Jakarta (ANTARA News) - Peneliti dari Tokyo Institute of Technology (Tokyo Tech) membuat robot dengan kemampuan berenang yang pada masa mendatang bisa menjadi penjaga pantai, berpatroli dan membantu para perenang di pantai.

Chung Changhyun dan Motomu Nakashima dari Tokyo Tech membangun prototipe robot perenang Swumanoid dengan ukuran separuh manusia namun memiliki proporsi dan ciri tubuh seperti manusia.

Mereka menggabungkan 20 mesin tahan air yang dikendalikan oleh komputer untuk menirukan gerakan perenang manusia sebenarnya, demikian menurut ringkasan hasil riset tentang pengembangan robot tersebut di laman resmi Tokyo Tech.

Robot Swumanoid Tokyo Tech mampu mendemonstrasikan renang gaya bebas dengan kecepatan 0,64 meter per detik, rekor tercepat ketiga yang dimiliki manusia, serta gaya punggung dan kupu-kupu.

"Ini adalah robot perenang, robot ini bisa membantu orang menghadapi bahaya selama di air," kata Nakashima seperti dikutip laman harian DailyMail.

Para peneliti mengembangkan tubuh robot dengan menggunakan alat pemindai tiga dimensi untuk memindai atlet Olimpiade sebelum menciptakan versi plastik yang bisa diproduksi dalam ukuran apa saja secara virtual.

Dia menambahkan, pembuatan robot itu ditujukan untuk mengukur keluaran energi para perenang.

Swumanoid dimaksudkan untuk mengukur hambatan air dan menganalisis bagaimana manusia berenang daripada menggunakan manusia yang akan kelelahan jika diminta melakukan gerakan yang sama berulang-ulang dalam penelitian.

Namun robot itu masih butuh waktu lama untuk menggantikan peran David Hasselhoff di Baywatch karena daya tahan, produksi, dan ketahanan air masih menjadi masalah dalam rancangan itu.

Chang-Hyun Chung berharap bisa memecahkan masalah tersebut minggu depan. "Kami ingin menggunakan motor yang lebih besar untuk mendapat tenaga lebih banyak," katanya.

(dny)