolat Terkadang yang tampak menjanjikan secara in vitro atau dalam percobaan rumah kaca telah gagal untuk memberikan kontrol di lapangan.
Banyak enzim yang diproduksi oleh P. lilacinum telah dipelajari. Salah satu strain P. lilacinum telah terbukti untuk menghasilkan protease dan kitinase sebuah, enzim yang dapat melemahkan kulit telur nematoda sehingga memungkinkan pasak infeksi (Domsch KH, Gams W, Anderson T-H.2007).

b. Ceratocystis fimbriata
Ceratocystis fimbriata adalah jamur dan patogen tanaman, menyerang tanaman seperti ubi jalar ( busuk hitam ) dan menekan panel dari pohon karet Para (membusuk berjamur). C. fimbriata terutama patogen xilem. Pada pohon (Theobroma, Mangifera, Prunus, dll), infeksi biasanya terjadi melalui luka segar, meskipun infeksi akar juga umum. Miselium dan spora masukkan luka dan bergerak melalui xilem di dalam air-melakukan sel dan ke dalam sel parenkim ray.. Jamur penyebab gelap coklat kemerahan sampai ungu untuk pewarnaan berwarna cokelat tua atau hitam di xilem tersebut. Pewarnaan ini dapat memperpanjang beberapa meter dari akar, sampai batang pohon, dan menjadi cabang-cabang. Ketika cabang yang terkena dampak atau batang dipotong dalam lintas-bagian, pewarnaan sepanjang sinar memberikan pola berbentuk baji atau Starburst seperti khas. Pada permukaan batang atau cabang, Kanker dapat mengembangkan di daerah dari perubahan warna xilem, dan Kanker dapat memancarkan gusi.. Cabang dan batang Kanker sangat umum pada Populus, Prunus, Platanus dan Eucalyptus meskipun layu juga mungkin terjadi tanpa perkembangan kanker. Layu daun biasanya menjadi kering dan meringkuk agak tiba-tiba namun tetap melekat pada pohon selama beberapa minggu. Pada Platanus, daun cabang individu yang terkena sering menunjukkan klorosis dan nekrosis interveinal, mungkin berhubungan dengan jamur diproduksi.
Infeksi banyak pohon (Theobroma, Mangifera, Punica dan lain-lain) sering disertai oleh serangan kumbang ambrosia sekunder dengan berbagai (seperti Xyleborus dan spesies Hypocryphalus), yang menanggung ke xilem batang berpenyakit dan menghasilkan jumlah berlebihan frass (partikel kayu dicampur dengan kotoran). Frass mungkin melekat pada lubang galeri pintu masuk di untaian panjang atau menumpuk di kulit atau di dasar pohon. Aleurioconidia mungkin ada dalam frass tersebut dan dapat menjadi sumber penting inokulum. C.fimbriata dapat tersebar oleh angin atau rainsplash.
Pada pohon-pohon karet (Hevea brasiliensis), C. fimbriata serangan panel penyadapan, menyebabkan cetakan pucat abu-abu pada permukaan panel dan warna gelap di kayu di bawah permukaan (Martin, 1949;. Silveira et al, 1994). C. fimbriata dapat menyerang melalui akar atau batang terluka, menyebabkan busuk akar atau busuk bibit, atau dapat perjalanan melalui xilem, menyebabkan layu cepat dari tanaman dan warna gelap yang luas dari sistem vaskular. Hal ini juga dapat terjadi sebagai busuk, hitam cekung di permukaan akar penyimpanan atau corms dari Ipomoea dan Araceae seperti Colocasia dan Xanthosoma, baik sebelum atau setelah panen. Jamur juga telah dilaporkan sebagai patogen dangkal buah kakao dipanen, menyebabkan lembut, coklat, lesi membusu khususnya selama periode hujan. Namun, jamur terkait, C. paradoxa adalah lebih umum pada buah kakao busuk, kemungkinan besar sebagai penjajah sekunder.

DAFTAR PUSTAKA
Ann M. Arvin (Juli 1996). "Varicella-Zoster Virus". Clinical Microbiology Reviews 9 (3): 361– 381. http://cmr.asm.org/cgi/reprint/9/3/361.pdf. Diakses pada 29 Desember 2011.

Domsch KH, Gams W, Anderson T-H, ed (2007). Compendium of Soil Fungi (2nd ed.). Lubrecht & Cramer Ltd. p. 322.
Jha, Alok (2008-11-04). "Scientists discover Patagonian diesel that grows on trees". London: The Guardian. http://www.guardian.co.uk/environment/2008/nov/04/biofuel-plants-biochemistry-science. Retrieved 2008-11-04

Kristina, Isminah, Wulandari L (2004) "Demam Berdarah Dengue" Litbang Depkes http://www.litbang.depkes.go.id/maskes/052004/demamberdarah1.htm. Diakses pada 29 Desember 2011

http://www.biocontrol.ch/export/madex.phtml
Continue Reading

Peranan Mikroba Dalam Mikrobiologi Lingkungan dan Kesehatan (Part I)

| 0 comments

1. MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN
Lingkungan merupakan sesuatu yang ada di sekeliling kita dimana semua makhluk hidup berada dari makhluk terkecil (mikroorganisme) sampai makhluk yang sempurna (manusia). Lingkungan yang terdiri dari udara, air dan tanah dimana dari ketiga komponen tersebut kita sangat membutuhkannya dalam kehidupan sehari-hari, bila ketiga komponen tersebut terganggu maka terganggu pula aktivitas kita, misalnya saja jika terdapat mikroorganisme yang tidak menguntungkan dalam air dan yang lain-lainnya.
A. BAKTERI
Bakteri merupakan organisme mikroskopik. Hal ini menyebabkan organisme ini sangat sulit untuk dideteksi, terutama sebelum ditemukannya mikroskop. Barulah setelah abad ke-19 ilmu tentang mikroorganisme, terutama bakteri (bakteriologi), mulai berkembang. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, berbagai hal tentang bakteri telah berhasil ditelusuri. Akan tetapi, perkembangan tersebut tidak terlepas dari peranan berbagai tokoh penting seperti Robert Hooke, Antoni van Leeuwenhoek, Ferdinand Cohn, dan Robert Koch. Istilah bacterium diperkenalkan di kemudian hari oleh Ehrenberg pada tahun 1828, diambil dari kata Yunani βακτηριον (bakterion) yang memiliki arti "batang-batang kecil". Pengetahuan tentang bakteri berkembang setelah serangkaian percobaan yang dilakukan oleh Louis Pasteur, yang melahirkan cabang ilmu mikrobiologi. Bakteriologi adalah cabang mikrobiologi yang mempelajari biologi bakteri.
Contoh Bakteri Yang Berperan Dalam Lingkungan
Keanekaragaman bakteri dan jalur metabolismenya menyebabkan bakteri memiliki peranan yang besar bagi lingkungan.
1. Sebagai contoh, bakteri saprofit menguraikan tumbuhan atau hewan yang telah mati dan sisa-sisa atau kotoran organisme. Bakteri tersebut menguraikan protein, karbohidrat dan senyawa organik lain menjadi CO2, gas amoniak, dan senyawa-senyawa lain yang lebih sederhana. Contoh bakteri saprofit antara lain Proteus dan Clostridium. Tidak hanya berperan sebagai pengurai senyawa organik, beberapa kelompok bakteri saprofit juga merupakan patogen oportunis.
2. Kelompok bakteri lainnya berperan dalam siklus nitrogen, seperti bakteri nitrifikasi. Bakteri nitrifikasi adalah kelompok bakteri yang mampu menyusun senyawa nitrat dari senyawa amonia yang pada umumnya berlangsung secara aerob di dalam tanah. Kelompok bakteri ini bersifat kemolitotrof. Nitrifikasi terdiri atas dua tahap yaitu nitritasi (oksidasi amonia (NH4) menjadi nitrit (NO2-)) dan nitratasi (oksidasi senyawa nitrit menjadi nitrat (NO3)). Dalam bidang pertanian, nitrifikasi sangat menguntungkan karena menghasilkan senyawa yang diperlukan oleh tanaman yaitu nitrat.

B. VIRUS
Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus bersifat parasit obligat, hal tersebut disebabkan karena virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan selular untuk bereproduksi sendiri. Biasanya virus mengandung sejumlah kecil asam nukleat (DNA atau RNA, tetapi tidak kombinasi keduanya) yang diselubungi semacam bahan pelindung yang terdiri atas protein, lipid, glikoprotein, atau kombinasi ketiganya. Genom virus akan diekspresikan menjadi baik protein yang digunakan untuk memuat bahan genetik maupun protein yang dibutuhkan dalam daur hidupnya.
Pada umumnya virus bersifat merugikan. Virus sangat dikenal sebagai penyebab penyakit infeksi pada manusia, hewan, dan tumbuhan. Sejauh ini tidak ada makhluk hidup yang tahan terhadap virus. Tiap virus secara khusus menyerang sel-sel tertentu dari inangnya. Virus dapat menginfeksi tumbuhan, hewan, dan manusia sehingga menimbulkan penyakit.
Contoh Virus Yang Berperan Dalam Lingkungan
1. Mosaik, penyakit yang menyebabkan bercak kuning pada daun tumbuhan seperti tembakau, kacang kedelai, tomat kentang dan beberapa jenis labu. Penyakit ini disebabkan oleh Tobacco Mozaic Virus (TMV). Mentimun (Cucumber Mozaic), buncis (Bean cane mozaic dan Bean mozaic), gandum (Wheat mozaic), tebu (Sugar cane mozaic).
2. Penyakit degenerasi pembuluh tapis pada jeruk (virus citrus vein phloem degeneration (CVPD). Virus ini dengan begitu cepat menyebar ditularkan serangga vektor Diaphorina Citri Kuwayana (Homoptera Psyllidae) atau masyarakat umum menyebutnya kutu loncat atau kutu putih.
C. JAMUR
Jamur atau cendawan adalah tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil sehingga bersifat heterotrof. Jamur ada yang uniseluler dan multiseluler. Tubuhnya terdiri dari benang-benang yang disebut hifa. Hifa dapat membentuk anyaman bercabang-cabang yang disebut miselium. Reproduksi jamur, ada yang dengan cara vegetatif ada juga dengan cara generatif. Jamur menyerap zat organik dari lingkungan melalui hifa dan miseliumnya untuk memperoleh makanannya. Setelah itu, menyimpannya dalam bentuk glikogen. Jamur merupakan konsumen, maka dari itu jamur bergantung pada substrat yang menyediakan karbohidrat, protein, vitamin, dan senyawa kimia lainnya. Semua zat itu diperoleh dari lingkungannya. Sebagai makhluk heterotrof, jamur dapat bersifat parasit obligat, parasit fakultatif, atau saprofit.
Cara hidup jamur lainnya adalah melakukan simbiosis mutualisme. Jamur yang hidup bersimbiosis, selain menyerap makanan dari organisme lain juga menghasilkan zat tertentu yang bermanfaat bagi simbionnya. Simbiosis mutualisme jamur dengan tanaman dapat dilihat pada mikoriza, yaitu jamur yang hidup di akar tanaman kacang-kacangan atau pada like. Jamur berhabitat pada bermacammacam lingkungan dan berasosiasi dengan banyak organisme. Meskipun kebanyakan hidup di darat, beberapa jamur ada yang hidup di air dan berasosiasi dengan organisme air. Jamur yang hidup di air biasanya bersifat parasit atau saprofit, dan kebanyakan dari kelas Oomycetes.
Contoh Jamur Yang Berperan Dalam Lingkungan
1. Higroporus dan Lycoperdon perlatum berguna sebagai dekomposer.
2. Jamur yang mampu merombak polimer plastiknya yaitu jamur Aspergillus fischeri dan Paecilomyces sp. Sedangkan jamur yang mampu merombak dan menggunakan sumber C dari plasticizers (senyawa lain penyusun plastik) yaitu jamur Aspergillus niger, A. Versicolor, Cladosporium sp.,Fusarium sp., Penicillium sp.,Trichoderma sp., Verticillium sp., dan khamir Zygosaccharomyces drosophilae, serta Saccharomyces cerevisiae. Hilangnya plasticizers menyebabkan lapisan plastik menjadi rapuh, daya rentang meningkat dan daya ulur berkurang


1) Khamir
Khamir (yeast) adalah fungi ekasel (uniselular) yang beberapa jenis spesiesnya umum digunakan untuk membuat roti, fermentasi minuman beralkohol, dan bahkan digunakan percobaan sel bahan bakar. Kebanyakan khamir merupakan anggota divisi Ascomycota, walaupun ada juga yang digolongkan dalam Basidiomycota. Beberapa jenis khamir, seperti Candida albicans, dapat menyebabkan infeksi pada manusia (kandidiasis).
Lebih dari seribu spesies khamir telah diidentifikasi. Khamir yang paling umum digunakan adalah Saccharomyces cerevisiae, yang dimanfaatkan untuk produksi anggur, roti, tape, dan bir sejak ribuan tahun yang silam dalam bentuk ragi.
Contoh Khamir Yang Berperan Dalam Lingkungan
a. Phytium sebagai hama bibit tanaman yang menyebabkan penyakit
rebah semai.
b. Phythophthora inf'estan menyebabkan penyakit pada daun tanaman
kentang.
2) Kapang
Kapang lebih tahan asam, sehingga kapang sering membusukkan makanan asam, seperti buah-buahan asam dan minuman asam. Kapang seperti Bysochamys fulva, Talaromyces flavus, Neosartorya fischeri dan lain-lain telah diketahui sebagai penyebab kebusukan minuman sari buah kaleng dan produk-produk yang mengandung buah. Spora kapang-kapang ini ternyata mampu bertahan pada pemanasan yang digunakan untuk mengawetkan produk tersebut. Spora kapang ini tahan terhadap pemanasan selama 1 menit pada 920C dalam kondisi asam atau pada makanan yang diasamkan. Akan tetapi untuk mencapai konsistensi yang seperti ini, kapang tersebut memerlukan waktu untuk membentuk spora, sehingga sanitasi sehari-hari terhadap peralatan sangat penting untuk mencegah pertumbuhan kapang ini dan pembentukan sporanya. Pada umumnya kapang yang tumbuh pada makanan yang diolah dengan panas tidak menyebabkan penyakit pada manusia.
Contoh Kapang Yang Berperan Dalam Lingkungan
a. Beberapa contoh kapang yang menjadi penyebab penyakit yang dapat ditemukan diperairan, baik pada kolam, sungai, danau maupun laut, adalah; Aspergillusspp, Penicillium spp., Pythiopsis,Saprolegniaparasitica, Isoachlya, Leptolegnia, Candida spp, dan Rhodotorulla spp.
b. Penicillium menyebabkan kerusakan pada bahan sayuran,buah-buahan, dan serelia. Selain itu digunkan untuk industri,misalkan memproduksi antibiotic penisilin yang diproduksi oleh Penicillium notatum dan Penicillium chysogenum. Kegunaan lain untuk pematangan keju, misalnya keju camembert oleh Penicillium camemberti yang konidianya berwarna abu-abu dll.

2. MIKROBIOLOGI KESEHATAN
Sekilas, makna praktis dari mikroorganisme disadari tertutama karena kerugian yang ditimbulkannya pada manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan. Misalnya dalam bidang mikrobiologi kedokteran dan fitopatologi banyak ditemukan mikroorganisme yang pathogen yang menyebabkan penyakit dengan sifat-sifat kehidupannya yang khas. Walaupun di bidang lain mikroorganisme tampil merugikan, tetapi perannya yang menguntungkan jauh lebih menonjol.
A. BAKTERI
Tidak hanya di bidang lingkungan dan pangan, bakteri juga dapat memberikan manfaat dibidang kesehatan. Antibiotik merupakan zat yang dihasilkan oleh mikroorganisme dan mempunyai daya hambat terhadap kegiatan mikroorganisme lain dan senyawa ini banyak digunakan dalam menyembuhkan suatu penyakit.
Contoh Bakteri Yang Berperan Dalam Kesehatan
1. Bakteri yang menghasilkan antibiotic :
a. Streptomyces griseus, menghasilkan antibiotik streptomycin.
b. Streptomyces aureofaciens, menghasilkan antibiotik tetracycline.
c. Streptomyces venezuelae, menghasilkan antibiotik chloramphenicol.
d. Penicillium, menghasilkan antibiotik penisilin.
e. Bacillus polymyxa, menghasilkan antibiotik polymixin.
2. Pada manusia, beberapa jenis bakteri yang sering kali menjadi agen penyebab penyakit adalah Salmonella enterica subspesies I serovar Typhi yang menyebabkan penyakit tifus, Mycobacterium tuberculosis yang menyebabkan penyakit TBC, dan Clostridium tetani yang menyebabkan penyakit tetanus.[53][54] Bakteri patogen juga dapat menyerang hewan ternak, seperti Brucella abortus yang menyebabkan brucellosis pada sapi dan Bacillus anthracis yang menyebabkan antraks.[55] Untuk infeksi pada tanaman yang umum dikenal adalah Xanthomonas oryzae yang menyerang pucuk batang padi dan Erwinia amylovora yang menyebabkan busuk pada buah-buahan.

B. VIRUS
Peranan virus bagi hewan dan makhluk hidup adalah dapat digunakan di dalam usaha - usaha yang berkaitan dengan kesehatan. Virus biasanya digunakan untuk memindahkan materi genetik dari satu bakteri ke dalam bakteri lainnya yang tidak mungkin dilakkan oleh manusia.
Beberapa virus ada yang dapat dimanfaatkan dalam rekombinasi genetika. Melalui terapi gen, gen jahat (penyebab infeksi) yang terdapat dalam virus diubah menjadi gen baik (penyembuh). Baru-baru ini David Sanders, seorang profesor -biologi pada Purdue's School of Science telah menemukan cara pemanfaatan virus dalam dunia kesehatan. Dalam temuannva yang dipublikasikan dalam Jurnal Virology, Edisi 15 Desember ¬2002, David Sanders berhasil menjinakkan cangkang luar virus Ebola sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pembawa gen kepada sel yang sakit (paru-paru). Meskipun demikian, kebanyakan virus bersifat merugikan terhadap kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan.
Contoh Virus Yang Berperan Dalam Kesehatan
1. Penyakit gondong disebabkan oleh paramyxovirus dapat hidup dijaringan otak, selaput otak, pankreas, testis, kelenjar parotid dan radang di hati. Penyakit gondong ditandai dengan pembengkakan di kelenjar parotid pada leher di bawah daun telinga. penularannya terjadi melalui kontak langsung dengan penderita melalui ludah, urin dan muntahan.
2. Polio disebabkan oleh poliovirus. Serangan poliovirus menyebabkan lumpuh bila virus menginfeksi selaput otak (meninges) dan merusak sel saraf yang berhubungan dengan saraf tepi. Virus ini menyerang anak - anak berusia antara 1 - 5 tahun . virus polio dapat hidup di air selama berbulan - bulan, sehingga dapat menginfeksi melalui air yang diminum. Dalam keadaan beku virus ini dapat ditularkan lewat lingkungan yang buruk, melalui makanan dan minuman. penularan dapat terjadi melalui alat makan bahkan melalui ludah.
C. JAMUR
JAMUR telah digunakan selama ribuan tahun, baik sebagai makanan maupun obat herbal. Studi-studi menunjukkan bahwa jamur bisa meningkatkan produksi dan aktivitas sel-sel darah putih. Dan hal ini, menurut direktur Institute of Herbal Medicine Douglas Schar, sangat baik untuk melawan infeksi. Jamur adalah salah satu makanan yang enak, selain itu gizi yang ada di dalamnya sangat kompleks. Manfaatnya juga kompleks, mulai dari memerangi kanker, meningkatkan imunitas hingga menguatkan jantung. kalori yang terkandung di dalamnya juga rendah dan jika diolah dengan benar, rasa jamur sangat mirip dengan daging ayam.
Contoh Jamur Yang Berperan Dalam Kesehatan
1. Jamur Kuping Hitam kering /Auricularia polytricha. jamur kuping berkhasiat membantu melancarkan peredaran darah dalam tubuh. Mengurangi penyumbatan pada pembuluh darah , dan bagus sebagai anti oksidant penangkal Radikal bebas , pencegah timbulnya kanker
2. Cegah kanker payudara. Jamur kancing mengandung komponen yang berfungsi menghambat aktivitas aromatase (enzim yang terlibat dalam produksi estrogen) dan 5-alpha-reductase (enzim yang berfungsi mengubah testosteron menjadi DHT). Temuan terbaru menunjukkan bahwa jamur kancing bisa mengurangi risiko kanker payudara dan kanker prostat. Ekstrak jamur kancing mengurangi perbanyakan sel dan memperkecil ukuran tumor. Efek kemoterapi ini bisa dilihat dengan asupan sekitar 100 gram jamur per hari.
1) Khamir
Khamir (yeast) adalah salah satu mikroorganisme yang termasuk dalam golongan fungi yang dibedakan bentuknya dari mould (kapang) karena berbentuk uniseluler. Reproduksi vegetatif pada khamir terutama dengan cara pertunasan. Sebagai sel tunggal yeast tumbuh dan berkembang biak lebih cepat dibanding dengan mould yang tumbuh dengan pembentukan filamen. Yeast sangat mudah dibedakan dengan mikroorganisme yang lain misalnya dengan bakteri, yeast mempunyai ukuran sel yang lebih besar dan morfologi yang berbeda. Sedangkan dengan protozoa, yeast mempunyai dinding sel yang lebih kuat serta tidak melakukan fotosintesis bila dibandingkan dengan ganggang atau algae. Dibandingkan dengan kapang dalam pemecahan bahan komponen kimia yeast lebih efektif memecahnya dan lebih luas permukaan serta volume hasilnya lebih banyak.
Contoh Khamir Yang Berperan Dalam Kesehatan
a. Pneumonia carinii menyebabkan penyakit pneumonia pada paru-paru
manusia.
b. Candida sp. penyebab keputihan dan sariawan pada manusia.

2) Kapang
Kapang adalah mikroorganisme yang termasuk dalam anggota Kingdom Fungi yang membentuk hifa. Kapang bukan merupakan kelompok taksonomi yang resmi, sehingga anggota-anggota dari kapang tersebar ke dalam filum Glomeromycota, Ascomycota, dan Basidiomycota.
Kapang (Inggris: mold) merupakan anggota regnum Fungi ("Kerajaan" Jamur) yang biasanya tumbuh pada permukaan makanan yang sudah basi atau terlalu lama tidak diolah. Sebagian besar kapang merupakan anggota dari kelas Ascomycetes.
Kapang bereproduksi dengan menggunakan spora. Spora kapang terdiri dari dua jenis, yaitu spora seksual dan spora aseksual. Spora aseksual dihasilkan lebih cepat dan dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan spora seksual. Spora aseksual memiliki ukuran yang kecil (diameter 1-10 μm) dan ringan, sehingga penyebarannya umumnya secara pasif menggunakan aliran udara. Apabila spora tersebut terhirup oleh manusia dalam jumlah tertentu akan mengakibatkan gangguan kesehatan.
Contoh Kapang Yang Berperan Dalam Kesehatan
1. Gangguan kesehatan yang diakibatkan spora kapang terutama akan menyerang saluran pernapasan. Asma, alergi rinitis, dan sinusitis merupakan gangguan kesehatan yang paling umum dijumpai sebagai hasil kerja sistem imun tubuh yang menyerang spora yang terhirup.
2. Penyakit lain adalah infeksi kapang pada saluran pernapasan, atau disebut mikosis. Salah satu penyakit mikosis yang umum adalah Aspergillosis, yaitu tumbuhnya kapang dari genus Aspergillus pada saluran pernapasan. Selain genus Aspergillus, beberapa spesies dari genus Curvularia dan Penicillium juga dapat menginfeksi saluran pernapasan dan menunjukkan gejala mirip seperti Aspergillosis.



DAFTAR PUSTAKA


http://organisasi.org/definisi-pengertian-bakteri-ciri-ciri-dan-peranan-bakteri-bagi-kehidupan-manusia
http://educorolla2.blogspot.com/2009/03/peranan-virus-dalam-kehidupan.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Jamur
http://id.wikipedia.org/wiki/Khamir
http://id.wikipedia.org/wiki/Kapang
http://id.shvoong.com/exact-sciences/biology/1990208-peranan-jamur-bagi-kehidupan-manusia/#ixzz1iDnVQdCX
http://id.wikipedia.org/wiki/Virus#Peranan_Virus_dalam_Kehidupan
http://en.wikipedia.org/wiki/Baker%27s_yeast
http://www.forumsains.com/artikel/kapang-dan-kesehatan/
http://id.wikipedia.org/wiki/Pediococcus
Continue Reading

SAINS DAN TEKHNOLOGI

| 0 comments

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Teknologi Info Komunikasi merupakan salah satu kata yang sering muncul di dunia sains di film, novel dan komik adalah "Mad" (Gila), misalnya kita sering mendengar "Mad Scientist". Tetapi seperti kata 'benci' diangkat sebagai singkatan untuk 'benar-benar cinta', 'gila' adalah singakatan untuk 'giat langkah`. Kalau kita melaksankan sesuatu yang luar biasa kita sering disebut gila, pada hal itu bisa sebagai langkah awal ke sesuatu yang dapat merubah gaya hidup manusia di seluruh dunia, misalnya lampu listrik, telpon, dll. Tanpa orang gila begini kita tidak dapat cepat maju!. Sains adalah ilmu yang seperti ilmu lain terus menambahkan pengetahuan dari penelitian oleh orang yang berdisiplin dan rajin. Tetapi seringkali kemajuan sains muncul dari idea yang dari awal dianggap gila. Kita harus berani dan percaya diri, dan ingat bahwa kita dapat gagal 1000 kali dalam kegiatan percobaan, tetapi kita hanya perlu berhasil sekali, dan idea kita sudah terbukti.
Sains dan Teknologi telah melekat erat ke dalam setiap gaya hidup dan kehidupan modern, bahkan begitu pentingnya bagi pelajar, dan menjadi tuntutan dalam kehidupan professional kita, maka belajar sains dan mengembangan ketrampilan sains dan teknologi pada saat ini adalah sangat penting dan menjadi keniscayaan. Pentingnya terampil berkomunikasi dapat dibuktikan secara sepintas melalui berbagai surat kabar harian/koran. Kebanyakan lowongan pekerjaan untuk posisi-posisi penting selalu mempersyaratkan penguasaan teknologi. Bahkan saat ini begitu terasa pentingnya bagi para pelajar Indonesia bertepatan dengan usaha-usaha pemerintah untuk meningkatkan investasi asing di Indonesia.
Pengetahuan dan keterampilan ilmu sains dan teknologi memungkinkan kita dapat memasuki berbagai bidang profesi, namun demikian tanpa dibarengi dengan pengembangan kreativitas pribadi maka keterampilan itu sendiri menjadi tidak berarti dan tidak menjamin dengan sendirinya masa depan yang cerah atau adanya pengembangan karir pribadi yang pasti
Sains dan teknologi merupakan sarana yang tepat untuk mengembangkan kreatifitas termasuk mengembangkan keterampilan dalam dalam pemecahan masalah (problem solving).

B. RUMUSAN MASALAH
Perumusan masalah merupakan salah satu tahap di antara sejumlah tahap penelitian yang memiliki kedudukan yang sangat penting dalam kegiatan penelitian. Tanpa perumusan masalah, suatu kegiatan penelitian akan menjadi sia-sia dan bahkan tidak akan membuahkan hasil apa-apa.
Dan adapun rumusan masalah berdasarkan latar belakang yang sudah dipaparkan sebelumnya adalah :
1. Apakah yang dimaksud dengan sains ?
2. Apakah yang dimaksud dengan tekhnologi ?
3. Apakah dampak positif dan negatif sains terhadap tekhnologi ?
4. Apakah dampak positif dan negatif tekhnologi terhadap sains ?
5. Bagaimana hubungan antara sains dan tekhnologi ?

C. BATASAN MASALAH
“ Mengetahui arti sains dan teknologi,dampak positif dan negatif serta bagaimana hubungan antara keduanya”.

D. TUJUAN
Berdasarkan rumusan masalah diatas,tujuan pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan sains ?
2. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan tekhnologi ?
3. Untuk mengetahui apa dampak positif dan negatif sains terhadap tekhnologi
4. Untuk mengetahui apa dampak positif dan negatif tekhnologi terhadap sains 5. Untuk mengetahui hubungan antara sains dan tekhnologi ?
BAB II
PEMBAHASAN
I. ILMU SAINS
A. Pengertian Sains
Kata sains berasal dari bahasa latin ” scientia ” yang berarti pengetahuan. Berdasarkan webster new collegiate dictionary definisi dari sains adalah pengetahuan yang diperoleh melalui pembelajaran dan pembuktian atau pengetahuan yang melingkupi suatu kebenaran umum dari hukum – hukum alam yang terjadi misalnya didapatkan dan dibuktikan melalui metode ilmiah. Sains dalam hal ini merujuk kepada sebuah sistem untuk mendapatkan pengetahuan yang dengan menggunakan pengamatan dan eksperimen untuk menggambarkan dan menjelaskan fenomena – fenomena yang terjadi di alam.
Secara sederhana sains dapat berarti sebagai tubuh pengetahuan (body of knowledge) yang muncul dari pengelompokkan secara sistematis dari berbagai penemuan ilmiah sejak jaman dahulu, atau biasa disebut sains sebagai produk. Produk yang dimaksud adalah fakta-fakta, prinsip-prinsip, model-model, hukum-hukum alam, dan berbagai teori yang membentuk semesta pengetahuan ilmiah yang biasa diibaratkan sebagai bangunan dimana berbagai hasil kegiatan sains tersusun dari berbagai penemuan sebelumnya.
Sains juga bisa berarti suatu metode khusus untuk memecahkan masalah, atau biasa disebut sains sebagai proses. Metoda ilmiah merupakan hal yang sangat menentukan, sains sebagai proses ini sudah terbukti ampuh memecahkan masalah ilmiah yang juga membuat sains terus berkembang dan merevisi berbagai pengetahuan yang sudah ada.
Selain itu sains juga bisa berarti suatu penemuan baru atau hal baru yang dapat digunakan setelah kita menyelesaikan permasalahan teknisnya, yang tidak lain biasa disebut sebagai teknologi. Teknologi merupakan suatu sifat nyata dari aplikasi sains, suatu konsekwensi logis dari sains yang mempunyai kekuatan untuk melakukan sesuatu. Sehingga biasanya salah satu definisi popular tentang sains termasuk juga teknologi di dalamnya
Sains adalah suatu cara dalam mencari tahu tentang pola atau bentuk dari alam yang dapat di mengerti dan yang dapat diselidiki atau ditemukan secara alami. Para ilmuwan menggunakan pikiran dan indera serta berbagai instrumen yang kadang sangat rumit untuk mengamati alam. Mereka menggunakan pikiran dan imajinasi mereka untuk menghasilkan teori dan hipotesa untuk menjelaskan apa yang mereka amati.
B. Sejarah Ringkas Perkembangan Filsafat Sains
Masyarakat primitif menganut pemikiran mitosentris yang mengandalkan mitos guna menjelaskan fenomena alam. Perubahan pola pikir dari mitosentris menjadi logo-sentris membuat manusia bisa membedakan kondisi riil dan ilusi, sehingga mampu ke-luar dari mitologi dan memperoleh dasar pengetahuan ilmiah. Ini adalah titik awal ma-nusia menggunakan rasio untuk meneliti serta mempertanyakan dirinya dan alam raya.
1). Filsafat kuno dan abad pertengahan
Di masa ini, pertanyaan tentang asal usul alam mulai dijawab dengan pendekaan rasional, tidak dengan mitos. Subjek (manusia) mulai mengambil jarak dari objek (alam) sehingga kerja logika (akal pikiran) mulai dominan. Sebelum era Socrates, kaji-an difokuskan pada alam yang berlandaskan spekulasi metafisik. Menurut Heraklitos (535-475 SM), realita di alam selalu berubah, tidak ada yang tetap (api sebagai simbol perubahan di alam) sementara Parmenides (515-440 SM) mengatakan bahwa realita di alam merupakan satu kesatuan yang tidak bergerak sehingga perubahan tidak mungkin terjadi.
Pada era Socrates, kajian filosofis mulai menjurus pada manusia dan mulai ada pemikiran bahwa tidak ada kebenaran yang absolut. Beberapa filosof populernya adalah Socrates (479-399 SM), Plato (427-437 SM) dan Aristotles (384-322 SM). Socrates mendefinisikan, menganalisis dan mensintesa kebenaran objektif yang universal melalui metode dialog (dialektika). Satu pertanyaan dijawab dengan satu jawaban. Plato mengembangkan konsep dualisme (adanya bentuk dan persepsi). Ide yang ditangkap oleh pikiran (persepsi) lebih nyata dari objek material (bentuk) yang dilihat indra. Sifat persepsi tidak tetap dan bisa berubah, sementara bentuk adalah sesuatu yang tetap. Aris-totles menyatakan bahwa materi tidak mungkin tanpa bentuk karena ia ada (eksis). Fil-suf ini juga memperkenalkan silogisme, yaitu penggunaan logika berdasarkan analisis bahasa guna menarik kesimpulan. Silogisme memiliki dua premis mayor dan satu ke-simpulan sehingga, suatu pernyataan benar harus sesuai dengan minimal dua pernyataan pendukung. Logika ini disebut juga dengan logika deduktif yang mengukur valid tidak nya sebuah pemikiran. Pada abad pertengahan (abad 12–13 SM) mulai dilakukan analisis rasional terha-dap sifat-sifat alam dan Allah, analisis suatu kejadian/materi, bentuk,ketidaknampakan, logika dan bahasa. Salah satu filsufnya adalah Thomas Aquinas (1225-1274).
2). Filsafat modern (abad 15 – sekarang)
Berkembang beberapa paham yang menguatkan kedudukan humanisme sebagai dasar dalam perkembangan hidup manusia dan pengetahuan. Paham rasionalisme me-nyatakan bahwa akal merupakan alat terpenting untuk memperoleh dan menguji penge-tahuan.Kedaulatan rasio diakui sepenuhnya dengan menyisihkan pengetahuan indra. Menurut Rene Descartes (paham rasionalisme dan skeptisme), pengetahuan yang benar harus berangkat dari kepastian. Untuk memastikan kebenaran sesuatu, segala sesuatu harus diragukan terlebih dahulu. Keragu-raguan membuat manusia bertanya/mencari jawaban untuk memperoleh kebenaran yang pasti (manusia harus berpikir rasional untuk mencapai kebenaran).
Pada paham empirisme, segala sesuatu yang ada dalam pikiran didahului oleh pengalaman indrawi. Pengetahuan dikembangkan dari pengalaman indra secara konkrit dan bukan dari rasio. Menurut John Locke (empirisme dan naturalisme), pikiran awal-nya kosong. Isi pikiran (ide) berasal dari pengalaman indrawi (lahiriah dan batiniah) ter-hadap substansi (benda) di alam. David Hume (skeptisme dan empirisme) mengatakan ide atau konsep didalam pikiran berasal dari persepsi (kesan terhadap pengalaman indra-wi) dan gagasan (konsep makna dari kesan) terhadap suatu substansi, bukan dari substansinya. Sementara menurut Francis Bacon, pengetahuan merupakan kekuatan un-tuk menguasai alam. Pengetahuan diperoleh dengan metode induksi melalui eksperi-men dan observasi terhadap suatu fenomena yang ingin dikaji.
Paham lainnya adalah idealisme yang dianut Barkeley: ada disebabkan oleh adanya persepsi; dan paham idealisme – kritisisme yang dikembangkan Imanuel Kant. Menurut Kant, hakikat fisik adalah jiwa (spirit) dan pengetahuan adalah hasil pemikiran yang dihubungkan dengan pengalaman indrawi. Paham ini menggabungkan konsep rasionalisme dengan empiris-me. Paham positive-empiris (Aguste Comte) menyatakan bahwa realita berjalan sesuai dengan hukum alam sehingga pernyataan pengetahuan harus bisa diamati, diulang, diu-kur, diuji dan diramalkan. Sementara paham pragmatisme William James menyatakan kebenaran suatu pernyataan diukur dari kriteria apakah pernyataan tersebut bersifat
fungsional (bermanfaat) dalam kehidupan praktis. Pernyataan dianggap benar jika kon-sekuensi dari pernyataan tersebut memiliki kegunaan praktis bagi manusia. (Summary rating)
C. Ruang Lingkup dan Klasifikasi Sains
Sifat dan ruang lingkup sains sebagai berikut :
Sains ditujukan untuk merumuskan dan memeriksa penjelasan naturalistik pada fenomena alam. Ia adalah proses untuk secara sistematis mengumpulkan dan mencatat data mengenai dunia fisik, lalu menggolongkan dan mempelajari data yang telah dikumpulkan tersebut untuk menarik prinsip alami yang paling sesuai untuk fenomena yang diamati tersebut.
Setiap pengetahuan yang dikumpulkan dalam kerangka yang telah dijelaskan diatas dapat disebut "ilmiah" dan pantas untuk diajarkan di sekolah umum; dan setiap pengetahuan yang tidak dikumpulkan lewat kerangka tersebut, tidak dapat disebut ilmiah. "Karena ruang lingkup pemikiran ilmiah adalah secara sadar terbatas pada pencarian prinsip alamiah, sains harus tetap bebas dari dogma agama dan karenanya pantas untuk menjadi mata pelajaran di sekolah umum.
Secara sederhana sains dapat berarti sebagai tubuh pengetahuan (body of knowledge) yang muncul dari pengelompokkan secara sistematis dari berbagai penemuan ilmiah sejak jaman dahulu, atau biasa disebut sains sebagai produk. Produk yang dimaksud adalah fakta-fakta, prinsip-prinsip, model-model, hukum-hukum alam, dan berbagai teori yang membentuk semesta pengetahuan ilmiah yang biasa diibaratkan sebagai bangunan dimana berbagai hasil kegiatan sains tersusun dari berbagai penemuan sebelumnya. Sains juga bisa berarti suatu metoda khusus untuk memecahkan masalah, atau biasa disebut sains sebagai proses. Metoda ilmiah merupakan hal yang sangat menentukan, sains sebagai proses ini sudah terbukti ampuh memecahkan masalah ilmiah yang juga membuat sains terus berkembang dan merevisi berbagai pengetahuan yang sudah ada.
Sejarah perkembangan sains menunjukkan bahwa sains berasal dari penggabungan dua tradisi tua, yaitu tradisi pemikiran filsafat yang dimulai oleh bangsa Yunani kuno serta tradisi keahlian atau ketrampilan tangan yang berkembang di awal peradaban manusia yang telah ada jauh sebelum tradisi pertama lahir. Filsafat memberikan sumbangan berbagai konsep dan ide terhadap sains sedangkan keahlian tangan memberinya berbagai alat untuk pengamatan alam. Selanjutnya, sains modern bisa dikatakan lahir dari perumusan metoda ilmiah yang disumbangkan Rene Descartes yang menyodorkan logika rasional dan deduksi serta oleh Francis Bacon yang menekankan pentingnya eksperimen dan observasi.
Sains dengan definisi diatas seringkali disebut dengan sains murni, untuk membedakannya dengan sains terapan, yang merupakan aplikasi sains yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan manusia. ilmu sains biasanya diklasifikasikan menjadi dua yaitu :
1. Natural sains atau Ilmu pengetahuan Alam
2. Sosial sains atau ilmu pengetahuan sosial
Berikut ini adalah contoh dari begitu banyak pembagian bidang – bidang sains, khususnya natural sains atau IPA
BIOLOGI (Biology) : Anatomi,biofisika,genetika, Ekologi, Fisiologi, taksonomi, virulogi, zoologi, dll
KIMIA (Chemistry) : Kimia Analitik, Elektrokimia, Kimia organik, kimia anorganik, ilmu material, kimia polimer, thermokimia
Fisika (Physics) : Astronomi, fisika nuklir, kinetika, dinamika, fisika material, optik, mekanika quantum, thermodinamika
Ilmu Bumi (Earth Science) : Ilmi lingkungan, geodesi, geologi, hydrologi, meteorologi, paleontologi, oceanografi.
D. Dampak Negatif dan Positif Sains Terhadap Tekhnologi
Pada hakikatnya perkembangan sains pastinya memiliki dampak terhadap perkembanga tekhnologi,baik itu dampak positif maupun negatifnya.Dampak-dampak tersebut dapat dilihat pada penjabaran dibawah ini :
Belakangan ini banyak kritik terhadap sains modern dari berbagaikalangan. Soalnya, teknologi sebagai penerapan sains untukkepentingan manusia punya dampak yang cukup menakutkan. Ada beberapa dampak sains terhadap tekhnologi,dampak itu adalah dampak militer, dampak ekologis, dampak sosiologis dan dampak psikologis.

1. Dampak Militer
Potensi destruktif yang ditemukan sains ternyata serta merta dimanfaatkan langsung sebagai senjata pemusnah massal oleh kekuatan-kekuatan militer dunia. Sejarah tak dapat memungkiri bahwa ilmuwan berperan cukup besar dalam pengembangan senjata-senjata pemusnah massal tersebut
2. Dampak Ekologis
Dampak tak langsung yang berupa pencemaran dan perusakan lingkungan hidup manusia oleh industri sebagai penerapan teknologi untuk kepentingan ekonomi. Dampak kedua ini adalah dampak tak langsung, karena industrialisasi adalah positif sedangkan krisis lingkungan yang ditimbulkannya bersifat negatif.

3. Dampak Sosiologis
Keretakan sosial, keterbelahan personal dan keterasingan mental yang dibawa oleh pola hidup urbanisasi yang mengikuti industrialisasi ekonomi. Dampak ketiga ini adalah dampak tak langsung kedua sains dan teknologi, karena urbanisasi adalah dampak tak langsung dari industrialisasi.

4.Dampak Psikologis
yang paling parah, adalah penyalahgunaan obat-obatan hasil industri kimia untuk
menanggulangi dampak negatif dari urbanisasi.

Keempat buah dampak negatif penerapan sains dan teknologi itutidaklah merisaukan kebanyakan ilmuwan karena mereka menganggap halitu bukanlah urusan mereka. Soalnya dalam pandangan mereka, tugasmereka hanyalah mencari kebenaran ilmiah tentang alam. Oleh karena itu sains di anggap sebagai ilmu yang netral yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan teknologi. Sementara itu para teknolog juga melempar tanggung jawab mengan mengatakan teknologi itu bagaikan pisau adalah sesuatu yang netral yang bisa dimanfaatkan secara positif atau negatif tergantung pemakainya.
Akan tetapi melihat gelombang dampak negatif yang kumulatif sainsmodern itu, pada paruh kedua abad yang baru silam ini, timbulsejumlah kritik terhadap sains yang bukan merujuk pada dampak-dampaknegatif yang sekunder itu, tapi langsung ke jantung filosofis sains yang selama ini dianggap tidak bermasalah. Kritik itu datang dari kalangan teolog, filosof serta ideolog-ideolog ekosofi, neomarxis,feminis dan etnoreligius. Pada dasarnya, kritikus-kritikus anti-sains itu menunjukkan ketimpangan pikir yang mendasari metodologi sains yang berujung pada mudahnya sains dimanfaatkan secara negatif tanpa rasa bersalah sedikitpun dari kalangan sains. Suatu kondisi yang menyedihkan dan memprihatinkan.
Kaum teolog misalnya dengan cepat mengatakan bahwa sains itu berdasarkan materialisme ateistik sehingga tidak mengherankan jika penerapannya mempunyai kecenderungan amoral. Sementara kaum filosof seperti kaum fenomenolog eksistensialis dengan terus terang menunjukkan bahwa sains pada dasarnya sebuah pemiskinan intelektdari pengalaman langsung manusiawi akan realitas seutuhnya, sehinggatak mengherankan jika dampak negatif merajalela begitu sains dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.Kritik-kritik teologis dan filosofis itu biasanya tak terdengar dikalangan sains karena mereka menulis dan berbicara dalam jurnal-
jurnal dan seminar-seminar akademik yang terpisah dari dunia akademik
sains dan teknologi
Namun kaum ideolog menggunakan media massa untuk melontarkan kritik-kritik radikal mereka. Pada umumnya kaum ideolog menunjukkan keberpihakan sains sebagai institusi kebudayaan pada sekelompok manusia sehingga dengan demikian terbukalah kedok kepalsuan netralisme sains modern
.Menurut kaum ekosofis sains modern berpihak manusia mengabaikan spesies-spesies makhluk hidup lainnya. Sedangkan kaum feminis meliha bahwa sains modern hanya berorientasi pada sebagian manusia yang berjenis kelamin laki-laki itulah sebabnya intuisi diabaikan dalam sains
Sementara kaum neomarxis melihat bahwa sain modern tidak berpihak pada manusia seluruhnya tetapi pada kepentingan-kepentingan ekonomi kaum kapitalis global. Oleh karena itu, rasionalitas sains bersifa instrumental paragmatis
Kaum etnoregius melengkapi pembongkaran itu dengan mengintegrasikan semua kritik itu dengan menunjukkan kepentingan kapitalisme global sebagai kelanjutan dari imperialisme Barat terhadap dunia selain mereka
Dalam kancah krisis dan kritik sains modern itu, terbongkarlah paradigma sains modern yang tak lain dari filsafat materialisme mekanistik dan bersamaan dengan itu runtuhlah dominasi paradigma materialistik itu.
Misalnya sekarang terjadi perang paradigma yang akan menggantikan paradigma sains yang lama itu dengan paradigma baru. Kedua paradigma baru itu adalah holisme sinergetik dan totalisme sibernetik yang menjadikan ruang mayantara internet sebagi ajang pertempuran yang tersamar.
Dengan demikian sudah waktunyalah bagi ilmuwan islam untuk memberikan paradigma sains religius sebagai paradigma baru bagi sains pasca-modern di milenium baru. Diharapkan dengan begitu Islam dapat sekali lagi menjadi landasan religius melaui paradigma bagi sains yang islami.

II. Ilmu Tekhnologi
A. Pengertian Tekhnologi
Teknologi berasal dari bahasa Yunani, tekhnologia (tekhno: seni atau pekerjaan tangan; logia: area studi), sehingga secara harfiah berarti studi atau ilmu pekerjaan tangan. Teknologi dapat mengacu pada beberapa hal, yakni
1. Aplikasi (penerapan) peralatan dan metode untuk proses produksi
2. Metode penerapan pengetahuan atau peralatan teknis
3. Mesin dan sistem yang dianggap sebagai seperangkat
4. Sekumpulan pengetahuan dari suatu masyarakat atau kebudayaan yang bersifat praktis (terapan).
Dari empat acuan tersebut, teknologi dapat diartikan sebagai sekumpulan prinsip, pengetahuan, dan cara yang dianut masyarakat mengenai penggunaan atau penerapan ilmu alam (sains) dan peralatan-peralatan yang dibuat umat manusia demi kemudahannya.
Definisi lainnya (digunakan dalam ekonomi) adalah teknologi dilihat dari status pengetahuan kita yang sekarang dalam bagaimana menggabungkan sumber daya untuk memproduksi produk yang diinginkan( dan pengetahuan kita tentang apa yang bisa diproduksi). Oleh karena itu, kita dapat melihat perubahan teknologi pada saat pengetahuan teknik kita meningkat. Kata teknologi sering menggambarkan penemuan dan alat yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik yang baru ditemukan. Akan tetapi, penemuan yang sangat lama seperti roda dapat disebut teknologi.
Ada juga pendapat yang mengatakan bahwa teknologi adalah pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Pengertian lain teknologi adalah karya manusia yang diciptakan untuk mendukung kehidupan manusia dan meningkatkan kesejahteraan manusia.
Teknologi sudah menjadi nadi kehidupan yang terus berjalan, mengalir dan berkembang sedemikian cepat sehingga seluruh sendi kehidupan manusia modern telah tergantung kepadanya. Dengan teknologi manusia semakin mudah dan cepat dalam memenuhi kebutuhannya. Namun di sisi lain teknologi yang minim landasan nilai telah melahirkan banyak krisis. Berbagai krisis seperti krisis ekonomi, krisis kemanusiaan, krisis moral, krisis ketakwaaan, krisis lingkungan dan berbagai krisis lainnya semakin akrab dalam kehidupan manusia.
Teknologi sudah menjadi nadi kehidupan yang terus berjalan, mengalir dan berkembang sedemikian cepat sehingga seluruh sendi kehidupan manusia modern telah tergantung kepadanya. Dengan teknologi manusia semakin mudah dan cepat dalam memenuhi kebutuhannya. Namun di sisi lain teknologi yang minim landasan nilai telah melahirkan banyak krisis. Berbagai krisis seperti krisis ekonomi, krisis kemanusiaan, krisis moral, krisis ketakwaaan, krisis lingkungan dan berbagai krisis lainnya semakin akrab dalam kehidupan manusia.
Seperti kita ketahui bersama bahwasannya teknologi yang ada saat ini dikatakan modern dan memiliki banyak kemajuan dibanding dengan teknologi yang telah ada pada beberapa abad yang lalu. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah kemajuan teknologi tersebut memberi dampak positif pada manusia atau justru menggiring manusia menuju kehancurannya?
Manusia memiliki dua peranan yang harus dilakoni dalam kehidupan ini, yaitu manusia sebagai makhluk individu dan manusia sebagai makhluk sosial. Sebagai seorang individu manusia memiliki sifat egois, ambisius dan tidak pernah puas. Sedangkan dalam peranannya sebagai makhluk sosial mereka dituntut untuk bisa berbagi dan saling tolong menolong.
Dari kedua sifat yang saling bertolak belakang itulah muncul teknologi. Singkat kata teknologi juga memiliki dua sifat yang berbeda, yaitu positif dan negatif. Kedua dampak tersebut pasti berjalan beriringan seiring dengan teknologi yang dihasilkan manusia. Karena akhir – akhir ini banyak yang lebih mementingkan individualisme daripada sosial kemasyarakat, maka teknologi yang dihasilkanpun cenderung kepada sifat yang negatif. Banyak kerugian yang ditimbulkan daripada keuntungannya. Sebagai contoh penerapan teknologi nuklir yang diselewengkan menjadi senjata pemusnah masal dan pengerukan sumber daya alam secara berlebihan yang berdampak pada hilangnya keseimbangan ekosistem di bumi. Kedua contoh tersebut merupakan dampak negatif yang muncul akibat sifat egois, ambisius dan tidak pernah puasnya manusia dalam kehidupannya.

B.Ruang Lingkup Kajian Teknologi Pendidikan
Teknologi Pendidikan dalam keseluruhan kegiatannya bertujuan untuk:
1. Meningkatkan fungsi dan peran komponen-komponen sistem instruksional seperti guru, pesan, bahan, peralatan, teknik, lingkungan dan sebagainya untuk memecahkan masalah-masalah kependidikan;
2. Meningkatkan fungsi pengembangan instruksional seperti riset teori, desain, produksi, logistik dan sebagainya untuk menganalisis masalah, merancang, melaksanakan dan menilai upaya pemecahan masalah-masalah kependidikan;
3. meningkatkan fungsi manejemen instruksional, baik manajemen personil maupun manajemen organisasinya untuk mengkoordinasikan salah satu atau beberapa fungsi yang telah disebutkan di atas.

Jika dikaji lebih mendalam mengenai ciri-ciri dan tujuan teknologi pembelajaran di atas, jelaslah bahwa kehadiran teknologi pembelajaran dalam dunia pendidikan adalah karena adanya dorongan-dorongan tertentu.

Adapun hal-hal yang mendorong dikembangkannya teknologi pembelajaran adalah sebagai berikut:
A. Adanya siswa atau peserta didik yang memerlukan bantuan dalam belajar sesuai dengan kemampuannya, kebutuhannya, kondisinya dan tujuannya;
B. Sumber-sumber tradisonal sudah tidak mencukupi lagi kebutuhan pendidikan, oleh karena itu, perlu dikembangkan dan dimanfaatkannya sumber-sumber belajar baru;
C. Adanya komponen-komponen sistem instruksional berupa pesan, orang, bahan, peralatan, teknik dan lingkungan yang perlu didayagunakan agar dapat mencapai tujuan pembelajaran secara efektitif dan efisien;
D. adanya kegiatan sebagai suatu sistem dalam mengembangkan sumber-sumber belajar sebagai komponen sistem instruksional yang bertolak dari suatu teori tertentu dan hasil penelitian, kemudian dirancang, diproduksi, disajikan, digunakan, dinilai untuk disempurnakan, kemudian disebarkan;
E. adanya kegiatan belajar yang memanfaatkan sumber belajar sebagai komponen sistem instruksional, serta lembaga atau instansi yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut sehingga perlu dikelola dengan baik agar kegiatan tersebut lebih berdaya guna.
Kelima latar belakang tersebut, secara konseptual merupakan gejala bidang garapan teknologi pembelajaran, sekaligus latar belakang diterapkannya konsep teknologi pembelajaran.

Berikut ini akan dikemukakan secara singkat gerakan yang mendasari terwujudnya bidang dan konsep teknologi pembelajaran seperti yang ada sekarang. Pertama adalah lahirnya konsep alat bantu visual (visual aid) dalam pembelajaran. Kedua adalah penggunaan alat bantu visual dalam pembelajaran berkembang dalam audio visual aid. Kemudian yang ketiga adalah dengan dimasukkannya prinsip-prinsip komunikasi dalam pembelajaran, dengan demikian maka tekanan tidak lagi diletakkan pada benda atau bahan pelajaran dalam bentuk audio visual, tetapi dipusatkan kepada keseluruhan proses komunikasi informasi/pesan (massage) dari sumber (source), yaitu guru, kepada penerima (receiver), yaitu siswa. Keempat adalah masuknya ilmu pengetahuan perilaku kepada teknologi pembelajaran. Kelima adalah perkembangan konsep teknologi pembelajaran dari komunikasi audio visual menuju ke pendekatan sistem dalam pembelajaran, dan akhirnya lahirlah konsep teknologi pembelajaran seperti yang ada sekarang.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa teknologi pembelajaran pada pokoknya mempunyai lima jenis kegiatan yaitu:
1. Menganalisis masalah dan merumuskan masalah;
2. Merancang pemecahan masalah;
3. Mengembangkan pemecahan masalah;
4. Uji coba, penilaian dan revisi pemecahan masalah, dan
5. Penerapan dan pengendalian pemecahan masalah.

C. Manfaat Tekhnologi Dalam Kehidupan Manusia
 Manfaat Tekhnologi Informasi
Pendidikan memungkinkan terjadinya penyebarluasan teknologi informasi dan transformasi ilmu pengetahuan bagi sektor-sektor pendidikan. Sementara economy dapat mendorong usaha kecil dan menengah pedesaan agar dapat mendapatkan nilai lebih, serta menggerakan roda perekonomian desa.
Cobalah rasakan manfaatnya jika penduduk desa dapat mencari informasi terbaru mengenai benih padi unggul, bibit unggul tanaman budidaya lainnya atau informasi komoditas hortikultura unggulan. Begitu juga dengan para peternak yang dapat mengetahui tentang primadona produk unggulan peternakan. Tentunya bakal meningkatkan taraf hidup masyarakat pedesaan.
Untuk e-education, kita sudah mengenal program Internet Goes to School, Community Access Point, e-Learning, Smart Campus dan generasi Baru Guru Indonesia, yang dilansir salah satu operator terbesar di Tanah Air. Bahkan untuk mempercepat penyebaran teknologi informasi ke wilayah-wilayah pedesaan. Internet dapat membuka peluang dan memberikan manfaat yang sangat banyak, termasuk dalam bidang keagamaan.Keberadaan teknologi komunikasi dan informasi, terutama internet, mampu membuat batas-batas Negara dan budaya menjadi tidak lagi relevan. Untuk menghindari munculnya ekses-ekses negative, yang harus kita lakukan adalah membentengi iman sekuat mungkin.
Pemerintah juga harus menyiapkan perangkat peraturan terkait pembatasan kebebasan akses internet. Akses yang terlalu bebas bisa berakibat fatal bagi perkembangan masyarakat, terutama di daerah yang haus akan informasi.Mengingat dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik yang disyahkan pemerintah pada 25 maret 2008 yang lalu, masih jauh dari keinginan masyarakat akan adanya pembatasan akses pornografi.
Harus kita sadari, teknologi informasi dan komunikasi, khususnya internet, hanyalah merupakan alat bantu saja dan bukan menjadi solusi dalam dunia pendidikan, formal maupun non formal. Bagaimanapun pendidikan yang bermutu didapat dari para pendidik yang bermutu plus dukungan pemerintah, dengan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan siswa didik yang diimplementasikan dengan benar dan kreatif.
Manfaat Tekhnologi Kebutuhan Pokok
o Manfaat Teknologi Terhadap Kebutuhan Pokok Manusia.
A. Pangan (makanan)
- Ditemukannya bibit unggul yang dalam waktu singkat dapat diproduksi berlipat ganda.
- Digunakannya mekanisasi pertanian untuk memungut hasil produksi sehingga hasilnya lebih besar bila dibandingkan dengan menggunakan tenaga manusia.
- Digunakannya bioteknologi (misalnya hormon tumbuhan) untuk merangsang tumbuhnya daun, bunga, atau buah sehingga tumbuh lebih banyak.
- Dikembangkannya pembuatan pangan dari minyak bumi, penyempurnaan gizi sereal, pembuatan pangan protein dari daun-daunan dan pembuatan produk daging tiruan dari sumber-sumber protein nabati.
B. Sandang (pakaian)
- Adanya mesin tekstil mempercepat proses pembuatan pakaian.
- Dengan kemajuan teknologi, telah ditemukan serat sintetis, seperti poliester, polipropelin, polietilin, dll, sehingga pembuatan tekstil dapat dilakukan secara besar-besaran dalam waktu yang singkat.
C. Papan (Tempat Tinggal)
Dengan menerapkan teknologi maju, manusia mampu membangun rumah dan gedung-gedung pencakar langit. Orang tidak lagi menggunakan tangga, tetapi cukup dengan menekan tombol dan dalam sekejap saja orang sudah sampai di lantai yang dituju. Sampai abad ini manusia berusaha memanfaatkan lautan dan antariksa sebesar-besarnya melalui pulau-pulau buatan disertai peternakan dan perkebunan laut.
o Manfaat Terhadap Pendayagunaan SDA
a) Perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk menaikkan kuantitas suatu produk.
- Dalam bidang pertanian
Dengan teknologi material dapat ditentukan jenis tanah suatu lahan, kandungan unsur-unsur yang diperlukan oleh tanaman sehingga dapat ditentukan pupuk yang paling tepat. Dengan kemajuan teknologi bibit unggul dapat diketahui dengan menggunakan sinar radioaktif, contohnya jenis padi Atomita I hasil mutasi buatan dari padi Pelita I yang tahan wereng cokelat dan hijau.
D. Dampak Negatif dan Positif Tekhnologi Terhadap Sains
Sebenarnya teknologi bias menjadi pembantu manusia dalam menyelesaikan berbagai hal. Namun, bisa menjadi penghancur manusia dan membuat manusia menjadi malas, manja dan lain sebagainya. Semua kembali lagi bagaimana cara manusia dalam memanfaatkan Teknologi itu sendiri. Tidak hanya Internet, semua jenis teknologi sebaiknya di gunkan sebagaimana mestinya dan secukupnya. Tidak perlu berlebihan. Jika suatu hal masih mampu kita lakukan tanpa teknologi. Kenapa harus menggunakan teknologi para dokter mengatakan masalah ini terjadi terutama karena dalam era computer ini orang-orang secara berlebihan mengandalkan produk elektronik untuk membantu mengingat sesuatu. Jarang sekali menggunakan otak mereka sendiri untuk menyelesaikan pekerjaan sehari-hari dan masalah yang di temui dalam kehidupan. Menggunakan internet dalam jangka waktu panjang membuat interaktif dan kebersamaan antar sesame manusia mengalami penurunan. Para ilmuan dari Jepang, Inggris dan Amerika serikat, telah mengeluarkan peringatan yang sama kepada dunia : computer semakin maju, otak manusia semakin degradasi, dan fenomena ini dalam kehidupan sehari-hari semakin maju, otak manusia semakin serius. Yang paling mempengaruhi adalah kaum muda modern sekarang yang telah kita sebut sebagai”digital natives” yaitu orang yang demi memudahkan kehidupannya telah menyatu dan terintegasi erat dengan produk teknologi sejak periode awal ketika masih kanak-kanak, propesor Dana small menyatakan adalah sangat penting untuk membantu kaum muda meningkatkan keterampilan berintraksi dengan sesama.
Orang-orang di masa lalu bila mau mendapatkan impormasi yang di inginkan harus banyak membaca. Sekarang karena kenyamanan mesin pencari di internet, orang-orang yang akan dengan cepat menemukan imformasi yang relevan, dan mengurangi sejumlah besar waktu membaca. Professor Tara Brabazon dari university. Of Brighton, mudah mendapatkan informasi bukan saja membuat rasa ingin tahu siswa yang lebih tumpul yang lebih di hawatirkan adalah siswa yang sedang belajar ini tidak memiliki kemampuan untuk membedakan informasi di internet. Walaupun informasi yang kaya telah membawa beberapa kenyamanan tertentu, tetapi tanpanya juga mulai membentuk modus berpikir kail mengatakan, “internet tampaknya telah menghancurkan kemampuan konsentrasi dan berpikir tajam saya di masa lalu. Di masa lalu saya menyelam laut dalam sekarang tampaknya saya seperti menginjak papan selancar hanya terbang melewati permukaan laut saja.
Teknologi dapat menyebabkan bencana dalam kehidupan manusia seperti yang di jelaskan di bawah ini.
1. Dampak buruk / negatif video game untuk anak.
Di balik manfaatnya, perkembangan teknologi justru menjadi ancaman. Seperti kehadiran video game yang dapat menghambat kemajuan akademis anak, terutama laki-laki. Penelitian yang dipublikasikan dalam Psychological Science Maret 2010 menunjukkan, konsumsi permainan multimedia secara intens memperburuk kemampuan anak untuk membaca dan menulis. Paparan video game membuat fokus anak terpecah karena sibuk memikirkan cara untuk meningkatkan skor permainannya.
Seperti dikutip dari laman Shine, penelitian tersebut dilakukan terhadap sejumlah anak laki-laki dengan fokus usia 6-9 tahun. Mereka mengonsumsi video game selama empat bulan penuh, tanpa gangguan permainan lain. Anak-anak usia 2-11 tahun diperkirakan memiliki akses terhadap video game sebesar 71 persen. Hasil penelitian ini menuai kontroversi karena bertentangan dengan sejumlah penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa bermain video game justru bisa menyegarkan pikiran anak-anak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa permainan dapat bermanfaat sebagai alat pembelajaran bagi anak. Tidak hanya meningkatkan pemikiran ilmiah, tapi juga keterampilan motorik halus.
Namun, penelitian yang menyatakan bermain video game bisa membuat prestasi akademik menurun bukanlah yang pertama. Sebuah studi Michigan State University tahun 2009 menunjukkan, anak usia 12 tahun yang bermain video game telah dibuktikan memiliki nilai rata-rata kelas yang lebih rendah.(vivanews)
Belajar dari kebijaksanaan Klasik Cina yang sering disitir Fritjof Capra, seperti yang terjadi saat ini keadaan krisis yang dialami dunia saat ini tidak perlu selalu dimaknai sebagai sebuah keadaan negatif. Di dalam kebijaksanaan klasik Cina, konsep ‘krisis’ menggunakan kata weiji yang terdiri dari huruf-huruf yang berarti “ bahaya” dan “kesempatan” . Artinya, krisis dalam proses transisi ini selain mengandung bahaya juga mengandung kesempatan yang bisa membuat kondisi ummat manusia menjadi lebih baik.
Melihat proses kelahiran modernisme di atas, bisa dikatakan peran Sains ( atau lebih tepatnya Natural Science) dalam menentukan arah peradaban cukup besar. Dimana para Saintis yang memiliki kompetensi filosofis tersebut ternyata terbukti bisa menggiring sejarah ummat manusia. Begitu juga peran Teknologi, dimana ketika Sains memiliki peran besar dalam proses pembentukan wacana besar yang menjadi fondasi ‘kebenaran’, Teknologi sebagai bentuk aplikasi Sains memiliki peran besar dalam realitas sosial. Pendek kata, Sains bisa bermain di ‘langit’ dan teknologi bisa bermain di ‘bumi’.
2. Rekayasa genetic
Kemajuan dalam bidang rekayasa genetika seperti tanaman bibrida keloning, transegene, dan lain-lain. Dengan mengotak-atik DNA para ilmuan rekayasa genetic bermaksud menciptakan spesies unggul, baik tanaman yang serba berkualitas, hewan ternak unggul tahan penyakit atau manusia kuat dan memiliki daya tahan tinggi.
Diketahui bahwa 37 orang meninggal, 1.500 orang menjadi lumpuh, dan 5.000 lainnya lumpuh sementara di sebabkan oleh suatu sindian yang akhirnya dihubungkan 0I bakteri hasil rekayasa genetic.
Sesungguhnya DNA tidak bisa di pahami dengan mudah 97 % dari DNA manusia tidak di ketahui fungsinya 0I para ilmuan system kerja sebuah sel sangat kompleks. Tidak seorangpun mengetahui keseluruhannya, kita tidak mengetahui mutasi –mutasi yang terjadi kemudian para spesies hasil rekayasa genetic yang telah di sebarkan. Bisa saja koloni bakteri atau virus kemudian menjadi sekelompok monster yang membinasakan umat manusia.
3. Komputer
Komputer adalah penemuan teknologi terbesar abad 20 dengan komputer pekerjaan manusia dipermudah dan dipercepat dari pekerjaan rumah tangga bisnis industri sampai pengembangan ilmu pengetahuan. Hampir semua bidang computer telah menjadi kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia.
Efek negative komputerisasi adalah menciptakan kemalasan, dan enggan mempelajari manusia pekerjaan, malas menata ulang berkait pengarsip sampai pengalaman untuk bergerak saham saja tampak computer anda mati karena listrik padam atau kembali bekerja secara manual sementara computer anda terkena virus.
Bagaimana terbesarnya adalah ketika energi semakin terbatas, ketika anda sudah kehilangan sebagian besar pengetahuan tentang tata cara kerja manual, dan bersiap-siaplah harus mempelajarinya dari permukaan “ambil mesin tik. Itu dan siapkan laporan itu dalam satu jam.
4. Robot
Menggunakan robot sangat menunjang secara teknis karena bisa bekerja dan menghasilkan barang dengan kualitas standar dan tidak pernah merasa lelah. Namun secara etis robot-robot telah menyingkirkan peran manusia sehingga menciptakan banyk pengangguran sangat mengerikan seandainya robot-robot akan menggantikan peran manusia lebih jauh hingga menciptakan ras baru yang akan menerangi manusia dan menguasai bumi.
5. Telepon Genggam dan Teknologi Nirkabel lainnya.
Ketika berbicara atau mengirimkan SMS dari telpon genggam, pesan suara atau teks ini di tempatkan dalam gelombang radiasi dalam bentuk paket-paket impormasi ini mengendarai gelombang radiasi kedua yang hanya bertujuan membawa informasi. “Gelombang kedua ini di sebut “gelombang radio membawa imformasi “(information-carryug kedua ini di sebut gelombang “adio wave/ICRW) ICRW bergerak turun naik pada prekuensi 60 Hz yang secukupnya di kenal 01 tubuh kita. Ada perbedaan besar antara gelombang peryama yang berprekuensi 1.900 MHz, karena gelombang kedua ini bergerak lebih lambat dan di kenal oleh sel-sel kita sehingga ICRW ini berpotensi membuat perusahaan pada sel.
Ketika ICRW terkontak dengan sel tubuh dan tubuh mengenalinya sebagai penutup asing, maka tubuh segera mengambil tindakan langsung untuk melindungi dirinya yang mula-mula terjadi adalah sarana penghubung yang aktif kedalam dan keluar selaput atau kulit luar sel akan meng-non aktifkan dirinya akibat selaput sel akan mengeras, kehilangan fleksibilitas dan kelembutannya. Ketika selaput sel mengeras maka mutrisi makanan yang kita konsumsi tidak bisa masuk kedalam sel untuk di olah di sana sebagai lahan pemeliharaan sel. Begitu juga dengan radikal bebas dan foksin-foksin atau racun yang di hasilkan dari kerja sel tidak bisa keluar karena tertahan di dalam.
Implikasi dari hal ini adalah pertama nutrisi membangun bagian luar sel kemudian membuat media bagi “ nutrisi kaya” di dalam sel tersebut hidup. Ini cairan intersilite dan di kenal sebagai cairan antar sa radikal bebas dan foksin-foksin di buat di dalam sel akan merusak dan menghancurkan mikrokondria adalah pembangkit listrik bagi sel di mana energi pada sel dan akhirnya mati, ketika beberapa sel mati akan jaringan akan rusak. Kalau jaringan mati mengakibatkan organ tubuh juga rusak. Berikutnya terjadilah disfungsi orang tubuh dan membahayakan jiwa manusia bagian tusuk yang paling mungkin mengalami gangguan di sebabkan ICRW yang di hasilkan telepon genggam adalah otak kelenjar-kelenjar di kepala. Pembuluh dan jalinan saraf telinga dan organ dalamnya, maka serta hidung.
6. E-Mail
E-mail atau surat elektronik merupakan salah satu bagian pokok dari internet. Dengan e-mail anda tidak memerlukan perangkat cetak yang merupakan perangko dan menunggu berhari-hari hanya ntuk menyampaikan setumpuk laporan bulanan kepada kantor pusat anda. Tidak ada resiko rusak di pengalaman sehingga serius mencetak ulang. Atau tukang pospang di perjalanan bertambah dengan waktu menunggu lagi anda E-mail tidak hanya resiko menciptakan pengangguran baru yakni para tukang POS yang kehilangan pekerjaannya, namun juga berpotensi bahaya lagi.
7. Virus
Yang di maksud di sini tentu saja virus yang menyerang program komputer anda pada awalnya virus di buat hanya karena cara ingin tahu dari remaja yang gemar membuat program-program, lalu. Berlanjut menjadi lelucon-lelucon dengan maksud bercanda sesama teman sebelah itu perbuatan ini menjadi ancaman utama kepada perangkat IT diseluruh dunia di sebabkan penyebaran yang tidak terkendali sehingga pemberantasannya sudah menghabiskan dana bermilliyar-dolar.
Ketika terjadi booming internet virus-virus tidak lagi sekedar mengancam prangkat lunak (software) tapi sudah berkembang menjadi perusak system bukan hanya bisa merusak sejumlah besar data. Virus bisa menyebabkan kehancurannya kehidupan manusia. Seperti terhapusnya data keuangan bank anda atau mengganti data pribadi anda di komputer Pemerintah.
Bukan hanya itu,dibidang berbeda dapat juga dilihat dampak laen seprti contoh :
o Dampak Positif dan Negatif Akibat Perkembangan Teknologi Internet
Internet adalah jaringan komputer yang terhubung secara internasional dan tersebar di seluruh dunia. Jaringan ini meliputi jutaan pesawat komputer yang terhubung satu dengan yang lainnya dengan memanfaatkan jaringan telepon ( baik kabel maupun gelombang elektromagnetik). Jaringan jutaan komputer ini memungkinkan berbagai aplikasi dilaksanakan antar komputer dalam jaringan internet dengan dukungan software dan hardware yang dibutuhkan. Untuk bergabung dalam jaringan ini, satu pihak ( dalam hal ini provider ) harus memiliki program aplikasi serta bank data yang menyediakan informasi dan data yang dapat di akses oleh pihak lain yang tergabung dalam internet. Pihak yang telah tergabung dalam jaringan ini akan memiliki alamat tersendiri ( bagaikan nomor telepon ) yang dapat dihubungi melalui jaringan internet. Provider inilah yang menjadi server bagi pihak-pihak yang memiliki personal komputer ( PC ) untuk menjadi pelanggan ataupun untuk mengakses internet. Sejalan dengan perkembangan zaman, kemajuan teknologi internet juga semakin maju. ‘Internet’ adalah jaringan komputer yang dapat menghubungkan suatu komputer atau jaringan komputer dengan jaringan komputer lain, sehingga dapat berkomunikasi atau berbagi data tanpa melihat jenis komputer itu sendiri. Pada tahun 1999, jumlah komputer yang telah dihubungkan dengan internet di seluruh dunia mencapai lebih dari 40 juta dan jumlah ini terus bertambah setiap hari. Saat ini jumlah situs web mencapai jutaan, bahkan mungkin trilyunan, isinya memuat bermacam-macam topik. Tentu saja, situs-situs itu menjadi sumber informasi baik yang positif ataupun negatif. Informasi dikatakan positif apabila bermanfaat untuk penelitiaan. Di bawah ini akan dijelaskan dampak-dampak positif maupun negatif dari penggunaan internet:
o Dampak Positif:
1. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.
2. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
3. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
4. Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi.
5. Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain
6. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.

o Dampak Negatif
1. Pornografi Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen ‘browser’ melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses.Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
2. Violence and Gore Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat ‘menjual’ situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.
3. Penipuan Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.
4. Carding Karena sifatnya yang ‘real time’ (langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah carayang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.
5. Perjudian Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya. # Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face). # Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi. # Kejahatan seperti menipu dan mencuri dapat dilakukan di internet (kejahatan juga ikut berkembang). # Bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut. Jadi internet tergantung pada pemakainya bagaimana cara mereka dalam menggunakan teknologi itu, namun semestinya harus ada batasan-batasan dan norma-norma yang harus mereka pegang teguh walaupun bersentuhan dengan internet atau di dalam dunia maya.
Teknologi sudah menjadi nadi kehidupan yang terus berjalan, mengalir dan berkembang sedemikian cepat sehingga seluruh sendi kehidupan manusia modern telah tergantung kepadanya. Dengan teknologi manusia semakin mudah dan cepat dalam memenuhi kebutuhannya. Namun di sisi lain teknologi yang minim landasan nilai telah melahirkan banyak krisis. Berbagai krisis seperti krisis ekonomi, krisis kemanusiaan, krisis moral, krisis ketakwaaan, krisis lingkungan dan berbagai krisis lainnya semakin akrab dalam kehidupan manusia.
Seperti kita ketahui bersama bahwasannya teknologi yang ada saat ini dikatakan modern dan memiliki banyak kemajuan dibanding dengan teknologi yang telah ada pada beberapa abad yang lalu. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah kemajuan teknologi tersebut memberi dampak positif pada manusia atau justru menggiring manusia menuju kehancurannya?
Manusia memiliki dua peranan yang harus dilakoni dalam kehidupan ini, yaitu manusia sebagai makhluk individu dan manusia sebagai makhluk sosial. Sebagai seorang individu manusia memiliki sifat egois, ambisius dan tidak pernah puas. Sedangkan dalam peranannya sebagai makhluk sosial mereka dituntut untuk bisa berbagi dan saling tolong menolong.
Dari kedua sifat yang saling bertolak belakang itulah muncul teknologi. Singkat kata teknologi juga memiliki dua sifat yang berbeda, yaitu positif dan negatif. Kedua dampak tersebut pasti berjalan beriringan seiring dengan teknologi yang dihasilkan manusia. Karena akhir – akhir ini banyak yang lebih mementingkan individualisme daripada sosial kemasyarakat, maka teknologi yang dihasilkanpun cenderung kepada sifat yang negatif. Banyak kerugian yang ditimbulkan daripada keuntungannya. Sebagai contoh penerapan teknologi nuklir yang diselewengkan menjadi senjata pemusnah masal dan pengerukan sumber daya alam secara berlebihan yang berdampak pada hilangnya keseimbangan ekosistem di bumi. Kedua contoh tersebut merupakan dampak negatif yang muncul akibat sifat egois, ambisius dan tidak pernah puasnya manusia dalam kehidupannya.
Detik – detik ini dikenal dengan masa runtuhnya berbagai wacana besar. Modernisme sebagai wujud krisis kemanusiaan akibat ancaman nuklir, AIDS atau kerusakan sistem sosial yang terus berkembang kepada keakcauan sistem. yang telah membuktikan keberhasilannya menjadi penguasa jaman, saat ini terus mengalami goncangan hebat semenjak kritik pedas dari berbagai kalangan akibat efek samping yang mengerikan sehingga terjadinya kerusakan lingkungan.
Hal di atas perlu kita waspadai, oleh sebab itu diperlukan pengawalan terhadap perkembangan teknologi yang berbasis pada nilai-nilai. Juga perlu perlu ditumbuhkan kesadaran akan nilai-nilai luhur yang relevan sebagai koridor pemandu sikap terhadap perkembangan teknologi.
Namun cara berfikir yang memandang bahwa masa sebelumnya, abad pertengahan, sebagai massa yang lebih baik juga tidak bisa dibenarkan. Secara bijak, lebih baik kita memandang fase – fase peradaban manusia ini sebagai sebuah pelajaran, khususnya untuk membangun peradaban baru pengganti modernisme.
Bila kita mencoba memandang awal kelahiran modernisme, kita akan melihat sebuah proses revolusi peradaban yang berawal dari revolusi pemahaman manusia tentang tentang cara pandang terhadap realitas melalui fisika di tangan Descartes. Disaat itu Descartes membangun sebuah wacana besar tentang metode pemahaman realitas yang bertumpu pada konsep Democritus yang membagi realitas ke dalam atom – atom penyusun realitas dan kemudian dicari sistemnya terhadap keseluruhan. Di tangan Descartes dan para pengikutnya inilah kemudian Fisika yang menjadi Geometris menjelma sebagai bentuk ideologi besar modernisme, bahkan kemudian setelah meruntuhkan dominasi gereja bisa menjadi ‘satu-satunya’ tafsir kebenaran terhadap segala macam realitas. Alam di dalam tafsir ala Descartes merupakan sebuah alam yang ‘lansung jadi’ dan tidak memiliki perubahan. Sistemnya tetap, begitu juga elemen pembentuk alam.
Setelah konsepsi Descartes mempengaruhi segala macam kehidupan, termasuk tatanan sosial di tengan Bacon dan Comte, kemudian alam fikiran modern mengenal seorang Lamarck dan Darwin dengan teori evolusinya di bidang Biologi . Walaupun keduanya sejatinya berbeda dalam memaknai proses evolusi, namun konsep evolusi ini merupakan sebuah revisi terhadap konsep ala Descartes yang menganggap alam sebagai sebuah sistem yang tetap. Ternyata ide Darwin ini kemudian mendapat dukungan dari generasai berikutnya, yang kemudian abad modern mengenal Karl Marx yang dikenal sebagai seorang Darwinian Sosial yang menganggap bahwa preses pergantian sosialpun memerlukan seleksi alam, bahkan dihalalkan adanya konflik untuk keluar sebagai pemenang dalam proses seleksi alam.
Setelah dunia mengenal Newton, kemudian Fisika mengalami proses penyempurnaan lagi. Realitas yang terdiri atas sistem dan elemen pembentuk sistem (Descates), dan realitas yang sejatinya mengalami sebuah evolusi terus menerus (Darwin) di terangkan oleh Newton dalam Mekanika. Wacana besar pembentuk modernisme di tangan Newton bisa dibilang sempurna. Dan wacana besar Descartes, Darwin dan Newton ini yang kemudian menjadi fondasi modernisme. Apalagi ketiga konsep besar itu menemukan bentuk fungsionalnya dalam teknologi ditangan para teknolog, sebuah revolusi industri telah dialami oleh ummat manusia semenjak akhir abad ke -17.
Belajar dari kebijaksanaan Klasik Cina yang sering disitir Fritjof Capra, keadaan Krisis yang dialamai dunia saat ini tidak perlu selalu dimaknai sebagai sebuah keadaan negatif. Di dalam kebijaksanaan klasik Cina, konsep ‘krisis’ menggunakan kata weiji yang terdiri dari huruf-huruf yang berarti “ bahaya” dan “kesempatan” . Artinya, krisis dalam proses transisi ini selain mengandung bahaya juga mengandung kesempatan yang bisa membuat kondisi ummat manusia menjadi lebih baik.
Melihat proses kelahiran modernisme di atas, bisa dikatakan peran Sains ( atau lebih tepatnya Natural Science) dalam menentukan arah peradaban cukup besar. Dimana para Saintis yang memiliki kompetensi filosofis tersebut ternyata terbukti bisa menggiring sejarah ummat manusia. Begitu juga peran Teknologi, dimana ketika Sains memiliki peran besar dalam proses pembentukan wacana besar yang menjadi fondasi ‘kebenaran’, Teknologi sebagai bentuk aplikasi Sains memiliki peran besar dalam realitas sosial. Pendek kata, Sains bisa bermain di ‘langit’ dan teknologi bisa bermain di ‘bumi



BAB III
KESIMPULAN

Pada era teknologi ini segala permasalahan manusia dapat diselesaikan dengan bantuan teknologi yang semakin modern.manusia dengan mudah berkomunikasi dengan orang lain yang berada jauh posisinya,ini berkat teknologi yang semakin canggih.Selain itu manusia juga dengan cepat memperoleh informasi-informasi yang mereka butuhkan,dan banyak sekali kemudahan yang di berikan oleh teknologi,sehingga manusia dengan mudah dalam menghadapi hidup ini.Ini membuktikan bahwa teknologi mempunyai peranan positif dalanm kehidupan manusia dan lingkungannya.Tetapi tanpa kita sadari teknologi juga mempuyai dampak negatio bagi kehidupan manusia dan lingkunganya.
Banyak sekali produk–produk dari kecanggihan teknologi seperti:Vidio konvensasi,komputer,rekayasa genetika,E-mail,telpon genggap dan teknologi nirkabel lainya. Teknologi tersebut selain bermanfaat bagi manusia tetapi juga dapat membawa bencana antara lain yaitu banyak pihak yang akan menderita jika kita semua berkomunikasi di hadapan layar saja tanpa melakukan perjalanan bisnis apapun, seperti perusahaan penerbangan, biro perjalanan, perhotelan, restoran, perusahaan taxi, dan banyak lagi pihak terkait lainnya.Banyak pengangguran sangat mengerikan seandainya robot-robot akan menggantikan peran manusia lebih jauh.Efek negative komputerisasi adalah menciptakan kemalasan.


DAFTAR PUSTAKA

Koes, H, S., Prabowo. 1999. Konsep Dasar IPA. Jakarta : DIKTI Depdikbud.
Turk, Jonatan. 1991. Physical Science. Philadelphia : Sounders College Publishing.
http://deksa-teknologi.blogspot.com/2008/09/dampak-positif-dan-negatif-perkembangan.html
http://groups.yahoo.com/group/insistnet/message/619
Continue Reading

BUDIDAYA JAMUR TIRAM

| 1comments

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Jamur atau cendawan adalah tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil sehingga bersifat heterotrof. Jamur ada yang uniseluler dan multiseluler. Tubuhnya terdiri dari benang-benang yang disebut hifa. Hifa dapat membentuk anyaman bercabang-cabang yang disebut miselium. Reproduksi jamur, ada yang dengan cara vegetatif ada juga dengan cara generatif. Jamur menyerap zat organik dari lingkungan melalui hifa dan miseliumnya untuk memperoleh makanannya. Setelah itu, menyimpannya dalam bentuk glikogen. Jamur merupakan konsumen, maka dari itu jamur bergantung pada substrat yang menyediakan karbohidrat, protein, vitamin, dan senyawa kimia lainnya. Semua zat itu diperoleh dari lingkungannya. Sebagai makhluk heterotrof, jamur dapat bersifat parasit obligat, parasit fakultatif, atau saprofit.
Cara hidup jamur lainnya adalah melakukan simbiosis mutualisme. Jamur yang hidup bersimbiosis, selain menyerap makanan dari organisme lain juga menghasilkan zat tertentu yang bermanfaat bagi simbionnya. Simbiosis mutualisme jamur dengan tanaman dapat dilihat pada mikoriza, yaitu jamur yang hidup di akar tanaman kacang-kacangan atau pada liken. Jamur berhabitat pada bermacam-macam lingkungan dan berasosiasi dengan banyak organisme. Meskipun kebanyakan hidup di darat, beberapa jamur ada ng hidup di air dan berasosiasi dengan organisme air. Jamur yang hidup di air biasanya bersifat parasit atau saprofit, dan kebanyakan dari kelas Oomycetes.
Diantara banyak jenis jamur, jamur tiram ini termasuk dalam kategori tanaman konsumsi.
Ciri yang khas ada pada tudungnya berwarna hitam lembayung sampai kecoklatan. Bentuknya menyerupai kulit kerang dengan diameter 6-14 cm. Selain itu, tekstur permukaan tudung licin dan mengkilap. Demikian juga bilahnya berwarna putih, krem atau putih gading yang tersusun agak rapat.
“Disini terjadi fase perubahan bentuk, yaitu sewaktu muda bilahnya berwarna putih dan semakin tua jadi krem kekuningan dengan ukuran sekitar 1-3 cm. Jamur ini hidup baik pada kisaran suhu tinggi sekitar 25-30 °C,” ujar Edgar.
1.2 Tujuan
Tujuan dalam penulisan makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan dan diharapkan bermanfaat bagi kita semua.

1.3 Rumusan Masalah

a. Sekilas tentang jamur tiram
b. Manfaat
c. Mengapa harus jamur tiram
d. Bagaimana cara membudidayakan jamur tiram
 

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Jamur Tiram
Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) adalah jamur pangan dari kelompok Basidiomycota dan termasuk kelas Homobasidiomycetes dengan ciri-ciri umum tubuh buah berwarna putih hingga krem dan tudungnya berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung. Jamur tiram masih satu kerabat dengan Pleurotus eryngii dan sering dikenal dengan sebutan King Oyster Mushroom.(Pleurotus ostreatus) di sebut jamur tiram sebab mempunyai tubuh yang ada tangkainya dan biasanya tumbuh di samping atau tumbuh menyamping dan bentuknya mirip sekali dengan tiram.
Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) adalah jamur pangan dari kelompok Basidiomycota dan termasuk kelas Homobasidiomycetes dengan ciri-ciri umum tubuh buah berwarna putih hingga krem dan tudungnya berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung. Jamur tiram masih satu kerabat dengan Pleurotus eryngii dan sering dikenal dengan sebutan King Oyster Mushroom.(Pleurotus ostreatus) di sebut jamur tiram sebab mempunyai tubuh yang ada tangkainya dan biasanya tumbuh di samping atau tumbuh menyamping dan bentuknya mirip sekali dengan tiram.

2.2 Manfaat Jamur Tiram
Jamur tiram juga memiliki berbagai manfaat yaitu sebagai makanan, menurunkan kolesterol, sebagai antibakterial dan antitumor. Selain itu, jamur tiram juga dapat berguna dalam membunuh nematoda.
Jamur ini juga dipercaya mempunyai khasiat obat untuk berbagai penyakit seperti penyakit lever, diabetes.Di samping itu, jamur tiram juga dipercaya mampu membantu penurunan berat badan karena berserat tinggi dan membantu pencernaan.Jamur tiram ini mengandung senyawa pleuran yang berkhasiat sebagai antitumor, menurunkan kolesterol, serta bertindak sebagai antioksidan.

 
2.3 Mengapa Harus Jamur Tiram
Jamur tiram merupakan salah satu jenis komoditi produk konsumsi yang memiliki pangsa pasar luas. Hampir semua negara menjadikannya makanan alternatif konsumsi sehat, termasuk Indonesia.

2.4 Budidaya Jamur Tiram
a) Pembuatan Bibit
Alat dan Bahan
Bubuk gergaji / serbuk kayu
Biji milet
Kapur (CaCO3)
Gypsum (CaSO4)
Bekatul
Baglog polipropilen atau plastik
Botol
Ayakan
Kapas
Pralon
Kertas minyak, koran atau aluminium foil

b) Cara Pembuatan
Campur serbuk gergaji/serbuk kayu dengan milet 42% dan dicuci hingga bersih
Rebus selama 30 menit mengunakan pressure cooker
Tiriskan kemudian tambahkan kapur 1%, gypsum 1% dan bekatul 15%. Kadar air diusahakan mencapai 40-60 % dengan menambahan air dan pH 7.
Bahan kemudian dimasukkan dalam baglog polipropilen atau botol. Per botol diisi 50-60% media kemudian ditutup dengan kapas dibalut kertas/aluminium foil.
Sterilkan dalam autoclave 1210C selama 2 jam. (jika direbus lakukan selama 8 jam)
Inokulasi secara aseptis dengan bibit dari biakan murni.
Inkubasi selama 15-231 hari pada suhu ruang dengan pengocokan setiap hari agar miselia jamur tumbuh merata. Dan tidak menggumpal.
Bibit siap ditanam pada media produksi.

c) Budidaya
Serbuk gergaji/serbuk kayu direndam dalam air selama semalam lalu tiriskan
Tambahkan bekatul 15%, kapur 2%, gypsum 2 %, dan air sampai kadar air 65% pH 7.
Masukkan dalam baglog, padatkan dan buat lubang pada ujungnya menggunakan potongan pralon. Lubang ditutup dengan kapas dan kertas minyak atau aluminium foil.
Sterilkan
Inokulasi dengan bibit. Bibit 15 g untuk 1 kg media.
Inkubasi selama 15 – 30 hari. Rumah jamur harus dijaga tetap kering dan bersih, suhu 22 – 280C tanpa cahaya
Buka cicncin pralon.
Susun baglog dalam rak, dan siram bagian yang dibuka dengan semprotan air. Jamur tiram butuh sushu 16 – 220C dengan kelembapan 80 – 90%.

d) Kontrol Kelembaban Lingkungan
Untuk melakukan budidaya jamur tiram ini, tidak sesulit yang dibayangkan. Hanya masalah perlakuan lingkungan harus diperhatikan benar, dimana pada habitatnya ia lebih menyukai area dataran tinggi sebagai optimalisasi proses pertumbuhan. Itu didukung pula dengan tingkat kelembaban yang jadi sarat hidup mutlak.
Kondisi lembab dan dingin yang sesuai dengan karakter jamur, membuat bentuknya semakin besar. Namun tak perlu berkecil hati, bagi Anda yang tinggal di dataran rendah dan berniat melakukan budidaya jamur tiram. Sebab, ada alternatif yang tetap bisa dilakukan, seperti membuat kondisi lingkungan tempat tinggal jamur (minimal hampir sama) dengan habitat aslinya.
Namun penerapannya pun perlu dilakukan secara ekstra dari perlakuan jamur untuk daerah dingin. Alternatifnya, bisa dengan membuat lingkungan untuk selalu dalam keadaan lembab. Menyiram bagian tanahnya secara rutin, jadi salah satu cara untuk membuat tingkat kelembaban yang cocok. Sedangkan untuk bagian tanaman jamurnya tak perlu disiram, karena hanya faktor lingkungan tumbuh yang mempengaruhi pertumbuhan.
Pemberian ventilasi (sistem sirkulasi) pada rumah jamur, juga jadi aspek pendukung. Maka, banyak pembudidaya jamur yang menerapkan bilik anyaman bambu sebagai rumah jamur. Untuk perputaran udara yang baik, idealnya diberi jendela. Penerapan jendela ini, dilakukan 30 cm dari tanah dan hanya dibuka pada waktu malam hari. Sebab di malam hari, merupakan saat dimana jamur mengalami proses pertumbuhan dan sirkulasi udara yang baik akan membantunya.

e) Apa Saja yang Harus Diperhatikan?
Bibit
Untuk budidaya jamur tiram, dapat menggunakan substrat kayu, serbuk gergaji, ampas tebu atau sekam. Namun untuk mempermudah proses ini, banyak perusahaan penyedia bibit jamur yang sudah mengemasnya dalam bentuk bag log. Artinya, bibit sudah tertanam dalam media tanam dan hanya siap untuk masa panen, sehingga hal ini akan mempermudah pembudidaya jamur tiram yang masih tergolong pemula.
Rumah Jamur
Penyiapan bangunan untuk mendukung proses hidup jamur, dapat porsi cukup penting untuk diperhatikan, dimana bentuk dan ukuran bangunan disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya, penerapan untuk kebutuhan sekitar 500-1.000 buah bag log, diperlukan bangunan dengan ukuran 6mx4mx4m. Bahan yang diperlukan untuk aplikasi rumah jamur berupa tiang, kaso, dan terbuat dari bambu atau kayu yang telah diawetkan.
Jaga Temperatur
Pemeliharaan sub-start tanam dalam hal ini, harus memperhatikan faktor lingkungan. Selama pertumbuhan bibit (serat atau miselia seperti benang kapas), temperatur diatur antara 28-300C. Sementara untuk pertumbuhan tubuh buah jamur sampai panen, temperatur diatur antara 26-280C.
Selama pertumbuhan bibit dan pertumbuhan tubuh buah, kelembaban udara diatur sekitar 90%. Sebab kalau kurang, maka sub-strat tanam akan mengering. Agar kelembababan terjamin, lantai ruangan sebaiknya disiram air bersih pada pagi dan sore hari.

 
f) Masa Panen Jamur Tiram
“Jamur termasuk jenis tanaman budidaya yang memiliki masa panen cukup cepat. Buahnya dapat dipanen dalam jangka waktu 40 hari setelah pembibitan,” jelas Edgar.
Dengan frekuensi panen yang dilakukan setiap hari, karena pertumbuhan masing-masing tanaman yang bervariatif. Pemanenan jamur bisa dilakukan antara 4-8 kali dan jumlah jamur yang dipanen per musim. Setelah melewati masa panen, sisa pembibitan harus dibuang dan menggantinya dengan bag log bibit baru. Barulah, jamur tiram siap dipasarkan. 


BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Dalam makalah tentang budidaya jamur tiram ini dapat di simpulkan bahwa :
Jamur tiram adalah jamur kayu yang dapat di jumpai di alam bebas utamanya di pegunungan atau daerah yang berhawa sejuk. Jamur tiram biasanya tumbuh dengan tubuh bertumpuk di batang pohon yang sudah melapuk atau batang pohon yang sudah ditebang. Oleh karena itu jika membudidayakan jamur tiram harus meniru habitat aslinya agar kualitasnya baik. Umumnya media yang digunakan untuk budidaya jamur tiram adalah serbuk gergaji.
Media yang baik digunakan untuk pertumbuhan jamur tiram adalah jerami yang keras, sebab jerami yang mempunyai karakteristik khusus yang di butuhkan oleh pertumbuhan jamur tiram. Jerami yang keras juga awet tidak capat lapuk. Yang perlu diperhatikan dalam memilih jerami adalah dalam hal kekeringan dan kebersihan.
Secara alami, jamur tiram Pleurotus ditemukan di hutan dibawah pohon berdaun lebar atau di bawah tanaman berkayu. Jamur tiram tidak memerlukan cahaya matahari yang banyak, di tempat terlindung miselium jamur akan tumbuh lebih cepat daripada di tempat yang terang dengan cahaya matahari berlimpah. Pertumbuhan misellium akan tumbuh dengan cepat dalam keadaan gelap/tanpa sinar. Pada masa pertumbuhan misellium, jamur tiram sebaiknya ditempatkan dalam ruangan yang gelap, tetapi pada masa pertumbuhan badan buah memerlukan adanya rangsangan sinar. Pada tempat yang sama sekali tidak ada cahaya badan buah tidak dapat tumbuh, oleh karena itu pada masa terbentuknya badan buah pada permukaan media harus mulai mendapat sinar dengan intensitas penyinaran 60 – 70 %.

3.2 Saran
Gunakanlah makalah ini sesuai dengan isinya. Semoga dengan adanya makalah ini kita semua dapat mengerti tentang bagaimana cara dan apa saja manfaat dari budidaya jamur tiram tersebut.
Continue Reading
Powered by Blogger.

Entri Populer

Negara PengunjuNg

free counters
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Rizal Suhardi Eksakta * - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger