Mutiara Hikmah :
http://picasion.com/

BUKU BIOLOGI

Monday, December 19, 2011 | 0 comments

Continue Reading

Nahdlatul Wathan

Saturday, December 17, 2011 | 0 comments

BAB I PENDAHULUAN
 1.1 Latar Belakang
 Organisasi Nahdlatul Wathan disingkat NW adalah organisasi keagamaan islam (jam’iyah diniyah islamiyah) yang memiliki kegiatan utama (core activities) dalam bidang pendidikan, social dan dakwah islamiyah. Organisasi ini didirikan oleh TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Madjid pada tanggal 1 Maret 1953 bertepatan dengan 15 Jumadil Akhir 1372 Hijriyah. Keberadaan lembaga-lembaga pendidikan Nahdlatul Wathan merupakan suatu bukti yang tidak terbantahkan akan peran serta organisasi ini dalam ikut serta mewujudkan tujuan kehidupan berbangsa dan bernegara sebagaimana termaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. Secara matematis berapa banyak anak bangsa yang dapat dicerdaskan oleh oragnisasi Nahdlatul Wathan setiap tahun. Bila dirata-ratakan setiap jenjang/jenis lembaga pendidikan Nahdlatul Wathan dapat menamatkan 40 orang anak didik setiap tahun maka akan ditemukan angka anak bangsa yang dapat ditamatkan dalam satu tahun sekitar 36.080 (tiga puluh enam ribu delapan puluh) orang siswa. Sungguh jumlah yang sangat pantastis. Banyak juga lembaga pendidikan NW yang dapat menamatkan siswa lebih dari seratus orang pada tiap tahun pelajaran. Dengan demikian jumlah tersebut sangat terbuka untuk meningkat. Untuk itu, sangat layaknya negeri ini berterima kasih kepada organisasi Nahdlatul Wathan. Artinya setiap aktivitas Nahdlatul Wathan untuk suatu kemajuan yang tidak bertentangan dengan aturan negara harus didukung secara maksimal. Jangan sampai dihalangai apalagi dicibir. Partisipasi organisasi ini telah mengurangi kewajiban negara atas rakyatnya. Kewajiban negara untuk mencerdaskan/mendidik anak negeri yang tiga puluh lima ribu dalam satu tahun telah diambil alih oleh organisasi Nahdlatul Wathan. Berapa uang negara untuk pengadaan sarana prasara pembelajaran, gaji guru, dan lain-lain yang dapat dihemat? Nahdlatul Wathan terus tumbuh dan berkembang sakilpun sering diterpa dengan berbagai rintangan baik dari internal maupun eksternal. Pesatnya perkembangan ini tidak terlapas dari prinsip-prinsip dasar perjuangan Nahdlatul Wathan yang telah ditanamkan oleh pendiri Nahdlatul Wathan, yakin, ikhlas, dan istiqomah. Prinsip-prinsip perjuangan ini telah melahirkan konsep sami’na waata’na dalam doktrin perjuangan Nahdlatul Wathan. Orang yang yakin akan suatu kebenaran akan ikhlas dan istiqomah dalam meperjuangkan kebenaran yang diyakini. Segala keputusan yang telah diambil oleh pimpinan akan diwujudkan dengan konsep sami’na waata’na. Pendirian organisasi NW dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan adanya suatu badan yang dapat berfungsi sebagai koordinator, pembimbing dan pengayom dari kegiatan Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) dan Madrasah Nahdlatul Banat Diniyah Islamiyah (NBDI) yang telah berkembang pesat dengan banyaknya cabang-cabang kedua madrasah itu tersebar diberbagai wilayah dan desa di Pulau Lombok. Kedua madrasah itu, NWDI dan NBDI kini telah diintegrasikan menjadi Pondok Pesantren Darun Nahdlatain NW (PPDNW) Pancor yang menjadi induk madrasah NW yang tersebar diwilayah nusantara. NWDI adalah lembaga pendidikan agama bagi kaum pria yang didirikan pada tanggal 17 Agustus 1936 di Pancor – Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Madrasah NWDI secara resmi dibuka pada tanggal 22 Agustus 1937 bertepatan dengan tanggal 15 Jumadil Akhir 1356 Hijriah. Sedangkan NBDI adalah lembaga pendidikan agama bagi kaum perempuan yang didirikan pada tanggal 21 April 1943 bertepatan dengan 15 Rabiul Akhir 1362 Hijriah. Perjuangan NW yang dimulai sejak kelahiran Madrasah NWDI sudah mencapai 69 tahun lamanya, dari tahun ke tahun terus mengalami dinamika dan perubahan. Adapun perubahan penting yang dialami organisasi NW adalah berkembangnya peran dan fungsi NW sebagai organisasi kemasyarakatan yang menjalankan aktivitas dalam bidang penguatan masyarakat sipil (civil society). Oleh karena itu NW sekarang dikenal sebagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan. BAB II PEMBAHASAN 2.1 Latar Belakang Pendirian NW Nahdlah” dan “al wathan”,Nahdlah berarti kebangkitan pergerakan, pembangunan.Al Wathan berarti tanah Air atau Negara.Jadi Nahdlatul Wathan adalah kebangkitan tanah air, pembangunan Negara atau membangun Negara.Secara terminologis Nahdlatul Wathan adalah organisasi islam Ahlussunnah Waljama’ah. Pendirian organisasi NW dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan adanya suatu badan yang dapat berfungsi sebagai koordinator, pembimbing dan pengayom dari kegiatan Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) dan Madrasah Nahdlatul Banat Diniyah Islamiyah (NBDI) yang telah berkembang pesat dengan banyaknya cabang-cabang kedua madrasah itu tersebar diberbagai wilayah dan desa di Pulau Lombok. Kedua madrasah itu, NWDI dan NBDI kini telah diintegrasikan menjadi Pondok Pesantren Darun Nahdlatain NW (PPDNW) Pancor yang menjadi induk madrasah NW yang tersebar diwilayah nusantara. NWDI adalah lembaga pendidikan agama bagi kaum pria yang didirikan pada tanggal 17 Agustus 1936 di Pancor – Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Madrasah NWDI secara resmi dibuka pada tanggal 22 Agustus 1937 bertepatan dengan tanggal 15 Jumadil Akhir 1356 Hijriah. Sedangkan NBDI adalah lembaga pendidikan agama bagi kaum perempuan yang didirikan pada tanggal 21 April 1943 bertepatan dengan 15 Rabiul Akhir 1362 Hijriah. Perjuangan NW yang dimulai sejak kelahiran Madrasah NWDI sudah mencapai 69 tahun lamanya, dari tahun ke tahun terus mengalami dinamika dan perubahan. Adapun perubahan penting yang dialami organisasi NW adalah berkembangnya peran dan fungsi NW sebagai organisasi kemasyarakatan yang menjalankan aktivitas dalam bidang penguatan masyarakat sipil (civil society). Oleh karena itu NW sekarang dikenal sebagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan. 2.2 Dinamika perjalanan NWDI dan NBDI Setelah posisi kedua madrasah induk itu semakin mantap, ditambah berkembangnya cabang-cabang berbagai daerah, maka madrasah NWDI dan NBDI melakukan upaya-upaya pengembangan konstruktif dalam bidang kurikulum, jenjang dan jenis madrasah sesuai dengan perkembangan zaman. Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah yang disingkat NWDI adalah lembaga pendidikan agama pertama yang melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan pendekatan klasikal di Pulau Lombok. Madrasah ini didirikan oleh Al-Magfurlah Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid pada tanggal 15 Jumadil Akhir 1356 H./17 Agustus 1937 M. Madrasah ini merupakan kelanjutan dari Pondok Pesantren Al-Mujahidin yang didirikan oleh Al-Magfurlah pada tahun 1934, sekembali beliau menuntut ilmu di Madrasah Sholatiyah Makkah A-Mukarromah. Pendirian madrasah NWDI ini diinspirasi dengan kondisi masyarakat Lombok pada saat itu yang masih sangat minim pengetahuan dan pemahaman tentang ajaran-ajaran agama. Di samping itu, juga dimotivasi dengan sistem pembelajaran yang beliau ikuti selama menimba ilmu di Madrasah Sholatiyah yang menggunakan sistem klasikal dalam pembelajaran. Menurut beliau, untuk mempercepat dan mengintensipkan pembelajaran agama secara terfokus dan terprogram maka pendekatan pembelajaran dengan sistem klasikal menjadi sangat penting. Sistem pembelajaran dengan pendekatan klasikal ini merupakan hal baru bagi masyarakat Islam Lombok kala itu. Oleh karena itu, dalam pendidrian madarsah tersebut Maulana Syaikh banyak mendapat rintangan dan intimidasi dari berbagai pihak. Sampai-sampai beliau harus jum’atan ke Labuan Haji selama kurang lebih tinga tahun. Namun berkat kesabaran dan keyakinan beliau, seluruh rintangan itu, dapat teratasi dengan baik dan Madrasah NWDI dapat tumbuh dan berkembang. Pada tahun 1953 madrasah cabang NWDI telah berjumlah 66 buah yang didirikan oleh para abituren NWDI. Pesatnya perkembangan Madrasah NWDI inilah yang melatarbelakangi lahirnya organisasi Nahdlatul Wathan pada tanggal 1 Maret 1953. Organisasi Nahdlatul Wathan didirikan dengan tujuan untuk menngkoordinir, membina, dan mempertanggungjawabkan seluruh amal usaha yang didirikan dan dikelola oleh para abituren yang salah satunya dalam bentuk madrasah. Sejak diresmikan pendirian organisasi Nahdlatul Wathan, seluruh amal usaha yang dididrikan dan dikelola oleh abituren diberikan label Nahdlatul Wathan (NW), baik pada lembaga pendidikan, sosial, maupun lembaga dakwah Islamiyah. Samapi tahun 2008 ini lembaga pendidikan yang dikelola Nahdlatul Wathan berjumlah 902 buah dari tingkat taman kanak-kanak sampai dengan perguruan tinggi. Sebagai ungkapan rasa syukur atas keberadaan Madarsah NWDI, Maulana Syaikh selaku pendiri NWDI mentradisikan untuk merayakan peringatan HULTAH NWDI. Peringatan HULTAH NWDI, di samping dimaksudkan sebagai eksperesi kesyukuran, juga sebagai media silaturrahmi nasional warga Nahdlatul Wathan karena pada setip kali HULTAH NWDI dirayakan maka jamaah Nahdlatul Wathan dari berbagai daerah di Nusantara akan berdatangan untuk menghadiri puncak perayaan HULTAH. Di samping sebagai media evaluasi dan refitalisasi program dan kegiatan organisasi Nahdlatul Wathan selama satu tahun berjalan. Dalam Wasiat Renungan Masa pendiri NWDI menegaskan /Nahdlatul wathan ciptaan ayahda/Kuamanatkan kepada anakda/Dipelihara dan terus dibina/dan dikembangkan di Nusantra/. Untuk mewujudkan visi pengembangan Nahdlatul Wathan, perlu elemen-elemn yang dimiliki serta peluang yang tersedia dimanfaatkan secara cerdas. Sudah menjadi fakta bahwa sejak tahun 2003, Nahdlatul Wathan telah melibatkan diri dalam dunia politik paraktis. Memang secara organisatoris tidak. Tetapi sulit untuk memisahkan antara Nahdlatul Wathan dengan Partai Bintang Reformasi, khususnya di Nusa Tenggara Barat. Ya NW, ya PBR. Hal ini dapat dibuktikan dengan fakta yang ada di legislatif bahwa dari 30 orang anggota DPRD kabupaten/Kota dan Propinsi di Nusa Tenggara Barat dari Fraksi Partai Bintang Reformasi, 90 % merupakan kader Nahdlatul Wathan dan sisanya adalah simpatisan Nahdlatul Wathan. Jumlah yang tidak sedikit untuk mewarnai dinamika perpolitikan Nusa Tenggara Barat. Kehadiran kader-kader Nahdlatul Wathan dalam politik praktis harus dimaknai dalam persfektif melancarkan misi perjuangan Nahdlatul Wathan. Memang berpartai adalah identik dengan kekuasaan. Kekuasaan bukan hal yang tabu bahkan sangat penting untuk melanggengkan misi dakwah Nahdlatul Wathan 2.3 Madrasah NWDI Dan Madrasah NBDI • Madrasah NWDI Kondisi ini selanjutnya mendorong semangat Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid untuk membangun madrasah sebagai lembaga pendidikan islam di pulau Lombok. Rencana ini ternyata tidak berjalan sesuai harapan, sebab ada sebagian masyarakat yang kontra dan tidak setuju dengan rencana tersebut. Mereka yang kontra berasumsi bahwa madrasah merupakan kepanjangan tangan dari sistem pembelajaran ala barat dan akan menyebarkan ajaran wahabi dan Mu’tazilah. • Madrasah NBDI Berangkat dari kemajuan-kemajuan yang dicapai oleh madrasah NBDI, kemudian melahirkan gagasan untuk mendirikan lembaga pendidikan agama yang dikhususkan untuk kaum perempuan.Gagasan mendirikan madrasah dimaksud dilatar belakangi oleh kondisi social perempuan pada saat itu yang tersubordinasi oleh negemoni kaum laki-laki. Padahal perbedaanya memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat. 2.4 Perkembangan Nahdlatul Wathan Nahdlatul Wathan sebagai organisasi pendidikan sosial dan dakwah islam Ahlussunnah wal Jama’ah ’ala Mazhabil Imamisy Syafi’i r.a. yang didirikan pada tanggal 15 jumadil akhir 1372 H bertepatan dengan tanggal 1maret 1953 M, terus maju dan berkembang sampai sekarang. Hal ini menunjukkan bahwa Nahdlatul Wathan sebagai organisasi islam yang selalu memperjuangkan masyarakat islam , utamanya di indonesia yang mayoritas bermazhab Syafi’i. Keuletan dan ketenkunan pendiri Nahdlatul Wathan, Tuan Guru Kiai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Majid, menjadikan organisasi Nahdlatul Watahan berkembang pesat dan tersebar, dalam menyampaikan dakwah dan misi Nahdlatul Watahan menjadikan organisasi ini dekenal dan menjadi panutan masyarakat Nahdlatul Watahan sebagai organisasi isalam yang memusatkan perjuangannya dalam bidang pendidikan, sosial dan dakwah islamiah mangalami perkembangan yang cukup besar, baik dalam bidang organisasi maupun dalam bidang pendidikan, sosial dan dakwah. Nahdlatul Watahan sebagai organisasi telah diakui keabsahannya oleh pemerintah Republik Indonesia berdasarkan akte nomor 48 tahun 1957 yang dibuat dan disahkan oleh notaris pembantu Hendrik Alexander Malada di Mataram. Dengan akte yang pertama ini, Nahdlatul Watahan belum mempunyai kekuatan hukum untuk bergerak keluar Daerah Lombok. Karena itulah, setelah Nahdlatul Watahan mulai mengembagkan diri ke daerah-daerah lain ini di Indonesia, akte tersebut disempurnakan dan dibuat akte untuk yang ke dua kalinya, yaitu akte nomor BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan Dari pembahasan di atas kami dapat menarik kesimpulan bahwa, Perjuangan NW yang dimulai sejak kelahiran Madrasah NWDI sudah mencapai 69 tahun lamanya, dari tahun ke tahun terus mengalami dinamika dan perubahan. Adapun perubahan penting yang dialami organisasi NW adalah berkembangnya peran dan fungsi NW sebagai organisasi kemasyarakatan yang menjalankan aktivitas dalam bidang penguatan masyarakat sipil (civil society). Oleh karena itu NW sekarang dikenal sebagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan. Pendirian madrasah NWDI ini diinspirasi dengan kondisi masyarakat Lombok pada saat itu yang masih sangat minim pengetahuan dan pemahaman tentang ajaran-ajaran agama. Di samping itu, juga dimotivasi dengan sistem pembelajaran yang beliau ikuti selama menimba ilmu di Madrasah Sholatiyah yang menggunakan sistem klasikal dalam pembelajaran. Menurut beliau, untuk mempercepat dan mengintensipkan pembelajaran agama secara terfokus dan terprogram maka pendekatan pembelajaran dengan sistem klasikal menjadi sangat penting. Pendirian organisasi NW dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan adanya suatu badan yang dapat berfungsi sebagai koordinator, pembimbing dan pengayom dari kegiatan Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) dan Madrasah Nahdlatul Banat Diniyah Islamiyah (NBDI) yang telah berkembang pesat dengan banyaknya cabang-cabang kedua madrasah itu tersebar diberbagai wilayah dan desa di Pulau Lombok. Kedua madrasah itu, NWDI dan NBDI kini telah diintegrasikan menjadi Pondok Pesantren Darun Nahdlatain NW (PPDNW) Pancor yang menjadi induk madrasah NW yang tersebar diwilayah nusantara. DAFTAR PUSTAKA Dr. H. Ahmad Abdul Syakur, M.A. Islam Dan Kebudayaan (Akulturasi Nilai-Nilai Islam dalam Budaya Sasak). 2006. Penerbit Adab Press Kerja Sama YPH PPD NW Pancor dan DPC PBB Kab. LOTIM. Mengenang AlMagfurullahu Maulanasyaikh Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid Pancor. 2004
Continue Reading

Gravitasi dan Mekanisme Alam

Thursday, December 15, 2011 | 0 comments

Gravitasi dan Mekanisme Alam
Pada masa-masa permulaan, jutaan triliun nukleoaktivitas terbentuk di sepanjang kolong langit dengan berbagai ukuran. Merekalah cikal bakal semua benda langit, mulai dari planet, satelit, sampai pada galaksi yang paling besar. Reaksi-reaksi pada selubung nukleoaktivitas menyebabkan evolusi pada wajah jagat raya. Pada awalnya, selubung itu berbentuk plasma dengan temperatur yang luar biasa panas seperti pada permukaan bintang.
Cahaya dan gelombang elektromagnetik yang terlepas dari reaksi fusi dan fisi bisa bergerak leluasa dalam media plasma, sehingga akhirnya tercerai-berai ke segala penjuru, yang salah satunya sampai ke bumi. Oleh pengamat di bumi, panjang gelombang cahaya tampak ditangkap retina mata, sehingga tampaklah benda langit itu bersinar.
Evolusi
Produksi partikel terjadi terus-menerus sehingga selubung akan semakin membesar dan terus membesar. Pada suatu jarak tertentu, hantaran panas semakin dipersulit, menyebabkan lapisan itu mendingin. Pendinginan itu membuat evolusi bentuk selubung dari plasma menjadi lebih padat. Semakin banyak produksi partikel semakin banyak pula pemadatan terjadi. Ini membuat bintang yang semula bisa dengan mudah diamati dari bumi, menjadi semakin redup, hingga akhirnya mati. Bintang yang mati itu kemudian kita kenal sebagai planet, satelit, dan asteroid.
Nukleoaktivitas terdapat pada pusat setiap partikel antariksa. Nukleoaktivitas memiliki tungku energi yang menjadikan planet-planet mandiri dalam interaksi dengan sekitarnya. Planet memiliki energi untuk mempertahankan diri terhadap tarikan gravitasi, sehingga mereka bisa bertahan terhadap matahari. Interaksi terjadi karena tarik-menarik gelombang antarnukleoaktivitas yang ekuivalen dengan potensial masing-masing. Apabila V1 adalah potensial pada nukleoaktivitas pertama, dan V2 adalah potensial pada nukleoaktivitas kedua, maka interaksi antara keduanya adalah perkalian antara V1 dan V2. Kecenderungan nukleoaktivitas menarik gelombang-gelombang yang ada di sekitarnya seperti garam yang menyerap air yang ada di sekitarnya (gerak osmosis). Simulasi sederhana gerak osmosis adalah interaksi paling sederhana, dan semua interaksi alami terbentuk dari konfigurasi interaksi-interaksi sederhana tersebut.
Sistem Pesan
Dalam mekanika kuantum, interaksi merupakan hubungan gaya-gaya yang dipancarkan dalam bentuk kuanta-kuanta secara bolak-balik. Partikel materi atau fermion memiliki suatu sistem komunikasi yang berpindah-pindah diantara partikel-partikel tersebut, yang menyebabkan mereka berkelakuan dan berubah menurut cara-cara tertentu. Komunikasi antar fermion dibawa oleh sejenis partikel yang disebut boson. Para fisikawan mendefinisikan adanya empat gaya di alam, yang saling terkait satu sama lain, tapi belum diketahui bagaimana persisnya. Mereka antara lain gaya kuat, gaya lemah, elektromagnetisme, dan tentunya gravitasi. Kita memiliki sistem komunikasi dalam empat layanan yang berlainan: telepon, faksimili, ponsel, dan internet. Tidak semua orang akan mengirim dan menerima pesan dan saling mempengaruhi dengan menggunakan keempat layanan tersebut sekaligus, sedangkan keempat layanan tersebut sebetulnya berasal dari sebuah sistem yang sama. Maka tidaklah salah jika membayangkan sistem pesan antarpartikel sebagai empat layanan seperti itu.
Gaya kuat bertanggung jawab atas pengikatan nukleon-nukleon menjadi inti atom, dengan boson bernama gluon. Gaya inilah yang terkuat diantara gaya-gaya yang lain dan berlaku pada jarak yang sangat dekat. Gaya lemah bertanggungjawab dalam peristiwa peluruhan radioaktif, dengan perantaranya boson W- dan Z0. Elektromagnetisme bertanggungjawab dalam ikatan-ikatan kimia serta berbagai peristiwa dalam reaksi kimia, dengan boson bernama foton. Foton menghubungkan komunikasi antara proton-proton dalam inti atom dengan elektron-elektron yang mengelilinginya. Gaya ini menyebabkan elektron mengelilingi inti atom. Dalam kehidupan sehari-hari, yang jauh lebih besar daripada skala partikel subatomik, foton-foton muncul sebagai cahaya tampak. Yang terakhir adalah gravitasi, yang bertanggung jawab atas keselarasan dan keseimbangan benda-benda antariksa. Diduga ada boson bernama graviton, yang tak berbobot, yang bertanggung jawab menjadi agen gravitasi.
Kegiatan keempat gaya tersebut menimbulkan semua interaksi diantara materi dalam jagat raya ini. Tanpa keberadaan mereka, materi-materi akan berada dalam keadaan terpencil, tanpa mekanisme untuk saling berhubungan dan saling mempengaruhi. Dengan kata lain, tidak ada suatu peristiwa yang dapat terjadi tanpa campur tangan mereka. Memahami mereka selengkapnya berarti memahami asas-asas yang mendasari semua yang terjadi di semesta ini. Untuk itu, fisikawan modern mengembangkan model standar. Model standar telah menggabungkan tiga dari empat gaya yang ada menjadi sebuah Grand Unification Theory. Namun sayangnya, mereka sama sekali melupakan gravitasi.
Para fisikawan membayangkan gravitasi yang menambatkan tubuh kita ke bumi sebagai pesan yang dibawa graviton, antara materi-materi dalam tubuh kita dengan materi bumi. Mereka tidak begitu kesulitan menyatukan gaya kuat dan gaya lemah, gaya lemah dan elektromagnetisme, ataupun gaya kuat dan elektromagnetisme, namun mereka sama sekali tidak bisa mengikutsertakan gravitasi. Ada apa ini?
Percobaan-percobaan
Newton, dalam percobaan tentang gravitasi, menggantungkan beberapa bola pendulum dengan tali sepanjang 11 kaki. Beliau mengamati seolah-olah pendulum-pendulum itu saling berinteraksi, dengan cara memelintirkan tali-talinya. Ketika itu orang-orang sepakat bahwa di dalam setiap jengkal jarak terdapat semacam partikel yang sangat halus dan sempurna. Aristoteles menyebutnya eter, yang kemudian digunakan Descartes dalam vorteks. Namun Newton meyakinkan diri bahwa aksi pada jarak sama sekali tidak memerlukan eter. Beliau lebih memerlukan aksi pada jarak yang murni. Aksi pada jarak dalam gravitasi kemudian direduksi oleh Einstein sebagai semata akibat kelengkungan ruang-waktu. Sekarang gravitasi telah dikembangkan sedemikian rupa dalam Relativitas Umum sebagai bagian yang sama sekali berbeda dari interaksi-interaksi yang lain.
Newton meyakini bahwa gravitasi berlaku umum di jagat raya ini, di langit, di bumi, dan di mana saja asalkan masih termasuk alam. Ia menyatakan bahwa apel yang jatuh dari pohonnya di taman—yang ia saksikan dari jendela kamarnya ketika ia mendapatkan inspirasi gravitasi, bulan yang mengorbit bumi, komet yang melintasi beberapa tata surya, dan sebagainya, disebabkan oleh gravitasi. Sebelum itu hanya hukum-hukum Kepler yang dianggap mampu menjelaskan fenomena tersebut. Dan gravitasi sangat cocok dengan hukum-hukum tersebut.
Bayangkan gravitasi dalam kehidupan sehari-hari. Seandainya Anda ditanya, seberapa kuat gravitasi tersebut? Anda mungkin akan menjawab: luar biasa kuat. Jawaban ini tentunya keliru, karena sejauh ini gravitasi adalah gaya yang paling lemah diantara keempat gaya yang diyakini keberadaannya oleh para fisikawan. Gravitasi yang tampak begitu mencolok dalam kehidupan sehari-hari adalah gabungan gravitasi dari semua partikel yang ada di tubuh raksasa bumi. Diperlukan instrumen yang sangat peka untuk mendeteksi adanya gaya tarik-menarik yang sangat lemah antara benda-benda kecil yang kita jumpai sehari-hari.
Newton menemukan hukum-hukum yang menjelaskan bagaimana kerja gravitasi dalam situasi dan kondisi yang kurang-lebih normal. Benda-benda di jagat raya ini tidak benar-benar diam. Benda-benda tersebut tidak duduk tenang sampai ada gaya yang datang untuk mendorong atau menariknya, serta kemudian menggelinding dan duduk tenang lagi. Sesungguhnya sebuah benda yang tak diusik akan melanjutkan gerakannya dalam sebuah garis lurus tanpa mengubah laju geraknya. Paling baik jika kita membayangkan bahwa semua benda dalam jagat raya ini bergerak. Kita dapat mengukur lajunya dan arah geraknya dengan membandingkan ia dengan objek-objek lain, tetapi tidak dapat membandingkannya ke suatu keadaan diam mutlak. Ini adalah prinsip relativitas.
Misalnya, seandainya bulan satu-satunya benda di angkasa, ia tidak akan diam saja, melainkan bergerak dalam satu garis lurus tanpa mengubah lajunya. Tentu saja jika bulan satu-satunya benda di angkasa, tidak ada cara bagi kita (atau pengamat pada umumnya) untuk mengatakan bahwa bulan bergerak lurus, karena tidak ada benda lain untuk dibandingkan dengan gerakan bulan. Namun, bulan ternyata tidak sendirian. Sebuah gaya yang dikenal sebagai gravitasi bekerja terhadap bulan untuk mengubah laju dan arah geraknya. Gaya gravitasi tersebut datang dari bumi. Bulan berusaha menolak perubahan tersebut, agar ia tetap bergerak menurut garis lurus. Namun, kekuatannya lebih kecil dari bumi, sehingga ia terpaksa bergerak mengelilingi bumi. Sementara itu, gravitasi bulan juga mempengaruhi bumi. Hasil yang paling jelas adalah fenomena pasang-surut pantai.
Newton menyatakan bahwa banyaknya massa yang dimiliki sebuah benda mempengaruhi kuat-lemahnya tarikan gravitasi antara benda itu dan benda lain. Bila faktor-faktor yang lain tetap sama, makin besar massa itu, akan makin besar tarikannya. Seandainya massa bumi dua kali massa sekarang ini, tarikan gravitasinya terhadap bulan pasti juga akan dua kali sekarang ini. Setiap perubahan massa, baik dari bumi maupun dari bulan, akan mengubah kekuatan gravitasi diantara mereka. Newton juga menemukan bahwa semakin jauh benda-benda itu terpisah, maka akan semakin lemah tarikan gravitasi diantara mereka. Jika bulan berada pada jarak dua kali jaraknya yang sekarang dari bumi, tarikan gravitasi antara bumi dan bulan hanya akan sebesar seperempat dari tarikan sekarang ini.
Gravitasi Newton adalah sebuah teori yang baik. Selama 200 tahun setelah masa beliau, teori tersebut tidak perlu diubah. Sekarang kita masih menggunakannya, meskipun sekarang kita tahu bahwa teori itu tidak berlaku dalam beberapa situasi, umpamanya seperti bila gaya gravitasi tersebut menjadi sangat kuat, misalnya di dekat lubang hitam, atau bila benda-benda bergerak dengan laju mendekati kecepatan cahaya.
Pada awal abad 20, Einstein melihat adanya masalah dengan teori Newton. Seperti yang telah diketahui bahwa kuat gravitasi antara dua benda tergantung dari jarak yang memisahkan mereka. Jika ini benar, maka seandainya seseorang mengambil matahari dan menggerakkannya lebih jauh dari bumi, gaya gravitasi antara bumi dan matahari akan berubah dalam sekejap. Mungkinkah itu? Dalam Relativitas Einstein dikatakan bahwa laju rambat cahaya akan selalu tetap besarnya, dimanapun Anda berada di jagat raya ini atau bagaimanapun gerak Anda. Berdasar perhitungannya, Einstein menyimpulkan bahwa tidak ada benda yang mampu bergerak melebihi kecepatan cahaya, kecuali partikel-patikel yang menyusun cahaya itu sendiri. Cahaya matahari memerlukan sekitar 8 menit untuk bisa mencapai bumi. Maksudnya, kita selalu melihat matahari dalam keadaannya pada 8 menit yang lalu. Jadi, jika matahari digerakkan menjauh, kita yang ada di bumi tidak akan tahu apa yang sedang terjadi dan tidak akan merasakan pengaruh apapun dalam waktu 8 menit tadi. Selama 8 menit, kita akan terus beredar mengitari matahari, seolah-olah matahari tidak bergeser. Dengan kata lain, pengaruh gravitasi suatu benda terhadap benda lain tidak dapat berubah dalam waktu sekejap, karena menurut Einstein gravitasi tidak dapat bergerak lebih cepat dari kecepatan cahaya. Informasi tentang seberapa jauh matahari digeser tidak dapat bergerak dalam sekejap melintasi ruang. Informasi itu tidak bisa bergerak dengan kecepatan melebihi 300.000 kilometer setiap detik.
Implikasi relativistik jelas bahwa bila kita berbicara mengenai benda-benda yang bergerak dalam jagat raya ini, tidaklah realistis untuk berbicara hanya dalam tiga dimensi ruang. Jika tidak ada informasi yang dapat merambat lebih cepat dari laju rambat cahaya, benda-benda yang berjarak sangat jauh tidak ada bagi kita ataupun kita bagi mereka, tanpa suatu faktor waktu. Menjelaskan alam raya dalam tiga dimensi sama tidak memadainya seperti menggambarkan kubus dalam dua dimensi. Akan jauh lebih berarti jika kita memasukkan dimensi waktu, dan mengakui bahwa sebenarnya ada empat dimensi di semesta ini.
Einstein menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mencoba mencari suatu teori gravitasi yang sesuai dengan teori yang telah ditemukannya mengenai cahaya dan gerakan pada kecepatan mendekati laju rambat cahaya. Pada tahun 1915, ia memperkenalkan Relativitas Umum. Beliau meminta kita untuk membayangkan gravitasi bukan sebagai gaya yang bekerja diantara benda-benda dalam bentuk aksi pada jarak, melainkan dalam bentuk kelengkungan ruang-waktu empat dimensi itu sendiri. Dalam pikirannya, gravitasi adalah geometri jagat raya.
Menurut Einstein, kelengkungan tersebut disebabkan oleh hadirnya massa atau energi. Semua benda bermassa menyumbang terhadap kelengkungan ruang-waktu. Benda-benda yang berjalan maju lurus dalam jagat raya akan dipaksa untuk mengikuti lintasan yang melengkung. Bayangkanlah selembar karpet dengan sebuah bola boling pada permukaannya, yang menyebabkan lekukan di situ. Cobalah menggelindingkan sebuah bola golf menurut garis lurus melewati bola boling tersebut. Bola golf tentu akan sedikit mengubah arahnya apabila menjumpai lekukan yang disebabkan bola boling. Atau mungkin akan lebih dari itu: bola golf tersebut akan melintas dalam bentuk elips dan menggelinding kembali ke arah Anda. Hal seperti itu terjadi bila bulan mencoba meneruskan gerakannya yang lurus ketika melewati bumi. Bumi melengkungkan ruang-waktu seperti bola boling melengkungkan lembaran karpet. Inilah efek lensa gravitasi.
Anda akan mendapatkan bahwa Einstein menjelaskan gejala yang sama seperti yang dijelaskan Newton. Bagi Einstein sebuah benda bermassa melengkungkan ruang-waktu, sedangkan bagi Newton benda bermassa mengeluarkan gaya. Akibatnya, dalam tiap kasus terjadi perubahan arah gerak dari sebuah benda kedua. Menurut Teori Relativitas Umum, medan gravitasi dan kelengkungan adalah satu hal yang sama. Jika Anda menghitung lintasan-lintasan planet dalam tata surya dengan menggunakan teori Newton dan kemudian menghitungnya kembali dengan menggunakan teori Einstein, Anda akan mendapatkan lintasan yang hampir tepat sama, kecuali dalam kasus orbit Merkurius. Karena Merkurius merupakan planet yang paling dekat dengan matahari, maka ia mendapatkan pengaruh yang lebih besar daripada planet-planet yang lain. Oleh karena itu, teori Einstein meramalkan suatu hasil yang sedikit berbeda dari hasil yang diramalkan teori Newton. Pengamatan menunjukkan bahwa lintasan Merkurius lebih cocok dengan ramalan Einstein.
Teori Einstein meramalkan bahwa benda-benda lain di samping bulan-bulan dan planet-planet dipengaruhi oleh melengkungnya ruang-waktu, bahkan foton juga harus melewati lintasan yang melengkung. Jika suatu foton berjalan dari suatu bintang yang jauh dan lintasannya dekat dengan matahari, kelengkungan ruang-waktu di dekat matahari menyebabkan lintasannya akan sedikit dibelokkan masuk ke arah matahari, tepat seperti lintasan bola golf melengkung ke dalam ke arah bola boling. Barangkali lintasan cahaya tersebut membengkok sedemikian rupa sehingga cahaya itu akhirnya menabrak bumi. Matahari terlalu terang sehingga kita tidak dapat melihat cahaya bintang itu, kecuali ketika pada saat terjadi gerhana matahari. Jika kita melihat foton-foton dari bintang itu dan tidak menyadari bahwa matahari membengkokkan lintasannya, kita akan mendapatkan gambaran yang salah mengenai posisi bintang yang sebenarnya. Para astronom memanfaatkan efek ini untuk mengukur massa benda-benda di luar angkasa dengan mengukur berapa pembengkokan lintasan cahaya yang berasal dari bintang-bintang yang jauh. Makin besar massanya, makin besar pula pembengkokannya.*
Gravitasi “Lembaran Karpet” dikembangkan lebih lanjut oleh para kosmolog, terutama Stephen Hawking, dan menghasilkan gagasan tentang Black Hole dan Big Bang. Namun sayang, gagasan ini kurang cocok apabila eksistensi nukleoaktivitas diperhitungkan. Bagaimana menyikapi hal ini?
Sekarang kita tahu bahwa Bimasakti hanyalah satu dari beberapa ratus miliar galaksi yang dapat dilihat dengan menggunakan teropong modern. Sedangkan setiap galaksi sendiri memiliki beberapa ratus miliar bintang. Bimasakti mempunyai garis tengah sekitar 100.000 tahun cahaya. Galaksi ini berputar lambat-lambat, bintang-bintang dalam lengan-lengan spiralnya beredar mengitari pusat galaksi sekali dalam beberapa ratus juta tahun. Jika gravitasi dibatasi pada kecepatan cahaya, tentulah ia akan sangat kesulitan menyatukan benda-benda yang ada dalam ruang-waktu yang demikian besar, Bimasakti misalnya. Sedangkan kita memiliki miliaran galaksi lain yang harus disatukan semuanya dalam satu sistem.
Mungkinkah gravitasi bukan termasuk jenis interaksi kuantum? Gravitasi haruslah bisa bergerak lebih cepat dari cahaya, dan mengikat semua benda dalam mahadomain jagat raya. Gravitasi adalah interaksi gaib ‘aksi pada jarak’ yang tidak mematuhi baik relativitas maupun kuantum.
Gelombang
Pada masa-masa permulaan jagat raya, ruang-waktu hanya diisi gelombang-gelombang tak hingga. Polarisasi, superposisi, dan interferensi yang terjadi pada suatu titik, menyebabkan terjadi konsentrasi gelombang yang lebih tinggi dari sekitarnya. Spot gelombang itu setiap saat menyerap gelombang-gelombang lain yang ada di sekitarnya terus-menerus, sehingga terbentuklah nukleoaktivitas. Karena nukleoaktivitas memiliki kecenderungan menarik material gelombang di sekitarnya, maka ia pun akan menyapu luas daerah dengan radius yang sesuai dengan kekuatan inti. Apabila suatu nukleoaktivitas memasuki wilayah nukleoaktivitas lain, maka akan terjadi persaingan, sehingga akan terjadi semacam aksi pada jarak. Aksi pada jarak mungkin bisa disebut gaya osmotik, dan gaya inilah yang kemudian dipopulerkan Newton dengan nama gravitasi. Inilah gaya primordial yang mula-mula terbentuk.
Listrik dan magnet telah dilebur oleh Maxwell menjadi elektromagnetisme. Dan bahkan, perkembangan fisika paling mutakhir telah berhasil menyatukan elektromagnetisme ini dengan gaya lemah dan gaya kuat. Elektromagnetisme, gaya lemah, dan gaya kuat adalah interaksi kuantum yang sama dalam bentuk-bentuk yang berbeda. Gravitasi satu-satunya interaksi yang tidak bisa disatukan. Kalaupun nanti kita bisa menyatukannya, tentu bukan dalam wadah Teori Kuantum atau Teori Relativitas, karena gravitasi benar-benar berbeda dengan mereka.
Jadi, sekarang fisikawan harus mulai terbiasa dengan gravitasi yang bukan sebagai kelengkungan ruang-waktu, bukan sebagai gaya yang dibawa agen kuantum bernama graviton, dan bukan pula sebagai gaya tanpa agen perantara. Gravitasi adalah interaksi gaib yang dibawa gelombang-gelombang yang mampu bergerak tak hingga (tidak memerlukan waktu) yang melekatkan setiap bagian jagat dari satu ujung sampai ujung yang lain. Dan terakhir, perlu saya kemukakan, ini hanyalah usul yang mungkin perlu dipertimbangkan para fisikawan.
Continue Reading

ISTIMEWANYA WANITA

| 0 comments

1. Doa wanita lebih makbul daripada lelaki kerana sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah S.A.W akan hal tersebut,jawab baginda: "Ibu lebih penyayang daripada bapa dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia."

2. Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 1,000 orang lelaki yang soleh.

3. Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya,derajatnya seumpama orang yang sentiasa menangis karena takutkan Allah S.W.T dan orang yang takutkan Allah S.W.T akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.

4. Barang siapa yang membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah) lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki. Maka barangsiapa yang menyukakan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail A.S

5. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah S.A.W) di dalam syurga.

6. Barang siapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan, lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggungjawab, maka baginya adalah syurga.

7. Daripada Aisyah r.a. "Barang siapa yang diuji dengan sesuatu daripada anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka.

8. Syurga itu di bawah telapak kaki ibu.

9. Apabila memanggil akan engkau dua orang ibu bapamu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.

10. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.

11. Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan, semuanya beristighfar baginya selama mana dia taat kepada suaminya dan direkannya (serta menjaga sembahyang dan puasanya).

12. Aisyah r.a berkata "Aku bertanya kepada Rasulullah S.A.W,siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita? Jawab baginda, "Suaminya." "Siapa pula berhak terhadap lelaki?" Jawab Rasulullah S.A.W "Ibunya."

13. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa sebulan Ramadan, memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah dia dari pintu syurga mana saja yang dia kehendaki.

14. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah S.W.T memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).

15. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah S.W.T mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.

16. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah S.W.T mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah S.W.T

17. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia daripada dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.

18. Apabila telah lahir (anak) lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.

19. Apabila semalaman (ibu) tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah S.W.T memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah S.W.T

---------------------------------------------------------------------
Continue Reading

ISTIMEWANYA WANITA

| 0 comments

ISTIMEWANYA WANITA

1. Doa wanita lebih makbul daripada lelaki kerana sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah S.A.W akan hal tersebut,jawab baginda: "Ibu lebih penyayang daripada bapa dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia."

2. Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 1,000 orang lelaki yang soleh.

3. Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya,derajatnya seumpama orang yang sentiasa menangis karena takutkan Allah S.W.T dan orang yang takutkan Allah S.W.T akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.

4. Barang siapa yang membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah) lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki. Maka barangsiapa yang menyukakan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail A.S

5. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah S.A.W) di dalam syurga.

6. Barang siapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan, lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggungjawab, maka baginya adalah syurga.

7. Daripada Aisyah r.a. "Barang siapa yang diuji dengan sesuatu daripada anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka.

8. Syurga itu di bawah telapak kaki ibu.

9. Apabila memanggil akan engkau dua orang ibu bapamu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.

10. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.

11. Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan, semuanya beristighfar baginya selama mana dia taat kepada suaminya dan direkannya (serta menjaga sembahyang dan puasanya).

12. Aisyah r.a berkata "Aku bertanya kepada Rasulullah S.A.W,siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita? Jawab baginda, "Suaminya." "Siapa pula berhak terhadap lelaki?" Jawab Rasulullah S.A.W "Ibunya."

13. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa sebulan Ramadan, memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah dia dari pintu syurga mana saja yang dia kehendaki.

14. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah S.W.T memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).

15. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah S.W.T mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.

16. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah S.W.T mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah S.W.T

17. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia daripada dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.

18. Apabila telah lahir (anak) lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.

19. Apabila semalaman (ibu) tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah S.W.T memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah S.W.T

---------------------------------------------------------------------
Continue Reading

Kopi, Bukan Sekadar untuk 'Melek'

| 0 comments

Kopi, Bukan Sekadar untuk 'Melek'
Ngopi memang asyik. Bisa membuat mata tetap "melek", sangat cocok bagi yang ingin bergadang, baik untuk belajar menghadapi ujian atau hanya sekedar iseng ngobrol dengan teman menunggu siaran langsung sepak bola. Terlepas dari itu semua, tahukah Anda bahwa secangkir pertama kopi itu justru menyimpan bahaya yang luar biasa?
Bagi yang biasa ngopi di pagi hari, ada baiknya Anda hati-hati. Perlu diketahui bahwa cangkir pertama kopi, ternyata berperan dalam memacu meningkatkan kembali level kafein darah yang sudah turun selama istirahat malam. Tekanan darah menjadi kacau, degup jantung juga menjadi tidak terkendali. Hal itu akan terjadi selama dua jam, selama kafein masih bercokol dalam darah.

Menurut Charalambos Vlachopoulos dari Henry Dunant Hospital, cangkir kedua dan ketiga berperan memperburuk kondisi arteri sehingga risiko penyakit jantung pun meningkat. "Akan lebih baik bila Anda segera menghentikan kebiasaan minum kopi untuk mengurangi kadar kafein darah dan menjaga kondisi arteri tetap baik," kata Vlachopoulos seperti dikutip European Society of Cardiology di Stockholm.
Sementara itu, Dr. Paul Terry dari Karolinska Institute mengatakan, kopi sama sekali tidak memiliki khasiat apapun, bahkan untuk menurunkan risiko kanker usus besar dan rektum seperti dibicarakan orang. Risiko kedua penyakit itu akan tetap ada meski Anda rajin minum empat cangkir kopi setiap hari.

Penelitian lain menyimpulkan bahwa kopi bisa meningkatkan risiko rematik tulang hingga belipat-lipat, seperti dikutip Annals of the Rheumatic Diseases. Dan perlu diketahui bahwa penyakit ini terbuka bagi siapa saja tanpa memandang usia, jenis kelamin, merokok-tidak merokok dan berat badan.
"Meminum 11 cangkir kopi atau lebih setiap hari, meningkatkan risiko terkena rheumatoid arthritis hingga 15 kali," Dr. Markku Heliovaara dari National Public Health Institute, Helsinki, Finlandia.
Kendati sejumlah peneliti tidak berhasil mengkonfirmasi bahaya kafein terhadap fetus, namun wanita hamil sebaiknya tidak menahan diri untuk ngopi. Penelitian terakhir menyatakan bahwa kafein bisa meningkatkan risiko rendahnya berat lahir bayi, persalinan dini, menghambat perkembangan janin dan keguguran.
Masih banyak sisi negatif lain dari kafein untuk tubuh Anda. Itulah kenapa para ahli nutri penyarankan agar Anda jangan mengorbankan kesehatan tubuh hanya untuk membuat mata "melek
Continue Reading

Sepasang sayap Kupu-Kupu

| 1comments

Di pinggir sungai Amazon yang bening airnya, tinggalah seorang gadis bernama Chimidyue. Ia bersama keluarga dan saudara-saudaranya tinggal di rumah besar yang mereka sebut Maloca. Sementara para pemuda pergi berburu atau mencari ikan, Chimidyue pergi ke kebun di dekat rumah mereka bersama para gadis dan perempuan lainnya. Ia tak pernah pergi ke dalam hutan, karena ia tahu di dalam sana ada banyak binatang buas yang siap memakannya, atau setan-setan jahat yang bisa mencelakainya.
Namun ia sering mendengar dari para tetua tentang dunia lain di luar sana yang membuatnya penasaran. Kadang ia memberanikan diri pergi ke tepi hutan, bermain-main di sekitar pohon raksasa dan bertanya-tanya ada apa di balik pohon-pohon besar itu.
Suatu hari Chimidyue pergi ke tepi hutan untuk menganyam keranjang. Seekor kupu-kupu bersayap biru yang sangat cantik memamerkan keindahannya di depan Chimidyue.
“Kamu kupu-kupu terindah yang pernah kulihat!” bisik Chimidyue mengawang. “Andai aku bisa sepertimu...”
Kupu-kupu itu terbang merendah seolah menjawab bisikkan Chimidyue, lalu kembali membubung tinggi menuju hutan.
Chimidyue melemparkan keranjangnya dengan tergesa. Ia berlari-lari kecil mengikuti kupu-kupu itu. Dikepakkannya kedua tangannya seolah ia adalah kupu-kupu. Tanpa ia sadari, ia berlari jauh ke dalam hutan. Barulah ketika kupu-kupu itu hilang di balik dedaunan, Chimidyue tahu kalau ia telah tersesat. Betapa takutnya ia. “Ayah, Ibu...! Tolong aku!” teriaknya putus asa. “Aduh...! Bagaimana aku pulang ya?”
Chimidyue berjalan ke sana ke mari, berharap menemukan jalan pulang. Tiba-tiba ia mendengar suara Tap! Tap! Tap seperti ada orang yang sedang menebang pohon. Ia mengikuti arahnya. Oh, itu ternyata hanya seekor burung pelatuk.
“Ah!” Chimidyue menggelengkan kepalanya dan mengeluh. “Kalau saja kau seorang manusia, mungkin kau bisa menolongku keluar dari hutan ini.”
Burung pelatuk itu menghentikan kesibukannya mematuk batang kayu dan menatap tajam Chimidyue. “Kenapa aku harus jadi manusia untuk bisa menunjukkan arah?” ujarnya marah. “Aku bisa! Meskipun aku seekor burung!”
“Oh, maukah?” Chimidyue bertanya dengan sedikit terkejut. Ia tak menyangka seekor burung bisa bicara.
“Apa kamu tidak lihat kalau aku sibuk?” Burung pelatuk melotot marah. “Huh! Manusia selalu menganggap mereka sangat berkuasa. Semuanya ingin dilayani. Tapi perlu kau tahu ya! Di dalam hutan…burung pelatuk pun sama berharganya dengan manusia!” Dengan masih mengomel panjang pendek, burung pelatuk itu terbang dengan cepat meninggalkan Chimidyue.
“Aku tidak bermaksud menyinggungmu…” bisik Chimidyue setengah menyesal. “Aku hanya ingin tahu jalan pulang.”
Hati Chimidyue semakin sedih. Ia melangkah semakin jauh ke dalam hutan. Tiba-tiba dilihatnya sebuah gubuk. Seorang nenek dengan keranjang di tangannya duduk di beranda.
“Oh, Nenek!” seru Chimidyue dengan gembira. “Betapa leganya aku bisa bertemu seseorang di sini. Kupikir aku akan mati.”
Plop!
Mendadak rumah dan nenek itu menghilang dari hadapan Chimidyue. Seekor burung Tinamou rupanya menggunakan sihir untuk menjebak mangsanya. Ia kelihatan sangat marah.
“Jangan pernah berani memanggilku Nenek!” serunya seraya terbang ke atas dahan. “Ribuan tahun keluargamu memburu dan membunuhku. Berapa banyak keluargaku yang jadi korban? Mereka mengurung dan memakan teman-temanku. Kau pikir aku mau menolongmu?”
“Sepertinya semua binatang di hutan ini membenciku,” Chimidyue menunduk sedih.
Chimidyue kembali melangkah tak tentu arah. Perutnya mulai keroncongan. Sebutir buah sorva jatuh tak jauh darinya. Ia memungut dan meakannya dengan rakus. Tak lama sebutir buah lagi jatuh, lalu berbutir-butir lainnya. Chimidyue mendongak. Dilihatnya puluhan ekor monyet sedang memakan buah sorva. Beberapa tergelincir dari pegangan mereka dan jatuh ke tanah.
“Aku akan mengikuti mereka!” pikir Chimidyue. “Setidaknya aku tidak akan kelaparan.”
Sepanjang hari itu Chimidyue berjalan mengikuti monyet-monyet yang bergelantungan dari pohon ke pohon. Tapi ketika matahari mulai redup, Chimidyue kembali was-was. Ia menyembunyikan dirinya di balik semak. Sementara monyet-monyet itu turun dari atas pohon. Chimidyue terkesiap! Begitu menyentuh tanah, monyet-monyet itu berubah menjadi manusia. Saat sadar dari kagetnya, monyet-monyet jelmaan itu sudah mengelilinginya.
“Helo Chimidyue! Apa yang kau lakukan di sini?”tanya mereka.
“Aku mengejar kupu-kupu ke dalam hutan dan tersesat!” sahut Chimidyue sedih.
“Oh, kasihan sekali kamu! Tenanglah! Besok kami akan mengantarmu pulang!” janji mereka.
“Terima kasih. Tapi, saya perlu tempat menginap malam ini,” ujar Chimidyue memohon.
“Ikutlah dengan kami ke festival. Malam ini kami diunan ke sana oleh raja Monyet!” ajak mereka.
**
Raja Monyet menatap Chimidyue dengan tak senang.
“Siapa kamu? Berani sekali kamu datang tanpa diundang!” bentaknya.
“Ia tersesat di hutan ini dan kami menemukannya lalu membawanya kemari,” seorang monyet jelmaan menjawab.
Raja Monyet menggerutu, namun membiarkan Chimidyue bergabung dalam festival tersebut.
Mereka menari dan menyanyi hingga larut malam. Tengah malam saat semua telah tertidur, Chimidyue masih tetap terjaga karena suara dengkur Raja Monyet yang begitu keras. Kemudian sesuatu yang tertangkap di telinganya membuat Chimidyue terkejut. “Hey, sepertinya raja Monyet sedang menggumamkan kata-kata!” Chimidyue mendengarkan lebih seksama.
“Aku akan memakan Chimidyue! Aku akan memakan Chimidyue!” dengkur raja Monyet.
Chimidyue menjerit.
“Siapa? Ada apa?” raja Monyet terbangun kaget.
“Kau....kau bilang dalam tidurmu…kau akan memakanku!” Chimidyue mengkerut ketakutan.
“Omong kosong! Mana ada monyet makan manusia. Jangan pedulikan kata-kataku! Mungkin aku sedang mimpi buruk!” ujarnya marah. Ia membalikkan badannya dan kembali tidur.
Chimidyue kembali mendengar dengkur yang sama. Namun kali ini terdengar seperti geraman. Chimidyue menatap lekat-lekat raja Monyet tersebut. Betapa terkejutnya ketika ia melihat raja Monyet yang tadi berbentuk manusia, kini berubah menjadi hewan buas dengan totol-totol hitam di punggungnya. Raja Monyet ternyata bukan monyet. Ia seekor Jaguar. Jantung Chimidyue berdebar keras. Diambilnya sebatang obor. Lalu dengan mengendap-endap ia pergi meninggalkan kumpulan monyet itu secepatnya.
Setelah berlari cukup lama. Chimidyue terduduk dengan nafas tersengal. Kala itu matahari sudah mulai terbit. Chimidyue menangis putus asa.
“Aku benci hutan ini!” teriaknya.
“Apa kamu yakin?” Sebuah suara kecil mengejutkannya.
Chimidyue cepat-cepat menyeka air matanya dan mendongak. Seekor kupu-kupu Morpho yang sangat besar menatapnya dari atas ranting tempat ia bertengger. Ia mengepak-epakkan sayap birunya yang indah.
“Oh, ibu!” kata Chimidyue seolah pada ibunya. “Tak ada yang masuk akal di hutan ini. Mereka sering berubah bentuk dan menipu mataku!”
“Nak! Begitulah hutan. Duniamu, hanyalah sebagian kecil dari dunia yang lebih luas lagi. Kau tidak bisa mengharapkan semua sama seperti yang ada di duniamu!” ucap kupu-kupu.
“Tapi kalau aku tak mengerti hutan ini, bagaimana aku bisa pulang?” isak Chimidyue.
“Aku akan mengantarmu!” ujar kupu-kupu.
“Benarkah, ibu?” Chimidyue menatapnya penuh harap.
“Tentu! Ikutilah aku!”
Kupu-kupu itu melayang dan terbang. Chimidyue bergegas mengikutinya. Tak lama mereka telah tiba di pinggir sungai Amazon. Chimidyue menatap gembira perahu-perahu kecil yang tertambat di sisi lain sungai itu.
“Kemarin aku menyebrangi sungai tanpa menyadarinya. Tapi…itukan tidak mungkin?” ujarnya bingung.
“Tidak mungkin?” tanya kupu-kupu.
“Maksudku…aku tidak mengerti bagaimana caraku menyebrangi sungai ini kemarin. Dan sekarang aku juga bingung, bagaimana aku menyebrang kembali ke kampungku!” jelas Chimidyue.
“Itu mudah!” jawab kupu-kupu. “Aku akan mengubahmu menjadi kupu-kupu!”
Ia merapalkan mantera ke tubuh Chimidyue.
Chimidyue merasa tubuhnya mengecil sementara tangannya berubah menjadi sepasang sayap. Tak lama ia telah melayang di samping kupu-kupu penolongnya.
“Aku seekor kupu-kupu!” ujar Chimidyue takjub.
Mereka mulai terbang menyebrangi sungai. Sayap-sayap biru mereka berkilauan tertimpa cahaya matahari.
“Aku merasa sangat ringan! Oh, kuharap ini tak segera berakhir!” kata Chimidyue.
Tapi begitu kakinya menyentuh tanah di beranda rumahnya, Chimidyue berubah kembali menjadi manusia.
“Aku akan meninggalkanmu di sini. Selamat tinggal Chimidyue!” ujar kupu-kupu.
“Ibu!” teriak Chimidyue. “Bawalah aku bersamamu!”
Kupu-kupu tersenyum. “Tidak bisa Chimidyue! Kau adalah milik keluargamu. Mereka mencintai dan menyayangimu. Tapi sejak kau menjadi bagian dari kami, maka kau akan selalu memiliki hutan ini di hatimu.”
Chimidyue melambaikan tangannya dengan sedih ketika kupu-kupu terbang kembali ke hutan. Kemudian dengan sepenuh hati ia berbalik dan berlari riang menuju rumahnya.
Selesai

By: Rachma MJ
Continue Reading
Powered by Blogger.

Entri Populer

Negara PengunjuNg

free counters
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Rizal Suhardi Eksakta * - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger